5 Manajer Terbaik Chelsea Setelah Kedatangan Roman Abramovich
Aga Deta | 21 Agustus 2020 14:42
Bola.net - Kesuksesan Chelsea dalam beberapa tahun terakhir tidak bisa lepas dari nama Roman Abramovich. The Blues menjadi tim yang sukses di Inggris dan Eropa berkat gelontoran uang dari taipan dari Rusia tersebut.
Kebersamaan Chelsea dengan Roman Abramovich berlangsung sejak Juli 2003. Ketika itu, Abramovich datang dengan membeli 50 persen lebih saham klub asal London Barat itu.
Ketika diambil alih Abramovich, Chelsea terlilit utang sampai 100 juta pounds. Utang tersebut perlahan dilunasi oleh Abramovich selama lima tahun.
Selain membeli dan melunasi utang Chelsea, kedatangan Abramovich juga menjadi tanda era baru klub asal London Barat itu. Sejumlah pemain dan pelatih berkualitas didatangkan demi mendongkrak prestasi kubu Stamford Bridge.
Pundi-pundi uang yang dikeluarkan Abramovich membuah hasil. Sejak 2003 sampai 2020, Chelsea berhasil meraih lima gelar liga, lima trofi Piala FA, tiga titel Piala Liga Inggris, dua gelar Community Shield, dan tiga trofi kompetisi Eropa.
Selain peran Abramovich yang tak kenal takut mengeluarkan banyak uang, ada sosok pelatih-pelatih berkualitas di balik kesuksesan Chelsea. Sejak 2003, tercatat sudah ada 12 pelatih yang menukangi Chelsea.
Lantas, siapa saja sosok yang layak disebut pelatih sukses Chelsea? Berikut ini lima pelatih yang mendapatkan predikat pelatih paling sukses Chelsea pada era Roman Abramovich dengan tolok ukur persentase kemenangan dan raihan trofi.
Maurizio Sarri

Walaupun memiki karier yang singkat, namun Maurizio Sarri layak masuk daftar pelatih sukses di Chelsea. Pelatih asal Italia itu sukses mempersembahkan gelar Liga Europa buat klub asal London Barat.
Chelsea di bawah asuhan Maurizio Sarri memainkan 63 pertandingan. Perinciannya adalah memenangi 38 laga, imbang 14 kali, dan kalah 11 kali.
Persentase kemenangan Chelsea bersama Sarri mencapai 61,90 persen. Pada akhir musim, klub berjulukan The Blues itu berhasil finis di peringkat ketiga klasemen akhir Premier League.
Roberto Di Matteo

Roberto Di Matteo ditunjuk menjadi pelatih Chelsea menggantikan Andre Villas-Boaz. Meskipun menjadi pelatih sambung, pada kenyataannya pria asal Italia itu berhasil mempersembahkan dua gelar buat Chelsea.
Trofi perdana yang diberikan Di Matteo adalah Piala FA 2011-2012. Adapun trofi yang paling bergengsi adalah Liga Champions 2011-2012 karena menjadi yang pertama untuk Chelsea.
Pada Juni 2012, Di Matteo diresmikan sebagai pelatih permanen. Namun, kariernya tak berlangsung lama yakni sampai November 2012 dan dipecat karena hasil buruk Chelsea di Premier League.
Meski begitu, Di Matteo punya rapor yang tak buruk-buruk amat bersama Chelsea. Di Matteo berhasil membantu klub asal London Barat memenangi 25 laga, imbang delapan kali, dan sembilan kali kalah dalam 42 pertandingan.
Antonio Conte

Antonio Conte menjabat pelatih Chelsea rentang 2016-2018. Pelatih asal Italia itu berhasil mempersembahkan dua gelar untuk kubu Stamford Bridge.
Conte mempersembahkan titel Premier League 2016-2017 pada musim pertamanya dan memberikan gelar Piala FA pada 2017-2018. Chelsea memainkan 106 pertandingan di bawah asuhan Conte.
Chelsea tercatat mampu memenangi 69 pertandingan, imbang sebanyak 17 kali, dan kalah dalam 20 laga. Statistik tersebut membuat persentase kemenangan Chelsea bersama Conte mencapai 65,1 persen.
Carlo Ancelotti

Carlo Ancelotti menukangi Chelsea selama dua musim rentang 2009-2011. Bersama Chelsea, Ancelotti berhasil meraih tiga gelar yakni Premier League 2009-2010, Piala FA 2009-2010, dan Community Shield 2009.
Chelsea di bawah asuhan Ancelotti tampil sebanyak 109 pertandingan di berbagai kompetisi. Perinciannya adalah 67 kemenangan, 20 kali imbang, dan 22 kali kalah.
Artinya, persentase kemenangan Chelsea di bawah asuhan Ancelotti mencapai 61,47 persen. Jumlah tersebut layak membuat Ancelotti masuk dalam daftar pelatih terbaik Chelsea era Roman Abramovich.
Jose Mourinho

Predikat pelatih Chelsea paling sukses era Roman Abramovich diberikan kepada Jose Mourinho. Pelatih berjulukan The Special One itu tercatat menukangi Chelsea dalam dua periode.
Karier Jose Mourinho pada periode pertama di Chelsea berlangsung pada 2004-2007. Mourinho sukses memberikan dua gelar Premier League, dua gelar Piala Liga, dan satu gelar Piala FA.
Chelsea ketika itu memainkan 185 pertandingan dan sukses memenangi 124 pertandingan, imbang 40 kali, dan kalah sebanyak 21 kali. Wajar bila Chelsea ketika itu menjadi tim tangguh di Inggris.
Periode kedua Jose Mourinho di Chelsea berlangsung pada 2013-2015. Ketika itu, pria asal Portugal hanya mempersembahkan satu gelar Premier League dan satu gelar Piala Liga Inggris.
Chelsea memainkan 136 pertandingan dan sukses memenangi 80 kemenangan. Adapun 27 laga lainnya berakhir imbang dan 29 laga berujung kekalahan.
Ingin lihat jadwal pertandingan, hasil pertandingan dan highlights pertandingan Liga Champions, silakan klik di sini.
Jika kalian juga ingin melihat jadwal pertandingan, hasil pertandingan dan cuplikan pertandingan Liga Europa, silakan klik di sini.
Disadur dari: Bola.com/Penulis Zulfirdaus Harahap/Editor Yus Mei Sawitri
Published: 17 Agustus 2020
Baca Juga:
3 Klub Premier League yang Bisa Tampung Daniel Sturridge
4 Pemain yang Bisa Diboyong Ole Gunnar Solskjaer ke MU pada Musim Panas 2020
5 Pembelian Terburuk Liverpool di Era FSG
5 Pemain yang Tak Disorot Tapi Punya Arti Penting bagi Klubnya
5 Pemain Muda Calon Penerus Kejayaan Ronaldo dan Messi di Ballon d'Or
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mengapa Man United Tak Dapat Penalti atas Handball Calvin Bassey?
Liga Inggris 21 September 2026, 17:41
-
Cole Palmer Bakal Mundur dari Timnas Inggris, Thomas Tuchel Harus Cari Pengganti
Piala Eropa 21 September 2026, 17:06
-
Michael Carrick Bantah MU Bermasalah dengan Kondisi Fisik
Liga Inggris 21 September 2026, 16:31
-
Harry Maguire Soroti Masalah MU usai Imbang di Markas Fulham
Liga Inggris 21 September 2026, 15:56
-
Matheus Cunha Tegaskan Manchester United Tak Boleh Puas dengan Satu Poin
Liga Inggris 21 September 2026, 15:21
LATEST UPDATE
-
Benjamin Sesko Cedera, Berapa Laga Man United yang Bisa Dilewatkan?
Liga Inggris 21 September 2026, 19:26
-
Jorge Martin Batal Operasi Usai MotoGP Austria, Ada Risiko Besar yang Ingin Dihindari
Voli 21 September 2026, 19:24
-
Luis de la Fuente Perpanjang Kontrak usai Antar Spanyol Sukses di Piala Dunia
Piala Eropa 21 September 2026, 18:56
-
Manchester United Imbang Lawan Fulham, Michael Carrick Samai Rekor Buruk 12 Tahun Lalu
Liga Inggris 21 September 2026, 18:51
-
Marc Marquez Sempat Ingin Mundur dari MotoGP Austria: Rem Depan Bermasalah, Beruntung Bisa Finis
Otomotif 21 September 2026, 18:23
-
Fulham Gagal Menang atas MU, Arbeloa: Wasit Tak Bakal Biarkan Mereka Kalah
Liga Inggris 21 September 2026, 18:16
-
Mengapa Man United Tak Dapat Penalti atas Handball Calvin Bassey?
Liga Inggris 21 September 2026, 17:41
-
Catatan Wasit Ortiz Arias Tentang 2 Kartu Merah di Derbi Madrid: Keributan Pecah di Lorong
Liga Spanyol 21 September 2026, 17:13
-
Cole Palmer Bakal Mundur dari Timnas Inggris, Thomas Tuchel Harus Cari Pengganti
Piala Eropa 21 September 2026, 17:06
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
