Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026

Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Selebrasi Sandro Tonali usai mencetak gol di laga Italia melawan Irlandia Utara di semifinal playoff Piala Dunia 2026. (c) AP Photo/Antonio Calanni

Bola.net - Piala Dunia 2026 kini telah memastikan seluruh 48 peserta yang akan bertanding. Turnamen besar ini siap digelar dengan persaingan yang semakin ketat.

Meski begitu, sejumlah negara besar justru gagal mengamankan tiket ke ajang tersebut. Salah satu kejutan terbesar datang dari kegagalan Italia.

Selain Italia, beberapa negara lain seperti Nigeria dan Hungaria juga tidak lolos. Hal ini membuat banyak pemain bintang harus absen dari panggung dunia.

Absennya negara-negara tersebut otomatis membuat daftar pemain top yang tidak tampil semakin panjang. Bahkan, beberapa di antaranya memiliki nilai pasar yang sangat tinggi.

Berikut ini susunan sebelas pemain dengan nilai pasar tertinggi yang dipastikan absen di Piala Dunia 2026.

Kiper: Gianluigi Donnarumma (Italia) – 45 juta euro

Kiper: Gianluigi Donnarumma (Italia) – 45 juta euro

Kiper Manchester City, Gianluigi Donnarumma saat tampil melawan Crystal Palace di Liga Inggris, 14 Desember 2025. (c) AP Photo/Kin Cheung

Gianluigi Donnarumma menjalani debut bersama timnas Italia sejak usia sangat muda. Ia dengan cepat berkembang menjadi salah satu penjaga gawang terbaik di dunia.

Namun, hingga usia 31 tahun nanti, ia belum tentu memiliki satu pun penampilan di Piala Dunia. Hal ini menjadi ironi bagi pemain dengan kualitas sekelas dirinya.

Kegagalan Italia lolos kembali menjadi faktor utama. Negara besar tersebut justru tidak mampu tampil di turnamen paling bergengsi sepak bola.

Bek Kanan: Dominik Szoboszlai (Hungaria) – 100 juta euro

Bek Kanan: Dominik Szoboszlai (Hungaria) – 100 juta euro

Dominik Szoboszlai merayakan golnya ke gawang Tottenham, Minggu (15/3/2026) (c) Liverpool FC Official

Dominik Szoboszlai sebenarnya bukan bek kanan. Namun, fleksibilitas taktik membuatnya masuk dalam posisi tersebut dalam susunan ini.

Gelandang Liverpool itu sedang berada di puncak performa. Ia menjadi salah satu pemain paling berpengaruh bagi negaranya.

Meski tampil menjanjikan, Hungaria tetap gagal lolos ke Piala Dunia. Performa tim secara keseluruhan belum cukup untuk bersaing di level tertinggi.

Bek Tengah: Alessandro Bastoni (Italia) – 70 juta euro

Bek Tengah: Alessandro Bastoni (Italia) – 70 juta euro

Wasit Clement Turpin memberikan kartu merah kepada Alessandro Bastoni dalam laga final play-off kualifikasi Piala Dunia antara Bosnia dan Italia di Zenica, 1 April 2026 (c) Fabio Ferrari/LaPresse via AP

Alessandro Bastoni mengalami momen sulit dalam laga penentuan Italia. Kartu merah yang diterimanya menjadi titik balik kekalahan timnya.

Pelanggaran tersebut terjadi di momen krusial saat Italia masih memiliki peluang. Situasi itu memaksa tim bermain dengan 10 pemain.

Kesalahan tersebut menjadi sorotan besar. Awal tahun 2026 menjadi periode yang tidak mudah bagi sang bek.

Bek Tengah: Riccardo Calafiori (Italia) – 50 juta euro

Bek Tengah: Riccardo Calafiori (Italia) – 50 juta euro

Bek Arsenal, Riccardo Calafiori. (c) AP Photo/Kin Cheung

Riccardo Calafiori dikenal sebagai bek serba bisa. Ia mampu bermain sebagai bek tengah maupun bek kiri.

Bersama klubnya, ia tampil sebagai bek kiri, tetapi posisi naturalnya tetap di jantung pertahanan. Ia juga menunjukkan performa solid di level internasional.

Penampilannya di Euro 2024 membuat banyak klub tertarik. Namun, ia tetap harus menerima kenyataan pahit gagal ke Piala Dunia.

Bek Kiri: Federico Dimarco (Italia) – 50 juta euro

Bek Kiri: Federico Dimarco (Italia) – 50 juta euro

Bek kiri Timnas Italia, Federico Dimarco saat bermain melawan Irlandia Utara di semifinal playoff Piala Dunia, 27 Maret 2026 lalu. (c) AP Photo/Antonio Calanni

Federico Dimarco menjadi bagian penting lini belakang Italia. Ia dikenal produktif dalam membantu serangan dari sisi kiri.

Musim ini, ia mencatatkan kontribusi besar bersama Inter Milan. Statistik gol dan assist-nya menunjukkan kualitasnya sebagai bek modern.

Namun, kontribusinya tidak cukup untuk membawa Italia lolos. Ini menjadi kegagalan ketiga beruntun bagi negaranya di Piala Dunia.

Gelandang: Carlos Baleba (Kamerun) – 55 juta euro

Gelandang: Carlos Baleba (Kamerun) – 55 juta euro

Pemain Brighton, Carlos Baleba, dalam pertandingan Premier League melawan Leicester City, Sabtu (12/4/2025). (c) AP Photo/Dave Shopland

Carlos Baleba menjadi salah satu talenta muda yang bersinar. Ia diprediksi akan menjadi incaran di bursa transfer mendatang.

Kamerun sebenarnya sempat menunjukkan perkembangan dalam beberapa tahun terakhir. Namun, mereka gagal mengamankan tiket ke Piala Dunia 2026.

Kegagalan ini justru membuka peluang transfer besar bagi Baleba. Klub-klub Eropa diperkirakan akan bergerak aktif merekrutnya.

Gelandang: Nicolo Barella (Italia) – 50 juta euro

Gelandang: Nicolo Barella (Italia) – 50 juta euro

Gelandang Timnas Italia, Nicolo Barella. (c) AP Photo/Antonio Calanni

Nicolo Barella merupakan salah satu gelandang terbaik Italia. Ia memiliki peran penting di lini tengah timnas.

Meski begitu, ia belum pernah tampil di Piala Dunia. Fakta ini menjadi hal yang cukup mengejutkan bagi pemain dengan kualitas tinggi.

Waktu terus berjalan bagi Barella. Jika tren ini berlanjut, kesempatan tampil di turnamen tersebut bisa semakin kecil.

Gelandang: Sandro Tonali (Italia) – 80 juta euro

Gelandang: Sandro Tonali (Italia) – 80 juta euro

Sandro Tonali merayakan golnya dalam laga play-off kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Italia vs Irlandia Utara di New Balance Arena, 27 Maret 2026 (c) AP Photo/Antonio Calanni

Sandro Tonali menjadi salah satu pemain kunci Italia. Ia bahkan mencetak gol dalam adu penalti saat melawan Bosnia.

Namun, kontribusinya tidak cukup untuk menyelamatkan tim. Italia tetap harus menerima kekalahan menyakitkan.

Situasi ini juga berdampak pada masa depannya di klub. Bursa transfer musim panas bisa menjadi momen penting dalam kariernya.

Sayap Kanan: Bryan Mbeumo (Kamerun) – 80 juta euro

Sayap Kanan: Bryan Mbeumo (Kamerun) – 80 juta euro

(c) AP Photo

Bryan Mbeumo tampil cukup produktif selama kualifikasi. Ia mencetak beberapa gol penting bagi Kamerun.

Meski demikian, timnya gagal melangkah jauh. Kekalahan di fase play-off menjadi akhir perjalanan mereka.

Hasil tersebut menjadi pukulan bagi pemain dan tim. Mbeumo pun harus menunda impiannya tampil di Piala Dunia.

Striker: Victor Osimhen (Nigeria) – 75 juta euro

Striker: Victor Osimhen (Nigeria) – 75 juta euro

Pemain Nigeria, Victor Osimhen, beraksi pada laga perempat final AFCON/Piala Afrika antara Aljazair vs Nigeria di Marrakech, Maroko, Sabtu, 10 Januari 2026 (c) AP Photo/Themba Hadebe

Victor Osimhen menjadi striker paling bernilai dalam daftar ini. Ia tampil tajam bersama klub dan menjadi andalan tim nasional.

Nigeria sebenarnya memiliki skuad yang kuat. Mereka bahkan tampil baik di beberapa fase kualifikasi.

Namun, kegagalan di babak penentuan membuat mereka tersingkir. Osimhen pun harus absen dari panggung terbesar sepak bola.

Sayap Kiri Khvicha Kvaratskhelia (Georgia) – 90 juta euro

Sayap Kiri Khvicha Kvaratskhelia (Georgia) – 90 juta euro

Selebrasi Khvicha Kvaratskhelia dalam laga Chelsea vs PSG di 16 besar Liga Champions 2025/2026, Rabu (18/3/2026). (c) AP Photo/Kin Cheung

Khvicha Kvaratskhelia menjadi bintang utama Georgia. Ia dikenal sebagai salah satu pemain paling kreatif di Eropa.

Namun, persaingan di grup kualifikasi terlalu berat. Georgia tidak mampu bersaing dengan tim-tim kuat.

Mereka hanya meraih sedikit poin sepanjang fase grup. Akibatnya, Kvaratskhelia harus absen di Piala Dunia 2026.

Sumber: Planet Football