3 Alasan Presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu Pantas Diganti
Aga Deta | 16 April 2020 15:14
Bola.net - Kabar yang kurang menyenangkan datang dari Barcelona. Klub yang bermarkas di Camp Nou tersebut sedang mengalami perpecahan di internal.
Belum lama ini, Barcelona ditinggalkan 6 direktur mereka termasuk wakil presiden. Empat direktur dipecat Josep Maria Bartomeu, sedangkan dua lagi mengundurkan diri karena sudah tak tahan dengan kondisi klub.
Mengapa internal Barcelona begitu bergejolak? Tak hanya antar para petinggi, hubungan Barcelona dengan pemain juga buruk.
Pemain Barcelona yang diwakili Lionel Messi belum lama ini menegaskan kesepakatan mereka untuk pemotongan gaji 70 persen. Josep Maria Bartomeu sebelumnya sempat menyebutkan pemain sempat keberatan dengan pemotongan gaji.
Gelombang perang di Barcelona terus meninggi. Ada desakan agar pemilihan presiden klub segera dilakukan karena Bartomeu terus merusak klub. Ini diantaranya kesalahan-kesalahan yang membuat Bartomeu pantas segera diganti:
Gagal Juara Liga Champions

Untuk klub sebesar Barcelona, gelar juara Liga Champions merupakan sebuah kewajiban. Kini, gelar itu sudah lima tahun tak datang ke Camp Nou.
Salah satu penyebab kegagalan ini tak lain karena kebijakan aneh Bartomeu dalam merekrut pemain. Sejak Neymar hengkang, Bartomeu kerap memboyong pemain-pemain tidak jelas sehingga kurang menunjang kemampuan klub.
Lionel Messi dan Luis Suarez yang jadi tumpuan dalam mencetak gol belum juga mendapatkan pemain mumpuni untuk menemani mereka. Teranyar, Barcelona memboyong Martin Braithwaite dari Leganes.
Rekrutan musim ini seperti Antoine Griezmann, Frenkie de Jong dan Neto belum memberi dampak yang signifikan.
Gagal Jaga Harmoni

Sejak kepemimpinan Josep Maria Bartomeu di 2014 lalu, Barcelona tak pernah alami ketenangan dalam internal klub. Bartomeu selalu berbuat gaduh dengan keputusan-keputusannya yang aneh.
Contohnya musim ini. Dia gagal membawa pelatih yang lebih berkualitas dibandingkan Ernesto Valverde.
Pemecatan juga dinilai terlalu cepat dilakukan, hanya dikarenakan Barcelona gagal melaju ke perempat final Copa del Rey. Perubahan pola dan metode tentu membuat skuat Barcelona tak menentu.
Untunglah, Barcelona masih bisa bertahan di puncak klasemen Liga Spanyol dan jaga peluang di Liga Champions.
Tuduhan Korupsi

Ini jadi salah satu hal yang disorot pada kepemimpinan Josep Maria Bartomeu. Ini juga yang membuat wakil presiden Emili Rousaud mundur dari posisinya.
Meski tak menyebutkan langsung, dia mengatakan ada pihak di Barcelona yang mengambil uang untuk kepentingan pribadi.
Karena masalah ini, Rousaud dan Bartomeu siap beradu argumen di pengadilan.
Kondisi keuangan Barcelona memang jadi sorotan. Utamanya setelah Barcelona potong gaji pemain 70 persen, padahal klub besar seperti Real Madrid hanya 10 persen.
Sumber asli: Berbagai sumber
Disadur dari: Liputan6.com (Defri Saefullah/Jonathan Pandapotan, Published 15/4/2020)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
-
Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 20:00
LATEST UPDATE
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34












