4 Jebolan Akademi Real Madrid Yang Saat Ini Bermain di EPL

Aga Deta | 9 Oktober 2017 12:36
4 Jebolan Akademi Real Madrid Yang Saat Ini Bermain di EPL
Alvaro Morata (c) CFC

Bola.net - Bola.net - Real Madrid sangat jarang memberikan kesempatan kepada pemain akademi untuk berkembang di tim utama. Banyaknya pemain bintang yang datang membuat pemain akademi sering tersisihkan.

Padahal sebenarnya La Fabrica juga tidak kalah berkualitas dari La Masia, akademi milik Barcelona. Namun, kebijakan klub yang lebih mengutamakan pemain bintang membuat jebolan akademi Madrid harus melanjutkan karirnya di tempat lain.

Advertisement

Bahkan tidak sedikit pula pemain didikan akademi justru bisa bersinar di kompetisi lain termasuk Premier League. Berikut ini empat jebolan akademi Rea Madrid yang bermain di Premier League saat ini seperti dilansir Sportskeeda.

1 dari 4 halaman

Marcos Alonso

Marcos Alonso

Marcos Alonso

Saat berada di Santiago Bernabeu, Marco Alonso tidak dianggap sebagai salah satu prospek cemerlang di klub. Namun, ia masih diberi kesempatan bermain di tim utama di bawah asuhan Manuel Pellegrini saat menggantikan Gonzalo Higuain melawan Racing Santander dalam pertandingan liga.

Setelah itu, Alonso dilepas ke Bolton dan tidak memiliki momen terbaik di sana. Dia kemudian direkrut oleh Fiorentina pada tahun 2013, namun hubungannya dengan Premier League tidak berakhir di sana setelah ia dipinjamkan ke Sunderland.

Penampilan Alonso di Stadium of Light cukup bagus sehingga ia dipertahankan Fiorentina pada musim berikutnya. Pemain Spanyol itu terus tampil mengesankan dan menjadi pemain penting La Viola di Serie A.

Meski bukan target utama Chelsea, Antonio Conte memutuskan untuk mendatangkan Alonso setelah mereka gagal mendapatkan pemain yang diinginkan. Meskipun begitu, Alonso mampu membayar kepercayaan yang diberikan Conte dengan membantu klub memenangkan gelar Premier League.

Meski bukan pemain yang berteknik tinggi, Alonso sekarang menjadi salah satu pemain penting Chelsea.
2 dari 4 halaman

Jese Rodriguez

Jese Rodriguez

Jese Rodriguez

Ketika Barcelona mendominasi dunia sepakbola, akademi Real Madrid diam-diam menghasilkan talenta mereka sendiri. Pemain muda seperti Alvaro Morata, Pablo Sarabia, Dani Carvajal, Lucas Vazquez, Nacho Fernandez dan Jese Rodriguez muncul pada waktu yang hampir bersamaan.

Di antara mereka, hanya Pablo Sarabia dan Jese Rodriguez yang saat ini tidak bermain untuk klub papan atas. Saat Sarabia gagal menembus tim utama, Jese pernah menjalani awal karir yang gemilang di Real Madrid, mencetak 8 gol dalam 32 pertandingan pada musim penuh pertamanya di klub.

Namun, cedera ACL yang dialaminya pada bulan 2014 membuat karir Jese di Madrid terhambat. Setelah kembali pulih, Jese gagal menemukan performa terbaiknya dan akhirnya dijual ke PSG dan tetap kesulitan bersinar di sana.

Pada bulan Januari, Jese dipinjamkan ke Las Palmas, dan sempat menujukkan sekilas dari kemampuannya. Namun, kedatangan Neymar membuat Jese tidak punya tempat di tim utama. Sekarang Jese kembali dipinjamkan dan kali ini di Premier League bersama Stoke City.
3 dari 4 halaman

Juan Mata

Juan Mata

Juan Mata

Juan Mata akan selalu dianggap sebagai salah satu pemain terbaik di Premier League. Ia meraih kesuksesan setelah meninggalkan Real Madrid apalagi setelah datang ke Inggris.

Mata bermain sangat impresif terutama sebelum bekerja sama dengan Jose Mourinho. Mata berkembang pesat bersama Valencia yang kemudian menjadi pemain penting Chelsea saat memenangkan Liga Champions pada tahun 2012. Sekarang Mata merupakan salah satu pemain yang cukup diperhitungkan di skuat Manchester United.

Mata mungkin bukan starter di The Red Devils, namun ia sudah memenangkan kepercayaan Mourinho setelah hubungan keduanya yang sempat menegang saat di Chelsea.
4 dari 4 halaman

Alvaro Morata

Alvaro Morata

Alvaro Morata

Real Madrid dan Juventus mungkin sangat merindukan servis Alvaro Morata. Pemain Spanyol itu sempat diprediksi akan kesulitan di Premier League tapi ia mampu membungkam kritik dengan mencetak tujuh gol dari sembilan pertandingan awal untuk The Blues.

Setelah menghabiskan sebagian besar karirnya bersama Los Blancos, Morata promosi ke tim utama pada musim 2013-14 dan mencetak sembilan gol dalam 34 penampilan di semua ajang kompetisi.

Juventus kemudian datang dan Real Madrid melepaskan sang pemain tapi dengan disertakan klausul buyback. Meski tak menjadi starter untuk Si Nyonya Tua, Morata adalah pemain yang sangat dikagumi dan dicintai oleh para penggemar.

Setelah dua tahun di Italia, Morata kembali ke Spanyol dan mencetak 20 gol di Santiago Bernabeu menjadi hanya berstatus sebagai pemain pelapis. Morata kemudian pergi ke Chelsea untuk mendapatkan kesempatan menjadi striker utama di klub besar.