5 Striker Tajam Chelsea di Era Roman Abramovich
Aga Deta | 16 Juni 2020 16:09
Bola.net - Chelsea mengalami perubahan besar setelah kedatangan Roman Abramovich pada 2003. Klub asal London itu bisa mengeluarkan banyak uang di bursa transfer demi mendatangkan pemain-pemain berkualitas.
Roman Abramovich datang ke Chelsea saat klub memiliki masalah keuangan. Kehadirannya di Stamford Bridge lantas langsung membuat utang yang dimiliki Chelsea lunas.
Setelah melunasi hutang, Roman Abramovich kemudian membuat Chelsea menjadi tim yang bertabur bintang. Pemain berkualitas didatangkan untuk mengisi skuat The Blues.
Tak tanggung-tanggung, Chelsea di bawah Abramovich berani membayar mahal pemain. Hal itulah yang membuat banyak pemain berkualitas bersedia membela Chelsea.
Sikap jor-joran yang dilakukan Abramovich berbuah hasil. Chelsea berhasil menjadi klub papan atas Inggris karena berhasil meraih sejumlah gelar domestik dan internasional.
Kesuksesan Chelsea dalam beberapa tahun terakhir tak bisa dipisahkan dari penyerang-penyerang tajam yang ada. Kehadiran mereka membuat lini depan Chelsea menjadi disegani lawan dan tajam.
Lantas, siapa saja penyerang tajam yang pernah dimiliki Chelsea sejak era Roman Abramovich?
Salomon Kalou
Salomon Kalou didatangkan Chelsea dari Feyenoord pada 2006. Pemain asal Pantai Gading diangkut dengan biaya senilai 9 juta poundsterling.
Meskipun jarang menjadi pilihan utama, namun Salomon Kalou memiliki peran penting di Chelsea. Secara keseluruhan, Kalou berhasil tampil sebanyak 254 kali dan menyumbang 60 gol serta 44 assist.
Berkat kemampuannya di lini depan, Kalou berhasil membantu Chelsea dalam meraih sejumlah gelar. Bersama Kalou, Chelsea meraih satu gelar liga, enam trofi piala domestik, dan satu gelar Liga Champions.
Hernan Crespo

Hernan Crespo bergabung dengan Chelsea dari Inter Milan pada 2003. Ketika itu, pemain asal Argentina itu diangkut dengan biaya 16,8 juta poundsterling.
Selama di Chelsea, Hernan Crespo memang sempat menjalani dua periode masa pinjaman, yakni dengan AC Milan dan Inter Milan. Namun, tetap saja Crespo menjadi penyerang terbaik yang pernah diboyong Chelsea.
Secara keseluruhan, Crespo berhasil membukukan 73 penampilan dan mencetak 25 gol serta empat assist. Crespo juga berhasil mempersembahkan satu gelar liga dan piala domestik.
Nicolas Anelka

Chelsea mendatangkan Nicolas Anelka dari Bolton Wanderers pada 2018. Pemain asal Prancis itu didatangkan dengan mahar sebesar 15 juta poundsterling.
Anelka langsung menghuni lini depan Chelsea. Kehadirannya membuat lini depan The Blues semakin tajam.
Secara keseluruhan, Anelka tampil sebanyak 184 kali dan mencetak 59 gol serta 38 assist. Anelka juga membantu Chelsea dalam meraih satu gelar liga dan tiga gelar piala domestik.
Diego Costa

Diego Costa bergabung dengan Chelsea pada 2014. Pemain asal Spanyol itu diboyong dari Atletico Madrid dengan harga 32 juta poundsterling.
Diego Costa tak menemukan kendala pada awal-awal kehadiran di Chelsea. Pemain berusia 31 tahun itu langsung menjadi bagian penting dalam tim.
Secara keseluruhan, Diego Costa tampil sebanyak 120 pertandingan, mencetak 58 gol dan 24 assist. Diego Costa juga berhasil mempersembahkan dua gelar liga dan satu gelar piala domestik.
Pada 2017, Diego Costa memutuskan untuk hengkang dan kembali ke Atletico Madrid. Meski demikian, Diego Costa tetap menjadi penyerang sukses yang pernah dimiliki Chelsea.
Didier Drogba

Didier Drogba menjadi penyerang paling tajam yang pernah dimiliki Chelsea sejak era Roman Abramovich. Pemain asal Pantai Gading itu memperkuat Chelsea pada dua periode yakni 2004-2012 dan 2014-2015.
Drogba bergabung dengan Chelsea dari Marseille pada 2004 dengan harga 24 juta poundsterling. Drogba menjadi pemain awal yang diboyong Chelsea pada era Roman Abramovich.
Secara keseluruhan, Drogba tampil sebanyak 381 kali dan sukses mencetak 164 gol serta 86 assist. Drogba juga menjadi bagian dari kesuksesan Chelsea dalam meraih empat gelar liga, sembilan trofi piala domestik, dan satu gelar Liga Champions.
Sumber: Squawka
Disadur dari: Bola.com/Penulis Zulfirdaus Harahap/Editor Benediktus Gerendo Pradigdo
Published: 12 Juni 2020
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Brighton vs Chelsea 22 April 2026
Liga Inggris 20 April 2026, 18:14
-
Liga Inggris 20 April 2026, 17:47

LATEST UPDATE
-
Teka-Teki 'Last Dance' Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 April 2026, 01:28
-
Mungkinkah Real Madrid Reuni dengan Jose Mourinho?
Liga Spanyol 21 April 2026, 00:30
-
Real Madrid dan Mimpi Buruk Dua Musim Tanpa Trofi
Liga Spanyol 20 April 2026, 23:30
-
Profil Timnas Iran di Piala Dunia 2026: Kuda Hitam Asia Penuh Perhitungan
Piala Dunia 20 April 2026, 23:15
-
Sederet Alasan Arsenal Masih Favorit Juara Premier League
Liga Inggris 20 April 2026, 22:30
-
Erling Haaland Bergulat dengan Gabriel, Man City pun Menang
Liga Inggris 20 April 2026, 21:29
-
Cerita Klasik Liverpool: Salah dan Van Dijk Jadi Penyelamat Lagi
Liga Inggris 20 April 2026, 20:45
-
Kapten Arsenal Belum Menyerah, Persaingan Masih Terbuka!
Liga Inggris 20 April 2026, 20:15
-
Prediksi Inter vs Como 22 April 2026
Liga Italia 20 April 2026, 20:09
-
Mikel Arteta Terlalu Emosional? Arsenal Diuji di Momen Penentuan
Liga Inggris 20 April 2026, 19:44
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00









