5 Alasan MU Sudah Benar Lepas Alexis Sanchez ke Inter Milan
Aga Deta | 2 September 2019 14:40
Bola.net - Manchester United akhirnya berpisah dengan Alexis Sanchez pada musim panas ini. Bintang Chile itu hijrah ke Inter Milan dengan status pinjaman hingga akhir musim ini.
Sanchez bergabung dengan Manchester United dari Arsenal pada Januari 2018. Ketika itu, ia didatangkan dengan MU menyerahkan Henrikh Mikhitaryan ke Arsenal.
Setan Merah sangat membutuhkan pemain nomor 7 setelah ditinggal Cristiano Ronaldo pada 2009. Sanchez diharapkan dapat menjadi bintang besar berikutnya yang mengenakan kaos tersebut.
Tapi, harapan tinggal harapan. Sanchez gagal memberikan dampak positif di MU. Apalagi, klub berjuluk Setan Merah itu telah memberikan gaji yang sangat besar kepada Sanchez, yakni mencapai 500.000 pound atau sekitar Rp 9,15 miliar per pekan.
Karena itu, MU kemudian memutuskan meminjamkan Sanchez ke Inter. Meski hal itu akan beresiko karena lini depan MU kini hanya menyisakan Anthony Martial yang paling berpengalaman.
Namun, keputusan Manchester United membiarkan Sanchez pergi dengan status pinjaman dibenarkan. Berikut lima alasannya seperti dikutip dari Sportskeeda:
Usia yang Mulai Uzur

Alexis Sanchez akan berusia 31 tahun pada Desember 2019. Untuk pemain yang sudah menurun, ini merupakan indikasi bahwa Sanchez mungkin telah meninggalkan hari-hari terbaiknya di belakangnya.
Atribut yang pernah menjadikannya pemain yang sangat ditakuti di lapangan - kegigihannya, semangat kebebasannya dan dorongannya, telah absen sejak kedatangannya di Old Trafford. Ia akan sangat sulit untuk kembali ke performa terbaiknya.
Di Manchester United, Manajer Ole Gunnar Solskjaer mendasarkan taktiknya pada esensi kecepatan. Juru taktik asal Norwegia itu ingin timnya menyerang dan bertahan sebagai satu kesatuan.
Dia telah menekankan kebugaran selama musim panas dan taktiknya membutuhkan pemain yang dapat memberikan energi serta intensitas di lapangan untuk waktu yang lama. Sayangnya, Sanchez tidak lagi sesuai dengan harapan. Karena itu, Solskjaer membiarkannya pergi dengan pinjaman ke Inter Milan.
Alasan Moneter

Alexis Sanchez tiba di Old Trafford dalam kesepakatan pertukaran pada Januari 2018. Tetapi, ada biaya yang melekat pada kesepakatan dan tidak luput dari perhatian.
Pep Guardiola dan Manchester City tertarik kepada Sanchez. Pemain Chile itu nyaris bergabung dengan City, sebelum MU mengintervensi.
Agar tidak pindah ke sang rival, Manchester United menjadikan Sanchez sebagai pesepak bola dengan bayaran tertinggi. Tapi, langkah itu menjadi bumerang saat ini.
Pasalnya, Sanchez gagal memberikan dampak bagi Red Devils walau gajinya sangat tinggi. Ia pun tidak lagi masuk dalam rencana Manajer MU Ole Gunnar Solskjaer.
Karena itu, meminjamkan Sanchez ke Inter Milan adalah kesepakatan yang masuk akal. MU akan membayar sebagian gaji mantan pemain Arsenal itu dalam masa pinjaman selama 10 bulan sekitar 6 juta pound.
Keputusan tersebut dinilai lebih baik daripada MU membayar seluruh gaji Sanchez dan membiarkannya duduk di bangku cadangan.
Riwayat Cedera

Saat bergabung dengan Manchester United pada Januari 2019, Alexis Sanchez dianggap sebagai salah satu pemain terkuat di Liga Inggris. Dalam waktu 3,5 tahun bersama Arsenal, pemain Chile itu hanya absen dalam 13 pertandingan karena cedera.
Namun, setelah bergabung dengan MU, Sanchez cenderung mengalami cedera. Ia mengalami cedera hamstring pada November 2018 dan absen lebih dari sebulan. Absen dalam delapan pertandingan akibat cedera itu.
Dia kembali pada pergantian tahun, hanya untuk absen selama 13 hari dengan masalah paha. Pada awal Maret 2019, Sanchez mengalami cedera lutut dan absen selama hampir 1,5 bulan, kehilangan delapan pertandingan lagi.
Pada akhir musim lalu, pemain Chile itu mengalami cedera pergelangan kaki, yang membuatnya absen selama sebulan lagi. Ia telah absen dalam 20 pertandingan karena cedera. Faktor inilah yang membuat MU membiarkannya pergi dengan status pinjaman ke Inter Milan.
Performa Menurun

Saat bergabung dengan Manchester United, performa Alexis Sanchez cukup bagus bersama Arsenal. Pada musim 2016/17, pemain Chile itu telah mencetak 24 gol dan mendaftarkan 10 assist dari 38 penampilan di Liga Inggris.
Dia juga telah mencetak 3 gol dan mencatat tiga assist dari delapan pertandingan di Liga Champions. Tepat sebelum bergabung dengan MU, pada paruh pertama musim 2017/18, Sanchez telah mencetak tujuh gol dan membuat tiga assist dari 19 laga.
Sanchez pun diprediksi akan mencetak lebih banyak setelah pindah ke MU, seperti pendahulunya Robin van Persie. Tetapi, eks pemain Barcelona itu justru gagal memberi dampak di old Trafford.
Sanchez hanya mencetak tiga gol di Liga Inggris sejak bergabung dengan MU. Permainan Sanchez hampir tidak efektif dan kinerjanya telah menurun.
Promosi Pemain Muda

Manajer Ole Gunnar Solskjaer berusaha membangun kembali skuat Manchester United dengan pemain-pemain muda. Mereka diharapkan akan menjadi tulang punggung MU di masa depan.
Juru taktik asal Norwegia itu telah menurunkan tim yang sangat muda musim ini. Promosi pemain muda juga menyebabkan Romelu Lukaku tersingkir dari skuat Man United.
Kepergian Alexis Sanchez ke Inter Milan memberikan kesempatan bagi pemain muda Setan Merah. MU saat ini memiliki Anthony Martial, Marcus Rashford, dan Mason Greenwood sebagai penyerang utama.
Kepercayaan yang diberikan MU pada Alexis Sanchez tidak pernah terbalas. Dengan demikian, menaruh kepercayaan kepada para pemain muda mungkin bisa membantu meningkatkan kinerja Manchester United.
Sumber: Sportskeeda
Disadur dari: Liputan6.com/Penulis Bogi Triyadi/Editor Thomas
Published 31 Agustus 2019
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Hal Menarik dari Kemenangan Pertama Liverpool di Premier League Musim Ini
Liga Inggris 5 September 2026, 08:46
-
Rating Pemain Liverpool saat Tundukkan Ipswich: Kolaborasi Maut Isak dan Gakpo
Liga Inggris 5 September 2026, 08:21
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 5 September 2026, 08:09
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 5 September 2026, 08:05
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain Manchester City vs Coventry City: Cherki Bersinar, Haaland Tetap Berbahaya
Liga Inggris 5 September 2026, 23:25
-
Man of the Match Man City vs Coventry City: Erling Haaland
Liga Inggris 5 September 2026, 23:16
-
Hasil Man City vs Coventry City: Haaland Jadi Penentu, The Citizens Sapu Bersih 3 Laga
Liga Inggris 5 September 2026, 22:54
-
Dikabarkan Cedera, Hansi Flick Ungkap Kondisi Terbaru Lamine Yamal
Liga Spanyol 5 September 2026, 20:30
-
Link Live Streaming Inter vs Napoli di Serie A 2026/2027
Liga Italia 5 September 2026, 20:00
-
Luka Modric Lanjut Bela Kroasia di Usia 41 Tahun
Piala Dunia 5 September 2026, 19:30
-
Link Live Streaming Man City vs Coventry City di Premier League 2026/2027
Liga Inggris 5 September 2026, 19:00
-
Tinggalkan Al Hilal, Karim Benzema Tak Akan Gabung Barcelona
Liga Spanyol 5 September 2026, 18:10
-
Link Live Streaming Borneo FC vs Persija Jakarta di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 5 September 2026, 17:00
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs PSM Makassar 6 September 2026
Bola Indonesia 5 September 2026, 16:00
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51






