4 Pemain yang Pernah Ngeles dengan Alasan Konyol, Termasuk Wout Weghorst
Aga Deta | 15 Maret 2023 15:04
Bola.net - Sebagai manusia biasa, pemain sepak bola kadang melakukan kesalahan dan bahkan bertindak kontroversial. Namun, ada saja pemain yang kemudian memberikan alasan yang cukup konyol atas tindakannya.
Pesepak bola dunia bak seorang selebritas yang memiliki banyak penggemar bahkan pembenci. Ini yang membuat aksi dan tindakan mereka kerap menjadi sorotan.
Pada era media sosial yang semakin maju, membuat tindakan konyol mereka bisa meluas hingga seluruh dunia. Namun, ketika dimintai pertanggungjawaban atas tindakannya, para pesepakbola ini menjelaskan alasan yang aneh.
Berikut empat pesepak bola yang jago ngeles saat dimintai pertanggungjawaban atas tindakannya.
1. Wout Weghorst

Ada momen aneh ketika Manchester United kalah 0-7 dari Liverpool. Striker MU, Weghorst, menyentuh papan "This is Anfield" yang biasanya dilakukan pemain Liverpool sebelum melangkah ke lapangan.
Sontak tindakannya menjadi sorotan fans Setan Merah. Weghorts kemudian memberikan alasan atas tindakannya.
"Dari timnas, saya tahu Virgil van Dijk selalu menyentuh tanda itu," katanya di Instagram.
"Satu-satunya niat yang saya miliki adalah mencegahnya menyentuh papan itu dan menghentikannya sebelum pertandingan. Saat bocah saya selalu mendukung FC Twente, dan sekarang sebagai pemain yang bangga terhadap Manchester United," lanjutnya.
2. Joleon Lescott

Kalah 0-6 dari Liverpool tidak terlalu aneh bagi Aston Villa yang saat itu terpuruk. Namun, Lescott memperburuk kekalahan pada Februari 2016 dengan mengunggah gambar flash Mercedes setelah pertandingan dan kemudian meminta maaf.
"Saya ingin menyatakan cuitan yang dikirim dari akun saya berisi gambar sebuah mobil itu benar-benar tidak disengaja. Yang terjadi saat ini karena saya sedang mengemudi dan ponsel saya ada di saku," ujar Lescott.
3. Luis Suarez

Suarez pernah menggigit bahu Giorgio Chiellini di Piala Dunia 2014. Setelah kejadian itu, pemain Uruguay memberikan alasan yang tidak masuk akal.
"Saya kehilangan keseimbangan, membuat tubuh saya tidak stabil dan jatuh di atas lawan saya. Saat itu saya membenturkan wajah ke badannya, meninggalkan memar kecil di pipi, dan rasa sakit yang kuat di gigi saya," ujarnya Suarez, yang kemudian dilarang bermain sepak bola selama empat bulan.
4. Rio Ferdinand

Ferdinand pernah dilarang bermain selama delapan bulan pada 2003 karena absen dalam tes narkoba. Aturan FA menyatakan kesalahan itu setara dengan dia positif narkoba.
Ferdinand sempat beralasan lupa dan berusaha kembali ke tempat tes tetapi petugas sudah tidak ada.
"Untuk membuktikan bahwa saya tidak bersalah dan tidak mengonsumsi zat ilegal apa pun, saya harus menata rambut saya hingga dua inci atau semacamnya, dengan panjang tertentu. Ini untuk melakukan tes folikel rambut yang bisa dilakukan selama satu atau 18 bulan untuk mengujinya," ungkapnya meski akhirnya tetap dihukum.
Sumber: Planet Football
Disadur dari: Bola.com/Penulis Suharno/Editor Yus Mei Sawitri
Published: 14/3/2023
Baca Juga:
- 4 Pelapis Casemiro yang Bisa Direkrut Manchester United Secara Gratis
- 8 Pelatih dengan Trofi Liga Champions Terbanyak, Ancelotti Tak Ada Lawan!
- 3 Pemain yang Cetak Lima Gol dalam Satu Laga Liga Champions, Haaland Terbaru
- 7 Pemain yang Pernah Berseteru dengan Antonio Conte, Richarlison yang Terbaru
- 3 Transfer Aneh bin Ajaib yang Pernah Dilakukan Barcelona
- 5 Bek Tengah yang Bisa Diboyong Manchester United
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Plot Twist di Real Madrid: Masa Depan Antonio Rudiger Berubah Drastis
Liga Spanyol 21 Maret 2026, 04:05
LATEST UPDATE
-
Plot Twist di Real Madrid: Masa Depan Antonio Rudiger Berubah Drastis
Liga Spanyol 21 Maret 2026, 04:05
-
Prediksi Everton vs Chelsea Minggu 22 Maret 2026
Liga Inggris 21 Maret 2026, 01:52
-
Jadwal Final Carabao Cup Arsenal vs Man City, Minggu 22 Maret 2025
Liga Inggris 21 Maret 2026, 00:25
LATEST EDITORIAL
-
5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Dipecat, Mourinho Masuk Daftar
Editorial 18 Maret 2026, 17:00
-
4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Leverkusen
Editorial 17 Maret 2026, 19:28














