6 Aksi Individu Terbaik di Liga Champions Sejauh Ini
Editor Bolanet | 1 Mei 2013 20:53
Bola.net - Liga Champions sejauh ini telah memberikan beberapa pertunjukan kelas wahid dalam setiap laganya. Tak hanya secara tim, tapi juga pertunjukan individu.
Dari penyisihan grup hingga semifinal, aksi-aksi beberapa pemain akan menunjukkan kepada kita mengapa Liga Champions disebut sebagai turnamen paling bergengsi di dunia.
Dan berikut adalah enam aksi individu terbaik di Liga Champions sejauh ini. (blr/dzi)
Robert Lewandowski vs Real Madrid
Dari semua pertunjukan individu kelas atas di Liga Champions musim ini, tak ada yang lebih sensasional seperti yang dilakukan oleh Robert Lewandowski saat menjaringkan empat gol ke gawang Real Madrid di semifinal leg pertama.
Pemain internasional Polandia ini menunjukkan kelasnya sebagai predator sejati pada laga ini. Tak hanya itu, proses gol yang ia cetak juga sangat indah dan berteknik.
Pasca laga, Lewandowski menjadi pemain pertama yang mencetak empat gol di semifinal Liga Champions, sekaligus menjadi yang pertama melakukannya ke gawang Madrid. Brilian!!
Lionel Messi vs AC Milan
Setelah kalah di leg pertama melawan AC Milan, Barcelona butuh kinerja luar biasa untuk mengejar defisit dua gol atas wakil Italia itu.
Dan Messi menjawab tantangan itu.
Baru lima menit laga berjalan, sebuah serangan yang disusun rapi sejak pertahanan Blaugrana berhasil disukseskan secara luar biasa oleh Lionel Messi. Gol ini jelas sangat berpengaruh dalam pertandingan setelahnya.
Nama yang sama juga berperan penting atas gol dari David Villa dan Jordi Alba untuk melengkapi comeback sensasional Barca di Liga Champions.
Burak Yilmaz vs CFR Cluj
Dalam salah satu pertandingan yang bisa jadi paling diremehkan dalam gelaran Liga Champions musim ini, tiga gol Burak Yilmaz akan tetap dikenang dan beruntung bagi kita yang pernah menyaksikannya.
Galatasaray yang butuh kemenangan hanya mampu bermain imbang 1-1 di babak pertama. Namun Burak Yilmaz menunjukkan kelasnya di babak kedua dengan dua gol tambahan yang disertai finishing yahud darinya.
Bagi Gala, mereka mungkin tak akan pernah melawan Real Madrid bila tak ada gol dari Burak Yilmaz pada laga ini.
Xavi Hernandez vs Celtic
Barcelona mungkin hanya mampu meraih kemenangan 2-1 atas Celtic di Nou camp, dan butuh gol dari Jordi Alba di menit-menit akhir laga tersebut.
Namun yang menjadi pembeda jelas kinerja seorang Xavi dalam laga tersebut. Gelandang elegan tersebut bahkan menorehkan angka-angka istimewa dalam laga ini.
Selama 90 menit di atas lapangan, Xavi melakukan 198 sentukan bola dan 184 di antaranya sukses dengan ratio sukses mencapai 97 persen. Selain itu, ia juga menciptakan delapan peluang mencetak gol untuk rekan setimnya sepanjang laga.
Fraser Forster vs Barcelona
Salah satu laga yang paling tak terduga musim ini. Celtic menjamu Barcelona yang tengah on fire dengan gagah berani. Hasilnya, skor 2-1 untuk kemenangan Celtic menjadi hasil akhir laga ini.
Dan satu sosok yang paling berjasa dan bekerja keras pada laga itu adalah penjaga gawang Celtic, Fraser Forster.
Dengan keunggulan ball possession 84 persen dan melepaskan 25 tendangan ke gawang Celtic, hanya ada satu gol yang bersarang ke gawang Forster. Sungguh ajaib dan luar biasa apa yang dilakukan oleh kiper asal Inggris itu.
Cristiano Ronaldo vs Manchester City
Kita mulai dari bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo. Musim ini CR7 telah menunjukkan permainan terbaiknya di Liga Champions. Tak percaya, lihat saja torehan golnya yang masih menjadi yang terbaik di kompetisi.
Namun dari sekian penampilannya, laga melawan Manchester City di Bernabeu bisa jadi menjadi penampilan terbaiknya. Yakni saat mencetak gol kemenangan di menit-menit akhir laga.
Selain gol itu, Ronaldo juga menorehkan sebuah assist dan membuat tiga peluang mencetak gol untuk rekan-rekannya. Dia mencetak umpan sukses 100 persen (50 sukses dari 50 passing) dan melakukan 10 shots on goal ke gawang Joe Hart.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
LATEST UPDATE
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





