5 Alasan Jerman Tersingkir di Piala Dunia 2018
Aga Deta | 28 Juni 2018 11:13
Bola.net - Bola.net - Jerman secara mengejutkan tersingkir di putaran pertama Piala Dunia 2018. Die Mannschaft digadang-gadang menjadi tim ketiga yang memenangkan Piala Dunia berturut-turut, tetapi mereka malah keluar di babak penyisihan grup.
Setelah kekalahan mengejutkan dari Meksiko di pertandingan pembuka, Jerman punya harapan setelah tendangan bebas menit terakhir dari Toni Kroos berhasil mengalahkan Swedia. Jerman kemudian membutuhkan kemenangan atas Korea Selatan yang sudah lebih dulu tersingkir untuk melaju ke babak berikutnya.
Namun, kekalahan mengejutkan 2-0 membuat Jerman menduduki posisi juru kunci di grup dan haurs pulang dari Rusia. Berikut ini lima alasan Jerman gagal total di Piala Dunia 2018 seperti dilansir Forbes.
Kutukan Juara Bertahan

Prancis mengalaminya pada tahun 2002 setelah memenangkan trofi 1998, diikuti oleh Italia (juara 2006, tersingkir di grup 2010), Spanyol (juara 2010, tersingkir di grup 2014) dan sekarang Jerman (juara 2014, tersingkir di grup 2018).
Para pemain profesional mungkin tidak akan membiarkan hal seperti itu berkembang di pikiran mereka, tetapi pada saat yang sama, juara turnamen tahun ini mungkin tidak perlu diunggulkan pada tahun 2022.
Lini Depan Tumpul

Ketika tim menciptakan peluang (mereka mencatat 28 tembakan dalam pertandingan melawan Korea Selatan), penyelesaian yang buruk membuat mereka harus menerima akibatnya.
Ketika skuat final diumumkan, Loew membuat kesalahan dengan meninggalkan pemain sayap lincah Manchester City Leroy Sane. Kecepatan dan trik Sane bisa menjadi kunci bagi Jerman untuk membuka pertahanan lawan.
Terlalu Percaya Diri

Tetapi Jerman memang sudah terbiasa dengan kesuksesan. Sejak 1938, Jerman selalu berhasil melewati babak pertama putaran final Piala Dunia, hingga sekarang. Beberapa pemain kunci dalam tim saat ini merupakan bagian dari tim yang meraih kesuksesan di Piala Dunia 2014, termasuk saat menang 7-1 atas Brasil.
Jerman bahkan memenangkan Piala Konfederasi 2017 dengan skuat eksperimental. Dengan kesuksesan yang diraih belakangan ini mungkin saja pemain Jerman merasa terlalu percaya diri di Rusia.
Pertahanan Rapuh

Selama turnamen ini, pertahanan mereka sangat buruk selama pertandingan pertama melawan Meksiko. Jerman memainkan gaya permainan terbuka dan pemain Meksiko sebenarnya bisa mencetak lebih dari satu gol.
Pada pertandingan kedua, Jerman menang 2-1 atas Swedia, Boateng menjadi mimpi buruk tanpa pasangan duetnya Hummels di sampingnya, sering salah umpan dan keluar dari posisinya sebelum mendapat kartu merah.
Mereka bahkan kebobolan dua gol saat berhadapan dengan Korea Selatan yang sudah lebih dulu tersingkir. Hal itu menunjukkan kalau pertahanan Jerman sangat rapuh sepanjang turnamen.
Kisruh ruang ganti

Pelatih kepala Joachim Loew baru menandatangani perpanjangan kontrak hingga 2022 bulan lalu, tetapi setelah kekalahan dari Korea Selatan, dia mengisyaratkan mungkin tidak akan memenuhinya. Jerman masih punya beberapa pemain muda yang sangat mengesankan - Joshua Kimmich, Timo Werner, dan Leroy Sane - dan pasti mereka akan kembali bangkit.
Namun Loew menegaskan bahwa tersingkirnya mereka dari Piala Dunia bukanlah periode kelam di sepak bola Jerman, sekarang para pemain dan penggemar sedang membutuhkan pencerahan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jerman Menang, Julian Nagelsmann Bicara PR di Lini Belakang
Piala Dunia 28 Maret 2026, 06:41
-
Man of the Match Swiss vs Jerman: Florian Wirtz
Piala Dunia 28 Maret 2026, 05:32
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Malut United 3 April 2026
Bola Indonesia 2 April 2026, 19:09
-
Prediksi Mallorca vs Madrid 4 April 2026
Liga Spanyol 2 April 2026, 19:08
-
Prediksi Freiburg vs Bayern 4 April 2026
Bundesliga 2 April 2026, 18:31
-
Prediksi Man City vs Liverpool 4 April 2026
Liga Inggris 2 April 2026, 17:48
-
Ranking FIFA April 2026: Timnas Indonesia Tertahan di Posisi 122
Tim Nasional 2 April 2026, 17:24
-
Prediksi PSG vs Toulouse 4 April 2026
Liga Eropa Lain 2 April 2026, 17:12
LATEST EDITORIAL
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13
-
Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 1 April 2026, 08:21
-
3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona di Bursa Transfer
Editorial 30 Maret 2026, 11:45












