5 Transfer Terburuk Manchester United di Era Ed Woodward, Hasilnya Zonk!
Aga Deta | 7 Oktober 2020 11:22
Bola.net - Manchester United berhasil mendatangkan sejumlah pemain baru pada musim panas 2020. Kendati begitu, manuver Setan Merah di bursa transfer tetap mendapat kritik karena gagal mendatangkan incaran utamanya Jadon Sancho.
Manchester United awalnya hanya mendatangkan Donny van de Beek dari Ajax Amsterdam. Setelah itu MU terlihat adem ayem cukup lama.
Red Devils baru kelihatan benar-benar aktif lagi pada pekan terakhir sebelum bursa transfer ditutup. Setan Merah akhirnya menyudahi perburuan dengan mendatangkan empat pemain sekaligus pada hari terakhir bursa transfer.
Keempat pemain itu adalah Alex Telles (Porto), Edinson Cavani (bebas transfer), Facundo Pellistri (Penarol), dan Ahmad Traore (Atalanta).
Namun, nama-nama yang didatangkan MU tak membuat fans terkesan. Bahkan, Setan Merah dinilai melakukan pembelian panik karena hingga menjelang penutupan transfer pemain yang dibidik tidak juga mampu diamankan.
Manchester United kembali mengulangi kesalahan yang sama. Setan Merah kerap buruk dalam menangani bursa transfer pemain.
Manchester United memang mencatatkan kiprah yang apik pada dua jendela transfer musim 2019/2020. Namun, sebelum itu, tepatnya setelah era Sir Alex Ferguson, Red Devils terkenal gegabah dan nekat dalam berbelanja.
Mereka tidak hanya menghamburkan uang dengan sembrono, tetapi juga sulit menjual pemain dengan harga yang layak.
Manchester United juga melepaskan beberapa kali melepas pemain yang berpotensi punya masa depan cerah di klub. Mari menengok 5 kesalahan transfer terburuk yang dilakukan Manchester United di bawah sang CEO, Ed Woodward, seperti dilansir Sportskeeda.
5. Menjual Wilfried Zaha and Memphis Depay

Kedua winger tersebut tidak tampil luar biasa saat MU menjual mereka. Zaha masih berusaha menembus tim utama, dan Depay dianggap menghalangi kemajuan United. Namun, saat itu mereka juga bermain untuk manajer yang tidak tertarik untuk mempertahankannya.
Wilfried Zaha dan Memphis Depay pindah dan berkembang menjadi pemain andalan di tim barunya masing-masing. Zaha dilepas ke Crystal Palace dengan banderol 15 juta euro. Depay dijual ke Olympique Lyon senilai 17 juta euro.
Zaha dan Depay sebenarnya terlihat akan sangat senang bermain di bawah Ole Gunnar Solskjaer. Dengan demikian, keputusan manajemen yang dikombinasikan dengan kebijakan rekrutmen yang buruk menyebabkan United kehilangan dua pemain potensial.
4. Merekrut Bastian Schweinsteiger dan Morgan Schneiderlin

Demi membangun tim untuk Louis Van Gaal, Manchester United membeli beberapa gelandang, dua di antaranya Bastian Schweinsteiger dan Morgan Schneiderlin yang berakhir hanya berkontribusi minimal.
Perekrutan mereka diumumkan pada hari yang sama. Kesepakatan itu belakangan terbukti hanya membuang-buang uang.
Schweinsteiger juga mengalami ujian diperlakukan tidak hormat pada era Jose Mourinho. Manajer Portugal itu memutuskan mengirimnya berlatih bersama tim U-23 karena masalah kebugaran.
Setelah musim debut di bawah standar, Schneiderlin hanya mencatat 3 pertandingan pada musim kedua sebelum dijual ke Everton pada Januari 2017.
Baik Schweinsteiger dan Schneiderlin adalah akuisisi yang keliru. Manchester United padahal bisa dengan mudah menghabiskan uang itu untuk membeli pemain-pemain muda potensial.
3. Membeli Henrikh Mkhitaryan

Mkhitaryan gagal menjadi pemain kreatif seperti yang diinginkan MU. Dia juga buruk dalam bertahan. Henrikh Mkhitaryan bahkan tak pernah cocok dengan rencana Mourinho untuk Setan Merah.
Ia bukan sosok yang mau turun ke belakang untuk ikut membantu pertahanan. Padahal ia datang ke Old Trafford pada 2016 bermodal penampilan apik di Bundesliga bersama Borussia Dortmund.
Mkhitaryan butuh waktu lama beradaptasi di Old Trafford. Namun, ia akhirnya bisa menjadi andalan MU di Europa dan liga. Sayang, pada musim keduanya di MU kontribusinya menyusut tajam.
Mkhitaryan tak pernah mencapai level terbaik seperti saat masih di Dortmund. Pemain Armenia yang dibeli seharga 30 juta pounds itu akhirnya menjadi bagian dari kesepakatan pertukaran pemain dengan Arsenal pada Januari 2018. MU mendapatkan Alexis Sanchez, sedangkan Mikhitaryan pindah ke Emirates.
2. Angel Di Maria

Angel Di Maria adalah pemain yang luar biasa. Secara mengejutkan ia dilepas oleh Real Madrid pada musim panas 2014. Padahal, Di Maria adalah pemain terbaik Los Blancos pada musim 2013/2014.
Sayangnya, manajer MU saat itu, Louis van Gaal, tidak punya ide bagaimana memakai jasa pemain Argentina tersebut.
Di Maria sempat tampil menawan pada pekan-pekan awal setelah gabung MU dengan mahar 59,7 juta pounds. Namun, penampilan Di Maria menurun tajam setelah berkali-kali posisinya berubah.
Meski demikian, Di Maria masih mencatatkan 12 assist di Premier League musim ini. MU seharusnya berusaha mempertahankannya atau setidaknya menanganinya dengan lebih baik. Tetapi, Setan Merah malah menjualnya setelah musim itu berakhir.
Di Maria akhirnya gabung ke PSG dan menjadi salah satu pemain terbaik mereka. Sang pemain menjadi korban MU yang tak memiliki rencana jangka panjang, serta hanya bergerak dari manajer satu ke manajer lainnya.
1. Alexis Sanchez

Alexis Sanchez merupakan blunder transfer terparah yang pernah dilakukan Manchester United. Dia didatangkan dari Arsenal pada Januari 2018 dengan skema pertukaran pemain. Saat itu, MU melepas Mkhitaryan ke Arsenal.
Saat dibeli, Sanchez mengantongi modal meyakinkan, dengan menyumbangkan 80 gol dalam 166 pertandingan bersama The Gunners.
Namun, di Manchester United ia seperti kehilangan sentuhan magisnya. Selama 1,5 tahun bersama MU, pemain Chile itu hanya mencetak lima gol. Ironisnya, ia adalah pemain bergaji tertinggi di MU dengan bayaran mencapai lebih dari 300 ribu pounds per pekan.
Pada musim panas 2019, Sanchez dipinjamkan ke Inter Milan. Bahkan, MU masih menanggung sebagian besar gajinya.
Manchester United akhirnya menjualnya ke Inter Milan pada awal bursa transfer musim panas ini. Transfer Sanchez terbukti sebagai yang terburuk di era setelah Sir Alex Ferguson pensiun.
Sumber: Sportkeeda
Disadur dari: Bola.com/Penulis Yus Mei Sawitri/Editor Ario Yosia
Published: 7 Oktober 2020
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
LATEST UPDATE
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51


