3 Transfer Januari di Premier League yang Gagal Terwujud di Menit-menit Akhir
Aga Deta | 24 Januari 2020 16:13
Bola.net - Bursa transfer Januari adalah waktu yang tepat bagi klub untuk meningkatkan kekuatan skuadnya. Namun, untuk mendapatkan pemain berkualitas di pertengahan musim juga tidak mudah.
Selama bursa transfer berjalan beberapa langkah besar telah selesai dilakukan. Dan, kemungkinan akan banyak lagi yang masih berubah sekarang, dengan potensi transfer seperti Christian Eriksen ke Inter Milan dan Bruno Fernandes ke Manchester United, yang belum selesai juga.
Dengan sisa waktu satu minggu sebelum batas waktu transfer, langkah-langkah pembelian itu mungkin belum terlalui. Tapi, jika tidak, mereka akan menjadi transfer Januari pertama yang gagal pada menit terakhir.
Selama sejarah bursa transfer Januari, ada banyak pembelian besar yang berantakan, karena berbagai alasan. Berikut ada pembelian yang gagal terjadi di menit-menit akhir.
Riyad Mahrez

Salah satu pemain paling menonjol di Premier League di musim 2015-16 adalah Riyad Mahrez. Striker Leicester City itu tetap berada di King Power Stadium meskipun banyak tawaran. Pemain internasional Aljazair itu malah menandatangani kontrak baru di klub, dan membantu The Foxes ke perempat final Liga Champions pada 2016-17.
Ketika menjadi jelas bahwa Leicester tidak akan bisa mengulangi kesuksesan mereka, Mahrez memutuskan bahwa dia ingin keluar dan pindah ke Manchester City. Awalnya ia meminta pindah pada musim panas 2017, tapi tidak terwujud, sehingga ia mesti menunggu hingga jendela transfer Januari 2018.
Namun, skuat Pep Guardiola tampaknya bertekad untuk mendaratkan pemain dan membuat total tiga tawaran berbeda selama bulan itu. Meski kepindahannya tampak dekat, Leicester menolak untuk menjual.
Sementara itu, Mahrez benar-benar tidak senang dengan keputusan itu - dan sengaja pergi dari pelatihan. Dia terus bermain untuk The Foxes hingga akhir 2017-18 - mencetak 12 gol - sebelum akhirnya pindah ke Etihad di musim panas senilai 60 juta pounds.
Demba Ba

Setelah mencetak 6 gol dalam 17 penampilan selama paruh pertama 2010-11 untuk Hoffenheim, striker asal Prancis Demba Ba adalah pemain yang diminati selama jendela transfer Januari. Sejumlah klub Premier League menyatakan minat kepadanya, bahkan mencoba memaksanya.
Ba yang memang ingin pindah menolak untuk melakukan perjalanan ke kamp pelatihan musim dingin. Setelah mengancam akan memecat Ba, mendendanya, membawanya ke pengadilan dan bahkan berusaha untuk melarangnya pindah selama enam bulan, klub Bundesliga akhirnya mengalah, dan setuju untuk membiarkannya berbicara dengan calon pelamar.
Sepertinya Stoke City akan menjadi tujuan utamanya, dan bayaran 7,1 juta pounds telah disepakati antara kedua klub untuk pemain Prancis itu.
Ba bahkan sudah menyetujui persyaratan pribadi dengan Potters, sampai akhirnya sang striker gagal melakukan tes medis karena kondisi lutut yang kepindahan ke Stuttgart turun dua tahun sebelumnya. Meskipun Ba mengklaim dia 100 persen masih bisa memainkan seluruh kariernya tanpa masalah, Stoke kemudian menarik tawaran mereka.
Namun, setelah upaya yang berlarut-larut untuk meninggalkan klub, kembalinya ke Hoffenheim untuk pemain Prancis itu adalah jalan keluar. Karenanya, West Ham memutuskan untuk mengambil risiko menandatanganinya dengan tiga hari tersisa di jendela transfer. Dan ternyata, lutut Ba baik-baik saja serta mampu enyelesaikan 12 pertandingan untuk The Hammers, mencetak 7 gol.
Peter Odemwingie

Mungkin insiden paling kontroversial dalam sejarah bursa transfer Januari, adalah tindakan Peter Odemwingie pada 2013. Striker Nigeria telah menghabiskan 2 musim di West Bromwich Albion, mencetak 25 gol, tetapi selanjutnya memutuskan ingin pindah ke tempat lain.
Ketika jendela Januari dibuka, Odemwingie mengajukan permintaan, tapi kemudian ditolak Baggies, yang menyatakan bahwa mereka tidak ingin menjual pemain mana pun selama bulan itu. Tapi, itu tidak menghentikan QPR membuat penawaran untuknya. Ketika tawaran 2 juta poundsterling ditolak West Brom, striker Nigeria itu pergi dengan kata-kata kasar Twitter yang luar biasa.
Odemwingie menuduh klub meragukan komitmennya, mencuri kesetiaannya, dan hanya menunda dalam upaya untuk mendapatkan lebih banyak uang dari calon pelamar.
Akhirnya, pemain Nigeria itu kembali ke West Brom. Ia terus bermain untuk The Baggies hingga dia mendapatkan kepindahan ke Cardiff City di jendela transfer berikutnya.
Sekadar catatan, Odemwingie pernah gabung klub Liga I Indonesia, Madura United. dengan status sebagai marquee player bermodalkan pengalaman di Eropa dan Piala Dunia.
Disadur dari: Liputan6.com (Achmad Yani/Adyaksa Vidi, Published 23/1/2020)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Usai Rogers, Chelsea Kebut Transfer Bek Timnas Prancis Ini
Liga Inggris 21 Juli 2026, 08:30
-
Tes Medis Kelar, Chelsea Perkenalkan Morgan Rogers Hari Ini
Liga Inggris 21 Juli 2026, 05:34
-
Soal Manu Kone ke Manchester United, Ini Kata Fabrizio Romano
Liga Inggris 20 Juli 2026, 12:00
LATEST UPDATE
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
-
Menanti Daya Ledak Kembalinya Iwan Budianto Tangani Arema FC
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 20:59
-
Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












