3 Alasan Mancheter United Harus Mainkan Sergio Romero Ketimbang David de Gea
Aga Deta | 29 Januari 2020 14:56
Bola.net - Penampilan Manchester United (MU) pada musim ini terlihat sangat mengecewakan. Pasukan Ole Gunnar Solskjaer belum bisa bersaing dalam perebutan juara.
Alih-alih bersaing untuk juara, MU hanya sanggup meramaikan persaingan untuk empat besar. Kerap kali, Setan Merah juga terjungkal oleh lawan yang kualitasnya lebih rendah.
Pekan lalu misalnya, MU tidak tanggung-tanggung dihajar Burnley 2-0 di Old Trafford. Kekalahan itu membuat MU tertahan di peringkat kelima dengan 34 poin.
Rentetan hasil buruk itu membuat para pemain MU dalam sorotan. Beberapa pemain bahkan disebut tidak bermain sesuai standar MU.
Di antara pemain yang disorot adalah kiper David de Gea. Kiper asal Spanyol tersebut dianggap menurun penampilannya.
Tidak sedikt fans MU yang menyuarakan agar Solskjaer mulai mempertimbangkan kiper kedua mereka, Sergio Romero. Seperti dilansir Sportskeeda, berikut tiga alasan Solskjaer harus menunjuk Romero jadi kiper utama.
Penurunan Performa David de Gea

De Gea kini dianggap tidak lagi sama dengan De Gea saat baru datang ke MU pada musim 2012. Penurunan performa itu menurut publik sudah berlangsung selama dua tahun lebih.
Menurut catatan statistik, De Gea hanya sukses menjaga gawangyna tidak kebobolan di empat laga dari total 24 di Liga Inggris musim ini. Tidak hanya itu, De Gea juga mulai sering membuat blunder yang mengakibatkan lawan memiliki peluang.
Contohnya saat MU kalah 0-2 dari Arsenal di Emirates. Ketika itu, operan salah dari De Gea nyaris berujung gol bagi MU.
Beruntung, tendangan Nicolas Pepe masih membentur mistar gawang.
Penampilan Sergio Romero

Sergio Romero memang tidak sering tampil seperti De Gea. Namun kiper asal Argentina itu selalu dapat membayar kepercayaan Solskjaer setiap kali bermain.
Menurut catatan soccerway, Sergio Romero telah enam kali tampil dengan masing-masing tiga di Piala Liga dan tiga di Piala FA. Di semua pertandingan itu, MU selalu menang.
Bukan hanya itu, Romero juga tercatat hanya tiga kali kebobolan. Itu artinya, Romero hanya kebobolan 0,5 gol per pertandingannya.
Melihat catatan tersebut, Romero sepertinya pantas untuk menggantikan De Gea. Paling tidak, ia dapat memberi rasa kompetitif kepada koleganya tersebut.
Kepercayaan Diri De Gea Menurun

Salah satu faktor De Gea tak lagi tangkas di bawah mistar adalah penurunan kepercayaan diri. Ya, kepercayaan diri De Gea disinyalir telah menurun drastis.
Jika terus memaksakan De Gea untuk tampil, bukan tidak mungkin akan berdampak negatif pada MU. Sebaliknya, memercayakan mistar gawang kepada Romero bakal memberikan De Gea waktu beristirahat.
Tak hanya itu, De Gea akan dapat memulihkan kepercayaan dirinya kembali. Pasalnya, stamina dan kebugarannya telah kembali fit.
Disadur dari: Liputan6.com/Penulis Luthfie Febrianto/Editor Edu Krisnadefa
Published: 28 Januari 2020
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Everton vs Liverpool: Virgil van Dijk
Liga Inggris 20 April 2026, 02:18
-
Man of the Match Manchester City vs Arsenal: Erling Haaland
Liga Inggris 20 April 2026, 02:04
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persib 20 April 2026
Bola Indonesia 20 April 2026, 09:12
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 20 April 2026, 08:58
-
Prediksi BRI Super League: Semen Padang vs Persijap 20 April 2026
Bola Indonesia 20 April 2026, 08:52
-
Hasil Lengkap, Klasemen, dan Jadwal Pertandingan Proliga 2026
Voli 20 April 2026, 08:45
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026, 8 Januari-26 April 2026
Voli 20 April 2026, 08:45
-
Masih Bingung Beda EDT, EDP, dan Parfum? Ini Penjelasannya Buat Pria Aktif
Lain Lain 20 April 2026, 08:00
-
Arsenal vs Man City, Perebutan Gelar Premier League Makin Panas
Liga Inggris 20 April 2026, 07:00
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 20 April 2026, 05:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00








