5 Tim Underdog yang Berhasil Menjuarai Liga Champions

Editor Bolanet | 13 Agustus 2014 16:55
5 Tim Underdog yang Berhasil Menjuarai Liga Champions

Bola.net - Liga Champions atau yang dulu lebih dikenal dengan sebutan Piala Eropa adalah  kejuaraan kasta tertinggi dan paling bergengsi bagi klub-klub Eropa.

Klub-klub dengan sejarah panjang di kompetisi Eropa sering kali lebih difavoritkan untuk keluar sebagai juara. Namun adakalanya sebuah tim yang namanya kurang populer dan tidak diperhitungkan secara mengejutkan berhasil menjadi juara.

Berikut ini adalah rangkuman dari tim-tim underdog yang berhasil menjuarai Liga Champions. (kpl/jrc)

1 dari 5 halaman

Nottingham Forest

Nottingham Forest

Kisah perjalanan Notingham Forrest dalam menjuarai Piala Eropa (Liga Champions) tak ubahnya seperti sebuah dongeng. Dengan komando manajer legendaris asal Inggris - Brian Clough. Berhasil promosi dari divisi dua pada musim 1977/1978, hanya butuh satu musim bagi Clough untuk membawa tim antah-berantah bernama Nottingham Forest untuk menjadi raja Eropa.

Pada Piala Eropa musim  1978/1979, Forrest harus bersua Liverpool, AEK Athens, Grasshopper Zurich dan FC Koln sebelum menghadapi Malmo FF di partai final dan menang dengan skor tipis 1-0.

Perjalanan fantastis Nottingham Forest ini bahkan diangkat ke layar lebar dengan judul The Damned United.
2 dari 5 halaman

Celtic

Celtic

Sepak bola Skotlandia kala itu masih berada di bawah bayang-bayang Spanyol, Portugal, dan Italia, namun semua berubah pada tahun 1967.

Dengan memperagakan sepak bola menyerang, Celtic sudah mencetak 12 gol dari 4 pertandingan. Di final, Celtic harus bersua raksasa Italia - Inter Milan dengan cattenacio-nya yang tidak tertembus di sepanjang turnamen. Berbekal semangat juang tinggi dan kekompakan antar lini, Celtic berhasil meruntuhkan barikade pertahanan Inter dan memenangi laga dengan skor 2-1.
3 dari 5 halaman

Feyenoord

Feyenoord

Pada musim 1969/1970, Feyenoord menjalani laga di kejuaraan Eropa dengan berada di bawah bayang-bayang Ajax Amsterdam. Semusim sebelumnya, Ajax berhasil melaju ke partai final, namun kalah 1-4 dari AC Milan.

Momen paling menakjubkan adalah saat Feyenoord membalikkan kekalahan 1-0 dari AC Milan di San Siro dengan mencetak 2 gol saat bermain di kandang. Bersua juara Skotlandia - Celtic, Feyenoord berhasil memenangkan laga yang penuh drama tersebut dengan skor akhir 2-1. Gol kemenangan Feyenoord dicetak oleh sang legenda - Ove Kindvall pada saat extra time.
4 dari 5 halaman

Aston Villa

Aston Villa

Nama Liverpool dan Manchester United adalah yang paling terkenal jika membicarakan tim Inggris yang meraih kesuksesan di Eropa. Nama yang mungkin dilupakan adalah ASton Villa yang pernah menjadi raja Eropa pada musim 1981/1982.

Pada musim debutnya di kompetisi Eropa, Aston Villa di bawah komando pelatih Tony Barton The Villains menundukkan Dynamo Berlin, raksasa Uni Soviet - Dynamo Kiev, dan Anderlecht untuk mencapai final. Di final, raksasa Bavaria - Bayern Munich sudah menanti.

Di atas kertas, kekuatan Munich saat itu jauh di atas Aston Villa. Menguasai jalannya laga, deadlock tak kunjung bisa dipecahkan oleh kubu The Bavarians. Malahan pada menit ke-67 adalah Peter Withe yang menjadi pahlawan Aston VIlla dengan mencetak satu-satunya gol pada laga tersebut.
5 dari 5 halaman

FC Porto

FC Porto

Pada akhir 90'an, dengan adanya format baru yang menggunakan sistem grup, Liga Champions semakin sulit dimenangkan oleh tim-tim kecil. Namun hal itu tidak menghalangi Jose Mourinho untuk membawa Porto menjadi juara pada musim 2003/2004.

Tidak main-main, kubu The Dragon berhasil menyisihkan Real Madrid di fase grup dan selanjutnya menumbangkan Manchester United, Lyon, Deportivo la Coruna. Di partai puncak, tanpa ampun Porto yang kala itu dimotori oleh Deco, menghajar AS Monaco tiga gol tanpa balas.

TAG TERKAIT

LATEST UPDATE