3 Pemain Chelsea yang Paling Mengecewakan Maurizio Sarri
Aga Deta | 4 Juli 2019 14:39
Maurizio Sarri sekarang sudah menjadi pelatih baru Juventus. Mantan pelatih Napoli itu menandatangani kontrak tiga tahun dengan juara Serie A tersebut.
Pria berusia 60 tahun itu sekarang punya kesempatan untuk melatih skuat yang sangat berbakat yang dipimpin oleh Cristiano Ronaldo. Sarri akhirnya mendapatkan pekerjaan impiannya setelah periode yang sulit di Chelsea.
Sebelum tiba di Stamford Bridge, Sarri belum pernah memenangkan trofi di pentas domestik maupun Eropa. Namun, ia berhasil mengakhiri rekor buruk tersebut dengan meraih trofi Liga Europa bersama The Blues.
Namun, pengalaman Sarri di Inggris bisa dibilang tidak terlalu menyenangkan. Ia kerap mendapatkan banyak kritik dari fans dan juga pengamat sepak bola terkait dengan gaya permainannya.
Alhasil, Sarri akhirnya memutuskan berpisah dengan Chelsea pada musim panas ini. Kegagalan Sarri di London sebagian disebabkan oleh taktiknya tetapi para pemain juga memainkan peran.
Berikut ini tiga pemain Chelsea yang paling mengecewakan Maurizio Sarri seperti dilansir Sportskeeda.
Jorginho

Maurizio Sarri berharap banyak pada Jorginho. Direkrut dengan biaya 50 juta pounds, pemain kelahiran Brasil itu akan menjadi dasar dari permainan Sarri-Ball di Chelsea.
Statistik passing Jorginho yang luar biasa disorot sebagai kekuatan utamanya dan ia bisa membawa kualitas ke Stamford Bridge. Musim lalu, pemain berusia 27 tahun itu mempunyai akurasi operan 89,3%, membuat 3,118 operan sepanjang musim Premier League.
Di atas kertas itu menyenangkan, pada kenyataannya, performa Jorginho tidak yang sama seperti di Serie A, terutama mengingat ia tidak bisa membuat satu assist.
Sepak bola Inggris dimainkan pada level yang jauh lebih cepat dan ganas dibandingkan dengan Italia dan pada akhir musim, Jorginho masih tidak belum bisa menyesuaikan diri dengan tuntutan fisik di Premier League.
Marcos Alonso

Salah satu pemain penting di era Antonio Conte, Marcos Alonso didatangkan karena kualitas menyerang yang lebih baik daripada atribut defensifnya. Dalam serangan, Alonso dikenal sangat produktif dengan berkontribusi 26 gol dalam 120 penampilan di Premier League.
Namun, seiring berjalannya waktu, Alonso menjadi titik lemah Chelsea di belakang dan sering meninggalkan ruang kosong di pertahanan. Ruang itu bisa dieksploitasi beberapa tim lawan pada musim lalu.
Pada pertengahan musim, para penggemar sering meminta agar Emerson dimainkan ketimbang Alonso. Sarri akhirnya mengakui kesalahannya dan memberi kesempatan Emerson dalam 10 penampilan di Premier League.
Alonso mengecewakan manajernya dengan semua penampilan buruknya. Pemain Spanyol itu tidak mampu meningkatkan performa buruknya dan akhirnya kehilangan tempatnya di tim nasional Spanyol.
David Luiz

David Luiz merupakan salah satu sosok yang sangat identik dengan Chelsea selama sepuluh tahun terakhir. Meski sempat hengkang ke Perancis, penggemar Chelsea masih menganggap Luiz sebagai legenda The Blues dan sosok penting di klub.
Sarri mempercayai David Luiz dengan sepenuh hati untuk menjadi kapten dan pemimpin di pertahanannya. Dia dan Antonio Rudiger menjadi pilihan utama Sarri. Sementara itu, Andreas Christensen dan Gary Cahill tidak mendapat kesempatan. Namun, meski sudah mendapat kepercayaan penuh dari Sarri, pemain Brasil itu tidak bisa membalasnya.
Pemain berusia 33 tahun itu tidak bisa tampil sesuai yang diharapkan. Alih-alih menjadi pemimpin, Luiz malah harus berada di bawah bayang-bayang Rudiger sepanjang musim.
Jika bukan karena hukuman larangan transfer selama satu musim, The Blues pasti sudah berada di bursa transfer untuk mencari bek tengah baru sebagai rekan duet Rudiger.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
Liga Inggris 7 Maret 2026, 22:59
-
Tempat Menonton Wrexham vs Chelsea: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 7 Maret 2026, 18:00
-
Live Streaming Wrexham vs Chelsea - Link Nonton Piala FA/FA Cup di Vidio
Liga Inggris 7 Maret 2026, 17:45
LATEST UPDATE
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20











