3 Alasan Matthijs de Ligt Belum Bersinar di Juventus
Aga Deta | 16 September 2019 14:43
Bola.net - Juventus berhasil mendapatkan Matthijs de Ligt dari Ajax Amsterdam pada bursa transfer musim panas 2019. Namun, mereka harus mengeluarkan biaya hingga 75 juta euro untuk sang pemain.
Klub asuhan Maurizio Sarri berani membayar mahal setelah melihat performa apik De Ligt musim lalu. De Ligt menjadi salah satu kunci sukses Ajax merebut dua gelar domestik dan lolos hingga babak semifinal Liga Champions.
De Ligt dipersiapkan menjadi penerus Andrea Barzagli yang pensiun akhir musim lalu serta kapten Giorgio Chiellini dan Leonardo Bonucci yang sudah senja.
Juventus harus saling sikut dengan Barcelona, Manchester United hingga Bayern Munchen untuk bisa mendapatkan jasa De Ligt.
Sayangnya di awal kiprahnya di Turin, De Ligt tampil mengecewakan. Sejak pramusim, gawang Juventus jadi lebih sering kemasukan jika De Ligt dimainkan.
De Ligt hampir jadi biang keladi Juventus gagal mengalahkan Napoli di pekan kedua Serie A. De Ligt membuat blunder dua kali sehingga Napoli mengejar ketertinggalan tiga gol menjadi imbang 3-3.
Untungnya Juventus akhirnya tetap bisa menang 4-3 berkat gol bunuh diri bek Napoli Kalidou Koulibaly.
Terpuruknya De Ligt di awal karier bersama Juventus disebabkan banyak faktor. Apa saja? Simak di halaman berikutnya:
Terbebani Nilai Transfer

Matthijs de Ligt dibeli Juventus dengan sangat mahal sebesar 75 juta euro. Dia menjadi bek termahal di kompetisi Serie A. De Ligt juga jadi pembelian termahal di tanah Italia pada musim panas 2019.
Status ini juga membuat De Ligt terus jadi sorotan media-media Italia. Dia diharapkan langsung memberikan kontribusi positif di dalam lapangan.
De Ligt langsung dihujani kritik dari media-media Italia begitu tampil mengecewakan ketika Juventus menghadapi Napoli di pekan kedua Serie A.
Butuh Adaptasi

Terpuruknya Matthijs de Ligt dinilai eks pelatih Ajax Louis dan Gaal hal yang wajar. Van Gaal melihat De Ligt masih butuh waktu untuk beradaptasi. Van Gaal meminta fans Juventus bersabar.
Van Gaal menilai tidak mudah bagi De Ligt untuk bisa langsung beradaptasi di Liga Italia setelah sebelumnya lama main di Liga Belanda.
"Ini kultur yang berbeda, struktur berbeda dan cara lain bermain sepak bola. Orang berpikir itu mudah bagi mereka (De Ligt dan Frenkie de Jong), tapi sebenarnya tidak begitu mudah," tutur Van Gaal seperti dikutip dari Sportsmole.
Perbedaan Bahasa

Komunikasi antara Matthijs de Ligt dengan rekan-rekannya di lini belakang masih belum baik. Pasalnya De Ligt baru beberapa pekan belajar bahasa Italia.
Hal ini terlihat jelas di laga Juventus kontra Napoli. De Ligt dan Leonardo Bonucci tidak dapat berkoordinasi dengan baik dalam mengatur pertahanan Juventus.
Seiring berjalannya waktu, De Ligt diharapkan bisa lebih kompak lagi dengan Bonucci. De Ligt bakal terus mendampingi Bonucci disaat kapten Giorgio Chiellini absen selama enam bulan akibat cedera lutut.
Disadur dari: Liputan6.com/Penulis Thomas/Editor Edu Krisnadefa
Published: 12 September 2019
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kekuatan Galatasaray di Kandang, Statistik Juventus di Fase Gugur
Liga Champions 16 Februari 2026, 13:43
-
Ibaratkan Tinju, Conte Klaim Napoli Harusnya 'Menang Angka' Lawan Roma
Liga Italia 16 Februari 2026, 12:23
LATEST UPDATE
-
Imlek Pertama Ketemu Calon Mertua, Detail Kecil Ini Bisa Menentukan Hasil Akhir
Lain Lain 17 Februari 2026, 09:45
-
Prediksi Persib vs Ratchaburi FC 18 Februari 2026
Liga Spanyol 17 Februari 2026, 09:21
-
Rating Pemain Barcelona usai Kalah 1-2 di Markas Girona: Semua Lini di Bawah Standar
Liga Spanyol 17 Februari 2026, 08:52
-
Barcelona Bertahan dengan Sangat Buruk
Liga Spanyol 17 Februari 2026, 08:40
-
Kalah Menyakitkan, Barcelona Pantas Mendapatkannya
Liga Spanyol 17 Februari 2026, 08:34
-
3 Pelajaran Pahit Barcelona usai Kalah dari Girona di La Liga 2025-2026
Liga Spanyol 17 Februari 2026, 08:22
-
Girona Kalahkan Barcelona 2-1, Panaskan Puncak Klasemen Liga Spanyol 2025-2026
Liga Spanyol 17 Februari 2026, 08:12
-
Hasil Girona vs Barcelona: Tumbang di Montilivi, Blaugrana Kehilangan Puncak Klasemen
Liga Spanyol 17 Februari 2026, 05:20
-
Weston McKennie Minta Gaji Dua Kali Lipat, Juventus Masih Bungkam
Liga Italia 17 Februari 2026, 00:21
-
AC Milan Tertarik Rekrut Bek Barcelona di Bursa Transfer Musim Panas
Liga Italia 17 Februari 2026, 00:01
-
Jurgen Klopp Tolak Tawaran Manchester United dan Chelsea Setelah Tinggalkan Liverpool
Liga Inggris 16 Februari 2026, 23:51
-
Jose Mourinho Yakin Benfica Bisa Kalahkan Real Madrid Tanpa Keajaiban
Liga Champions 16 Februari 2026, 23:44
-
Manchester United Siap Kejutkan Dunia dengan Bajak Alexis Mac Allister dari Liverpool
Liga Inggris 16 Februari 2026, 22:18
-
3 Sorotan Menjelang Laga Girona vs Barcelona
Liga Spanyol 16 Februari 2026, 22:02
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48



