6 Final Champions Terbaik Real Madrid
Editor Bolanet | 23 Mei 2014 09:57
Bola.net - Jelang bergulirnya partai final Liga Champions 2014 antara Real Madrid versus Atletico Madrid, tak ada salahnya kita sedikit menengok ke belakang. Los Blancos adalah tim tersukses dengan 9 trofi di ajang tersebut, sejak format lama yang bernama European Cup hingga UEFA Champions League.
Total 12 final sudah dilewati Real Madrid, dan 6 di antaranya kami ulas disini sebagai yang terbaik. Siapkan diri Anda, karena kita akan menjelajahi lorong waktu. (spf/dct)
Final European Cup 1956

Inilah final pertama European Cup (sekarang Liga Champions Eropa) oleh karenanya kedua tim begitu bersemangat. Madrid ke final setelah menang agregat 5-4 atas AC Milan, sementara Reims dari Prancis mengalahkan klub asal Skotlandia, Hibernian dengan agregat 3-0.
Bermain di Parc des Princes, Paris, Reims sangat percaya diri, mereka unggul cepat dalam 10 menit lewat Michel Leblond dan Jean Templin. Tetapi Madrid menyamakan skor berkat gol Di Stefano dan Hector Rial, mengakhiri babak pertama dengan skor 2-2.
Di babak kedua Reims kembali unggul lewat Michel Hidalgo, semangat pantang menyerah Madrid begitu hebat, gol pemain bertahan, Marquitos dan gol kedua Rial di menit 79 memenangkan Los Blancos.
(keterangan: foto di atas adalah Hector Rial)
Final European Cup 1958

Di tahun ini Madrid mengincar hattrick juara setelah pada tahun sebelumnya mengalahkan Fiorentina 2-0.
Untuk pertama kalinya final European Cup digelar di tempat netral dan Heysel Stadium di Belgia menjadi venue terpilih.
Babak pertama ketat tanpa gol, tiba-tiba Milan unggul di menit 59 lewat gol legenda sepak bola Uruguay, Juan Alberto Schiaffino. 15 menit kemudian Madrid menyamakan skor, Alfredo di Stefano melesakkan bola, Milan cepat mengembalikan keunggulan lewat Ernesto Grillo menit 77 namun cepat pula skor disamakan Hector Rial dua menit setelahnya.
Untuk pertama kalinya pula terjadi extra time di final European Cup, legenda Madrid Francisco Gento membawa Madrid juara dengan gol di menit 107.
(keterangan: foto di atas adalah Francisco Gento)
Final European Cup 1960

Final yang disaksikan hampir 130.000 penonton di Hampden Park, Skotlandia dan Real Madrid mengincar gelar kelima secara beruntun.
Yang unik karena federasi sepak bola Jerman Barat melarang klub anggotanya bertanding menghadapi tim yang diperkuat Ferenc Puskas. Itu karena timnas Hungaria menuduh Jerman Barat memakai obat-obatan terlarang di Piala Dunia 1954.
Masalah selesai setelah Ferenc Puskas menulis surat permintaan maaf pada federasi sepak bola Jerman Barat. Puskas pun menggila di pertandingan itu dengan memborong 4 gol sementara di Stefano mencetak hattrick.
Final European Cup 1966

Inilah pertama kalinya klub asal Yugoslavia berhasil menembus final European Cup.
Setelah tanpa gol di babak pertama, Partizan unggul lewat gol indah legenda klub, Velibor Vasovic. Tetapi seperti biasa, Real Madrid berhasil melakukan perlawanan, Amancio Amaro mengecoh pemain belakang lawan dan menceploskan bola di menit 70.
5 Menit berselang, tendangan keras Fernando Serena dari jarak 30 meter membuat Real Madrid mengangkat trofi keenamnya di ajang European Cup.
Final UCL 1998

Di tahun ini nama European Cup sudah berganti menjadi UEFA Champions League atau Liga Champions. Real Madrid berhasil kembali ke final untuk pertama kalinya setelah dikalahkan Liverpool pada edisi 1981.
Bagi Juventus sendiri ini menjadi final ketiga berturut-turut setelah 1996 mengalahkan Ajax dan 1997 dikalahkan Dortmund. Predrag Mijatovic mencetak satu-satunya gol di menit 66.
Final UCL 2002

Mungkin final yang satu ini tidak asing dengan sebagian besar Bolaneters. Real Madrid dengan Los Galacticos-nya kembali ke Hampden Park, Skotlandia.
Gol Raul di menit ke-8 berhasil disamakan bek asal Brasil, Lucio di menit 13. Tetapi hal ini tak lantas membuat Madrid menyerah untuk bisa mencetak gol tambahan.
Zinedine Zidane mendapat umpan dari Roberto Carlos, dengan indahnya Zidane melepaskan tendangan voli dari luar kotak penalti pada menit ke-45, inilah gol kemenangan Real Madrid.
Iker Casillas yang masih muda dan masuk menggantikan Cesar Sanchez menit 68 menjadi salah satu faktor kunci untuk menahan gempuran Leverkusen di sisa pertandingan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mbappe Muak Lihat Rekannya di Madrid Dibully: Kritik Timnya, Jangan Orangnya!
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 10:10
-
Real Madrid vs Monaco, Mbappe: Terima Kasih Mantan, Tapi Madrid Wajib Menang!
Liga Champions 20 Januari 2026, 09:50
LATEST UPDATE
-
Ingat 2 Trofi UCL! Arbeloa Semprot Fans Madrid yang Hobi Cemooh Vinicius Jr
Liga Champions 20 Januari 2026, 11:17
-
Siulan Suporter di Bernabeu Cuma Bikin Real Madrid Lemah
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 11:03
-
Bersama Michael Carrick, MU Diyakino Sanggup Tembus Liga Champions
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:40
-
Rahasia Carrick Bisa Bawa MU Kalahkan Manchester City: Ubah Pola Latihan Setan Merah
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:30
-
Madrid vs Monaco: Arbeloa Pasang Target 8 Besar UCL dan Misi Damai dengan Suporter
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 10:22
-
Gelandang Barcelona Ini Bakal Jadi Suksesor Casemiro di Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:21
-
Mbappe Muak Lihat Rekannya di Madrid Dibully: Kritik Timnya, Jangan Orangnya!
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 10:10
-
Carrick Effect! Kobbie Mainoo Putuskan Bertahan di MU
Liga Inggris 20 Januari 2026, 09:51
-
Real Madrid vs Monaco, Mbappe: Terima Kasih Mantan, Tapi Madrid Wajib Menang!
Liga Champions 20 Januari 2026, 09:50
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26








