5 Alasan Jose Mourinho Tak Lagi Menarik Buat Klub Elit Eropa
Aga Deta | 15 Maret 2019 15:42
Bola.net - Bola.net - Nama Jose Mourinho sempat muncul dalam bursa pelatih Real Madrid untuk menggantikan Santiago Solari. Namun, Los Blancos pada akhirnya memutuskan untuk memakai jasa Zinedine Zidane ketimbang Mourinho.
Rumornya kedatangan Mourinho ke Madrid diprotes dua pemain senior Madrid, Karim Benzema dan Sergio Ramos. Mereka merasa sang mentor bisa mendatangkan masalah baru di El Real.
Bicara soal prestasi, tak ada orang yang meragukan kualitas pelatih asal Portugal tersebut. Namun, di balik cerita suksesnya Jose Mourinho adalah figur yang kerap memicu kontroversial.
Kondisi itu membuat banyak klub beken berfikir ulang untuk memakai jasa The Spesial One. Terakhir saat meninggalkan Manchester United, banyak cerita tak enak berhembus.
Berikut ini fakta-fakta yang membuat Real Madrid ngeri mempekerjakan Jose Mourinho. Simak detailnya di bawah ini:
Siklus Tiga Tahunan

Jose Mourinho punya reputasi sebagai pelatih jempolan. Mou selalu menghadirkan gelar kepada semua klub yang pernah ditanganinya.
Akan tetapi di balik cerita sukses itu, Mourinho memiliki kutukan yang sulit dihindari, yakni siklus buruk musim ketiga.
Biasanya di musim ketiga menangani tim, klub asuhan Mourinho grafik prestasinya merosot.
Ambil contoh saat menangani Chelsea di periode pertama (2004-2007). Di dua musim awal, Chelsea menjadi jawara Liga Inggris. Akan tetapi di musim ketiga (2006-2007), Jose gagal memberikan trofi tersebut kepada publik Stamford Bridge.
Hal yang sama juga berlaku saat Mourinho menangani Real Madrid. Di musim kedua, Mourinho memberikan trofi Liga Spanyol bagi Madrid. Akan tetapi di musim ketiga, Madrid gagal merebut satu pun trofi, sehingga akhirnya Mou dipecat.
Terakhir di Manchester United. Setan Merah yang musim lalu jadi runner-up Premier Lague, musim ini mendadak jadi tim ayam sayur.
Hobi Parkir Bus

Jose Mourinho dikenal sebagai pelatih berfilosofi pragmatis. Ia tidak mempermasalahkan timnya bermain buruk, asalkan meraih kemenangan. Sayangnya, strategi tersebut kurang tepat dijalankan di era sepakbola modern seperti saat ini.
Pelatih-pelatih top seperti Pep Guardiola, Jurgen Klopp dan Zinedine Zidane justru menerapkan strategi menyerang. Karena itu, strategi andalan Mourinho dinilai sudah ketinggalan zaman.
Real Madrid yang selama ini dikenal sebagai tim atraktif jelas berfikir ulang mendatangkan kembali Jose Mourinho.
Doyan Ribut dengan Pemain

Jose Mourinho dikenal sebagai pelatih yang punya ego tinggi. Nakhoda asal Portugal itu terkenal bertangan besi yang bisa menerima kritikan orang lain.
Di sisi lain ia dikenal sering membuka aib anak asuhnya ke publik. Hal ini membuat banyak pemain tidak merasa nyaman.
Di Manchester United Mourinho sempat cekcok dengan gelandang termahal dunia, Paul Pogba. Demikian pula saat di Real Madrid. Ia sempat berkonfrontasi dengan Sergio Ramos.
Sering Konflik dengan Pelatih Lain

Jose Mourinho dikenal sebagai pelatih yang jago memainkan psywar. Jelang pertandingan ia sering kali menyindir pelatih lain yang menjadi rivalnya.
Ketika Man United takluk 0-3 dari Tottenham Hotspur di putaran pertama Premier League 2018-2019, Mourinho menghina Mauricio Pochettino. Ia menyebut Pochettino sama sekali belum memiliki trofi Liga Inggris, berbeda dengan dirinya yang telah memenangi tiga gelar.
Sebelumnya Mourinho pernah terlibat konflik dengan pelatih lain. Sebut saja Antonio Conte, Arsene Wenger, Pep Guardiola, dan Rafael Benitez. Mereka tersinggung dengan pernyataan-pernyataan The Spesial One yang terkesan mengecilkan kemampuan manajerial.
Kaku dalam Taktik

Jose Mourinho dikenal sebagai pelatih yang getol memainkan strategi 4-2-3-1. Formasi ini menyajikan kesuksesan di Chelsea, Inter Milan, dan Real Madrid. Sayangnya, saat zaman berubah ia tak beradaptasi.
Saat pelatih-pelatih lain berevolusi dengan taktik bermain baru, Mou tetap ngeyel memainkan strategi usangnya.
Kalaupun ia terpaksa memainkan strategi di luar kebiasaan bukan karena faktor kemauan beradaptasi, tapi lebih pada keterpaksaan. Tim asuhannya sedang minim pemain atau ia dikritik media. Tak terlihat kemauan untuk mendalami strategi-strategi baru.
Video Pilihan
Berita video wawancara eksklusif bersama Carles Puyol dalam acara UEFA Champions League Trophy Tour 2019 presented by Heineken di Surabaya.
Sumber: Bola.com
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
Real Madrid Kalahkan Barcelona di Camp Nou, Jose Mourinho Full Senyum!
Liga Spanyol 26 Oktober 2026, 14:54
-
Hasil Barcelona vs Madrid: Mbappe Dua Gol, Los Blancos Menang 2-1 di El Clasico
Liga Spanyol 26 Oktober 2026, 05:14
-
Statistik Mourinho dalam Duel El Clasico di Camp Nou: Diawali Kekalahan Telak 0-5
Liga Spanyol 25 Oktober 2026, 12:25
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




