10 Rising Star Piala Dunia Brasil
Editor Bolanet | 9 Juni 2014 14:26
Bola.net - Piala Dunia kerap digunakan sebagai ajang untuk mencari pemain muda berbakat untuk dijaring di level klub. Namun semua itu kini berubah, karena tak jarang terjadi kasus di mana seorang pemain hanya bersinar kala turnamen digelar.
Untungnya, hal tersebut justru menguntungkan bagi para penggemar sepakbola. Mereka bisa menyaksikan kebolehan dari beberapa penampil yang sebelumnya jarang mendapat sorotan media, meski punya potensi di level klub.
Piala Dunia Brasil 2014 setidaknya akan diikuti oleh 10 orang pemain potensial, yang mungkin akan menjadi rising star di jagat sepakbola Eropa dan dunia. Para pemain ini belum dan mungkin akan mendapat kesempatan untuk memperkuat klub yang lebih besar, usai turnamen di Brasil berakhir nanti.
Siapa saja mereka? Mari kita simak satu persatu. (bola/rer)
Vincent Aboubakar

Striker milik Kamerun ini bergabung dengan Valenciennes di tahun 2010, kala ia masih berusia 18 tahun. Skill-nya luar biasa, namun perkembangannya dianggap lambat.
Meski demikian, Lorient tetap tertarik untuk merekrutnya musim panas lalu. Hasilnya, Aboubakar mencetak 16 gol dari 35 penampilan di Ligue 1 bersama klub barunya.
Serge Aurier

Pemain belakang ini menjadi salah satu talenta muda yang paling sering diamati di Eropa. Ia mencatatkan debut bersama Lens di Ligue 1 sebelum usianya genap 17 tahun.
Selain mampu bermain di sisi kanan, ia juga fasih untuk bermain sebagai bek tengah. Toulouse membayar 2 juta dolar untuk mendatangkannya dulu. Namun laporan terbaru santer menyebutkan Arsene Wenger ingin Aurier datang ke Emirates untuk menggantikan Bacary Sagna. Hal tersebut jelas membuat nilainya meroket saat ini.
Hiroshi Kiyotake

Pemain kelahiran 1989 ini kerap beroperasi sebagai penyerang. Namun ia juga tidak canggung ditempatkan di posisi manapun di lini depan.
Kiyotake baru berusia 16 tahun saat ia memulai debut di J-League. Kini talenta hebat yang ia miliki membuatnya berkarir di Bundesliga, usai menimba pengalaman selama lima tahun di Jepang.
Keylor Navas

Lahir di tahun 1986, banyak pihak yang menyamakan talentanya dengan kiper legendaris Jose Chilavert. Ia memulai karir di Deportivo Saprissa sebelum memutuskan untuk pindah ke klub Divisi Dua Spanyol, Albacete.
Satu tahun kemudian, Levante menganggapnya punya prospek cerah dan membelinya. Navas pun sukses mengamankan posisi starter di level klub sepanajang musim lalu. Namanya makin mencuat usai Barcelona sempat dikabarkan meminati jasanya untuk menggantikan Victor Valdes.
Fabian Schar

Talentanya tidak langsung disadari oleh pemandu bakat di Eropa. Hingga dua tahun silam, pemain kelahiran 1991 ini masih bermain untuk Wil di divisi dua Swiss.
Basel kemudian membelinya dengan harga murah dan ia dengan cepat membuat dirinya menyesuaikan diri dengan atmosfer kompetisi utama Swiss. Ia menjadi satu bek tengah yang tampil solid dan juga menunjukkan bakat sebagai seorang pemimpin.
William Carvalho

Carvalho, yang lahir di tahun 1992 di Angola, bergabung dengan akademi pemain muda Sporting pada usia 13 tahun. Ia merupakan seorang gelandang bertahan yang amat efektif dan kuat, berkat fisiknya yang lumayan besar.
Perkembangannya cukup lambat, namun selalu menunjukkan hal positif. Ia sempat menghabiskan 18 bulan sebagai pemain pinjaman di Club Brugge, sebelum sukses jadi salah satu penampil terbaik Sporting musim lalu.
Bakatnya bahkan sempat dikabarkan menarik minat Manchester United dan Manchester City.
Josip Drmic

Gaya permainan dan posisinya amat mirip dengan Ivica Olic. Ia berkembang bersama skuat muda FC Zurich, dan kemudian memilih berkarir di Bundesliga besama Nurnberg serta mencetak 17 gol.
Sayang, aksi tersebut tak cukup bagus untuk membuat klubnya menghindar dari ancaman degradasi. Namun Drmic tak perlu khawatir karena ia masih akan terus bermain di Bundesliga musim depan usai dibeli oleh Bayer Leverkusen.
Heung Min Son

Heung Min Son membuat keputusan besar ketika ia berusia 16 tahun. Striker muda Korsel memutuskan untuk menyelesaikan pendidikannya di level SMA untuk bergabung dengan Hamburg.
Ia membuat debut ketika berusia 18 tahun dan menunjukkan permainan yang cukup baik, hingga Leverkusen memutuskan untuk membelinya di musim panas 2013 lalu, untuk jumlah yang memecahkan rekor transfer klub.
Son merupakan orang Korea pertama yang mampu mencetak hat-trick di satu laga resmi liga top Eropa, kala ia membantu Leverkusen menang 5-3 atas mantan klubnya Hamburg di BayArena musim lalu.
Ricardo Rodriguez

Bek kiri Wolfsburg ini tampil sebanyak 38 kali untuk Wolfsburg musim lalu. Ia mencetak total tujuh gol dan 10 assist.
FC Zurich sepatutnya bangga karena ia juga mengasah talenta sepakbolanya di akademi muda mereka, sebelum bergabung dengan Wolfsburg di usia 19 tahun.
Selain sebagai pemain bertahan, ia juga bisa ditempatkan sedikit maju untuk memperkuat lini tengah timnya.
Oleg Shatov

Shatov disebut punya kualitas untuk menjadi Frank Lampard berikutnya. Namun ia sedikit terlambat berkembang. Pasalnya, hingga usia 21 tahun ia masih bermain untuk tim Divisi 2 Rusia.
Nasibnya berubah musim panas lalu usai Zenit memutuskan untuk membelinya. Gelandang tengah ini merasakan tampil sebanyak 24 kali di Liga Premier Rusia dan tujuh di Liga Champions. Ia mencetak lima gol dan satu assist di kesempatan tersebut.
Usaha kerasnya pun tak sia-sia, karena Fabio Capello memutuskan untuk membawanya ke Brasil di musim panas ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Norwegia vs Portugal 28 September 2026
Piala Eropa 26 September 2026, 14:16
-
Membandingkan Debut Zidane, Mancini, Van Bommel, Xavi, Klopp, dan Jorge Jesus
Piala Eropa 26 September 2026, 06:20
-
Jorge Jesus Ungkap Alasan Cristiano Ronaldo Diganti: Kebutuhan Pertandingan
Piala Eropa 25 September 2026, 08:55
-
Portugal di Bawah Jorge Jesus: Menyerang, Pressing, Tak Membiarkan Lawan Bernapas
Piala Eropa 25 September 2026, 08:45
-
Portugal Mengontrol Permainan dan Punya Peluang untuk Cetak Lebih Banyak Gol
Piala Eropa 25 September 2026, 08:33
LATEST UPDATE
-
Xabi Alonso Tegaskan Bakal Rayakan Gol Chelsea ke Gawang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:36
-
Manchester United Bisa Tiru Langkah Arsenal untuk Bangkit dari Keterpurukan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:06
-
Lamine Yamal Buka Suara Usai Gagal Raih Ballon d'Or 2026: Giliran Saya Akan Tiba
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 11:56
-
Joao Pedro Dipastikan Absen Lawan Liverpool, Chelsea Kehilangan Mesin Gol Andalan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:56
-
Andoni Iraola Optimistis Florian Wirtz Bisa Tampil saat Liverpool Hadapi Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:16
-
Gara-Gara Julian Alvarez, Barcelona Dijatuhi Denda oleh Federasi Sepak Bola Spanyol
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 10:36
-
Malam Memalukan Arsenal, Kalah dari Fleetwood meski Nilai Skuad Jauh Lebih Tinggi
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:56
-
Terinspirasi Grimsby yang Singkirkan Man Utd, Fleetwood Town Kini Permalukan Arsenal
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:16
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 28 Oktober 2026, 07:56
-
Mikel Arteta Sebut Arsenal Alami Hari Menyedihkan Usai Disingkirkan Tim Divisi Empat
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 06:27
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




