3 Transfer Januari Terburuk di La Liga
Aga Deta | 18 Januari 2019 14:32
Bola.net - Bola.net - Jendela transfer musim dingin sudah dibuka sejak awal Januari 2019 lalu. Sejauh ini klub-klub La Liga mulai mencari pemain yang bisa meningkatkan kekuatan skuat mereka.
Salah satu klub La Liga yang mendatangkan pemain baru pada bulan ini adalah Real Madrid. Klub asuhan Santiago Solari itu berhasil mengamankan tanda tangan pemain muda berbakat Brahim Diaz dari Manchester City.
Sang rival Barcelona juga tidak mau kalah. Mereka juga mendatangkan pemain baru dengan meminjam Jeison Murillo dari Valencia.
Meskipun begitu, tidak ada jaminan pemain anyar yang datang mampu tampil bagus dan mengangkat performa timnya. Bahkan, tidak sedikit pemain yang penampilannya mengecewakan setelah didatangkan pada bursa transfer musim dingin.
Berikut ini tiga transfer Januari terburuk di La Liga seperti dilansir Sportskeeda.
Leo Baptistao

Musim 2013/14 adalah musim yang ingin dilupakan striker Brasil Leo Baptistao. Tampil cemerlang di Rayo Vallecano pada musim 2012-13, Baptistao direkrut oleh Atletico Madrid pada musim panas musim 2013/14. Namun, ia hanya menjadi starter lima kali di liga sebelum dipinjamkan ke Real Betis pada Januari 2014.
Baptistao diperkirakan akan bersinar dengan Betis karena bakal mendapat kesempatan bermain dan punya peluang untuk menjadi pahlawan karena mereka berjuang di zona degradasi. Tetapi itu tidak terjadi dan Baptistao membutuhkan sembilan pertandingan untuk mencetak gol pertama dan satu-satunya untuk klub.
Real Betis terdegradasi pada musim itu dan finis di posisi juru kunci. Sementara itu, mantan rekan setim Baptistao di Atletico merayakan pesta juara La Liga. Dia mungkin akan lebih baik menjadi penghangat bangku cadangan untuk sang juara daripada bergabung dengan Real Betis.
Maxi Lopez

Pada tahun 2005, Barcelona melakukan transfer yang sangat tidak efektif dengan merekrut Lopez pada bulan Januari dari River Plate dengan harga 6,5 juta euro.
Pemain Argentina itu langsung mendapat tugas untuk menggantikan Henrik Larsson yang cedera. Meski mencetak gol penting melawan Chelsea dalam debutnya di Liga Champions, Lopez langsung menjadi penghangat bangku cadangan permanen sebelum tersingkir dari skuat Barcelona.
Setelah Henrik Larsson kembali pulih dan munculnya Lionel Messi, Lopez tidak dibutuhkan lagi di Camp Nou. Lopez hanya membuat 19 penampilan untuk Barcelona dengan mencetak satu gol di La Liga saat dipinjamkan ke Mallorca dan dia akhirnya dilepas Barcelona ke CSKA Moscow.
Yerry Mina

Pada Januari 2018, Barcelona kembali melakukan pembelian yang tidak efektif lainnya saat memboyong bek muda Yerry Mina dari Palmeiras seharga 11,8 juta euro.
Bek tengah Kolombia itu hanya membuat satu penampilan selama tiga bulan pertamanya di Camp Nou. Mina pada akhirnya bisa kembali mendapat kesempatan bermain setelah Barcelona mengalami krisis pemain belakang akibat cedera pada akhir musim.
Setelah Barcelona mengunci gelar liga, Mina mendapat kesempatan menjadi starter saat mereka kalah 5-4 dalam pertandingan melawan Levante di La Liga. Itu merupakan kekalahan satu-satunya Blaugrana di liga dan Mina kerap melakukan kesalahan sepanjang pertandingan.
Meski tampil mengesankan dengan Kolombia di Piala Dunia 2018, pemain berusia 23 tahun itu tidak bahagia di Camp Nou dan Barcelona pada akhirnya menjual sang pemain ke Everton dengan keuntungan 20 juta euro.
Video Pilihan
Berita video #10yearschallenge Lionel Messi, Sang Mega Bintang Barcelona. #10yearschallenge adalah unggahan berbentuk foto yang membandingkan rupa wajah seseorang 10 tahun lalu dengan saat ini. Bagaimanakah dengan Lionel Messi?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mantan Pemain Real Madrid Sebut Vinicius Bisa Bangkit dengan Cara Ini
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:01
-
Ruben Neves Tertarik Gabung Real Madrid, tapi Florentino Perez Menolak
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 15:39
-
Real Madrid Bisa Rekrut Dua Bek Tengah Sekaligus Musim Panas
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 15:33
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06

