Luciano Moggi Sentil Kontroversi Kalulu di Inter vs Juventus: Dari Kartu Merah hingga Aroma Konflik Lama Serie A

Bola.net - Laga panas pekan ke-25 Serie A 2025/2026 antara Inter Milan dan Juventus kembali memantik polemik. Kemenangan 3-2 Nerazzurri di San Siro ternoda kontroversi kartu merah Pierre Kalulu.
Bek Juventus itu menerima kartu kuning kedua pada menit ke-42 usai kontak dengan Alessandro Bastoni. Banyak pihak menilai Bastoni melakukan diving, tetapi keputusan wasit tak bisa ditinjau ulang lewat VAR karena bukan kartu merah langsung.
Situasi tersebut membuat Juventus bermain dengan 10 orang sejak akhir babak pertama. Momentum pertandingan pun berubah drastis, meski Bianconeri tetap memberi perlawanan sengit hingga menit akhir.
Di tengah riuh perdebatan, mantan direktur olahraga Juventus, Luciano Moggi, ikut angkat suara. Sosok kontroversial dalam sejarah sepak bola Italia itu melihat persoalan lebih luas dari sekadar keputusan wasit.
Moggi dan Bayang-Bayang Kontroversi Lama

Luciano Moggi bukan figur asing dalam pusaran kontroversi. Ia adalah arsitek kejayaan Juventus era 1990-an hingga awal 2000-an sebelum terseret skandal Calciopoli pada 2006 yang berujung degradasi ke Serie B dan larangan seumur hidup bagi dirinya.
“Apa yang terjadi kemarin hanyalah percikan, tetapi saya ulangi: masalah mendasar terletak di tempat lain,” kata mantan direktur tersebut dalam wawancaranya dengan jurnalis TuttoJuve, Mirko Di Natale.
“Ada orang-orang yang tertarik untuk memicu adegan-adegan teatrikal kecil ini, membicarakan kontroversi ini selama berminggu-minggu dan menciptakan titik api," ucapnya.
“Tetapi hati-hati: ketika titik api itu meledak, mereka menyebabkan korban dan kita hampir sampai pada titik itu. Mari kita bicarakan masalah yang lebih serius, seperti orang-orang yang berjuang untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka.”
Kritik terhadap Iklim Sepak Bola Italia

Moggi juga menyoroti dampak jangka panjang dari kontroversi berulang di Serie A. Menurutnya, sorotan berlebihan terhadap insiden seperti kartu merah Kalulu justru merugikan citra sepak bola Italia.
Ia menilai perdebatan yang tak kunjung usai membuat atmosfer kompetisi menjadi tidak sehat. Fokus publik bergeser dari kualitas permainan ke isu non-teknis yang memperkeruh suasana.
“Tidak ada yang mau datang ke Italia lagi. Uang bisa menjadi salah satu alasannya, tetapi alasan lainnya adalah semua kontroversi ini, yang hanya merugikan kita," kata Moggi.
"Selama berminggu-minggu, orang-orang akan membicarakan hal ini, bukan tentang sepak bola," tegas Moggi.
Sumber: JuveFC
Klasemen Serie A 2025/2026
Baca Ini Juga:
- Ibaratkan Tinju, Conte Klaim Napoli Harusnya 'Menang Angka' Lawan Roma
- Pelatih Roma: Andai Saja Donyell Malen Datang Lebih Awal
- Cetak 5 Gol dalam 5 Laga, Donyell Malen Ungkap Rahasia Ketajamannya di Serie A
- Napoli Bertarung Bak Singa: Gol Debut Santos dan Misi Penebusan Dosa Buongiorno
- Man of the Match Napoli vs AS Roma: Alisson Santos
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 4 Juli 2026 16:00Juventus Ajukan Tawaran Perdana untuk Bomber PSG Ini
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 4 Juli 2026 21:08Prediksi Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Belgia 7 Juli 2026
-
Piala Dunia 4 Juli 2026 20:57Link Streaming Piala Dunia 2026: Kanada vs Maroko
-
Piala Dunia 4 Juli 2026 20:39Prediksi Piala Dunia 2026: Portugal vs Spanyol 7 Juli 2026
BERITA LAINNYA
-
italia 4 Juli 2026 16:00Juventus Ajukan Tawaran Perdana untuk Bomber PSG Ini
-
italia 4 Juli 2026 14:00Eks Real Madrid Ini Jadi Pembelian Kedua Ruben Amorim di AC Milan?
-
italia 30 Juni 2026 21:20RESMI: AC Milan Datangkan Goncalo Ramos dari PSG
SOROT
-
Liputan6 4 Juli 2026 17:50Pemotor Mengaku TNI Lawan Arah di Depok Ternyata Karyawan Marketing
-
Liputan6 4 Juli 2026 17:26Pulang Pelantikan Konvoi Geber Motor, Pesilat di Lampung Dikeroyok
-
Liputan6 4 Juli 2026 16:13KPK Soroti Regenerasi Korupsi di Langkat, Dua Kali Bupati Ditangkap
-
Liputan6 4 Juli 2026 16:02DPR Dorong Perubahan UU Pilkada Usai Marak OTT Kepala Daerah
-
Liputan6 4 Juli 2026 15:47Drone Thermal Dikerahkan Bantu Deteksi Api di TPA Jatiwaringin
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9265300/original/012420800_1783162252-VID-20260704-WA0020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9264060/original/065271200_1783160756-1001427892.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9263124/original/087982600_1783159616-IMG-20260704-WA0008_edit_1254273662382043.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9185340/original/005762400_1783097688-WhatsApp_Image_2026-07-03_at_23.43.05.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9235061/original/013153800_1783127388-IMG_7536.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9258881/original/038854500_1783154822-1000402298.jpg)
