6 Pemain yang Menyesal Tinggalkan Liverpool
Aga Deta | 18 Oktober 2021 14:54
Bola.net - Liverpool tidak diragukan lagi adalah salah satu klub terbesar di Inggris. The Reds punya prestasi yang bagus baik di pentas domestik maupun Eropa.
Liverpool punya koleksi 19 gelar liga. Klub yang bermarkas di Anfield tersebut juga sudah memenangkan enam gelar Liga Champions.
Pemain-pemain seperti Kenny Dalglish, Steven Gerrard, Xabi Alonso dan Pepe Reina pernah menjadi bagian dari kesuksesan Liverpool. Mereka membantu The Reds menuju ke tangga juara.
Namun, seperti klub-klub lainnya, Liverpool juga sering ditinggal para pemainnya. Namun, tidak sedikit yang kemudian menyesal karena telah mengambil keputusan tersebut.
Berikut enam pemain Liverpool yang menyesal setelah meninggalkan klub.
Georginio Wijnaldum

Georginio Wijnaldum meninggalkan Liverpool pada musim panas tahun ini setelah kontraknya habis. Dia kemudian memutuskan bergabung ke PSG secara gratis.
Tetapi kariernya di PSG tidak sesuai harapan kesulitan bersaing di Paris. Wijnaldum mengaku tidak begitu senang dengan situasinya saat ini.
"Saya tidak bisa mengatakan saya benar-benar bahagia karena situasinya tidak seperti yang saya inginkan," kata Wijnaldum kepada NOS.
"Tapi itulah sepak bola dan saya harus belajar menghadapinya. Saya seorang pejuang. Saya harus tetap positif dan bekerja keras untuk membalikkan keadaan."
Philippe Coutinho

Philippe Coutinho memaksa untuk pindah dari Liverpool pada musim panas 2017. Pemain asal Brasil tersebut akhirnya bergabung dengan Barcelona enam bulan kemudian.
Coutinho datang ke Camp Nou dengan biaya transfer sebesar 135 juta euro. Namun, dia mungkin tidak berharap melakukannya.
Karier Coutinho bersama Barcelona bisa dibilang tidak berjalan mulus. Dia dinilai kesulitan beradaptasi dan sering mengalami cedera.
Pada 2019, Coutinho bahkan sempat dipinjamkan ke Bayern Munchen untuk mengembalikan performa terbaiknya. Coutinho hanya mencetak 24 gol dari 97 penampilan untuk Blaugrana.
Emre Can

Emre Can merupakan salah satu pemain andalan Jurgen Klopp di Liverpool. Meski begitu, dia masih ingin mencari tantangan baru.
Can akhirnya pindah ke Juventus pada 2018 setelah kontraknya habis. Sayang, petualangannya bersama Si Nyonya Tua tidak berjalan baik.
"Saya hanya seorang pria ambisius yang selalu ingin bersaing di level tertinggi, tetapi saya juga belajar dari masa sulit ini ketika segala sesuatunya tidak berjalan seperti yang saya harapkan," kata Can kepada Kicker.
"Saya tidak bermain game sejak awal, jadi saya tidak senang, tapi saya akan tetap kuat dan terus bekerja pada diri saya sendiri."
Peter Crouch

Peter Crouch membela Liverpool selama tiga tahun setelah didatangkan dari Southampton pada tahun 2005. Namun, dia tidak menjadi pilihan utama di bawah Rafael Benitez.
Crouch akhirnya memutuskan untuk bergabung dengan Portsmouth pada 2008. Namun, dia mengaku meninggalkan Liverpool adalah penyesalan terbesarnya dalam sepak bola.
"Ini adalah sesuatu yang telah banyak saya pikirkan. Akan sangat brilian untuk menjadi pemain satu klub atau menghabiskan 10 tahun di tempat tertentu," ujar Crouch kepada Daily Mail.
"Penyesalan klub terbesar saya adalah meninggalkan Liverpool terlalu dini, tetapi keadaan berarti saya tidak punya banyak pilihan.
Michael Owen

Michael Owen merupakan salah satu striker terbaik Inggris saat bermain bersama Liverpool. Dia bahkan sukses meraih gelar Ballon d'Or pada tahun 2001.
Namun, Owen memutuskan untuk bergabung dengan Real Madrid pada 2004. Setelah gagal bersinar di Spanyol, Owen beberapa kali berharap agar bisa bergabung kembali dengan Liverpool.
"Pada setiap tahap – setiap musim panas – saya menelepon Carra (Jamie Carragher) yang menyuruhnya menemukan cara agar saya bisa kembali," kata Owen di buku Ring of Fire.
"Apakah Rafa menginginkan saya?'. 'Apakah Kenny menginginkan saya? Apakah Brendan menginginkan saya?’ Keadaanlah yang menghentikannya."
"Setiap kali saya tersedia, Liverpool memiliki terlalu banyak striker. Dan ketika Liverpool menginginkan saya, saya cedera. Pada akhirnya, saya bukan pemain seperti sebelumnya dan mereka tidak menyukai saya. Saya tidak cukup baik."
Ryan Babel

Ryan Babel menunjukkan sekilas kualitasnya saat di Liverpool. Namun, dia memutuskan untuk hengkang ke Hoffenheim pada tahun 2011.
Kepindahan Babel ke Jerman dimotivasi oleh keinginan untuk bermain secara lebih teratur. Akan tetapi, dia menyesal meninggalkan Liverpool.
“Saya menghabiskan hampir empat tahun di Liverpool di bawah asuhan Rafa Benitez dan Kenny Dalglish. Ketika saya pergi dan bermain di Jerman, di mana TSG Hoffenheim telah menjadi kekuatan besar, itu menjadi penyesalan terbesar dalam karir saya," ungkap Babel.
“Satu-satunya alasan saya pergi adalah karena saya ingin memiliki lebih banyak menit bermain untuk mempertahankan tempat saya di tim Belanda, tetapi Anda tidak menyadari betapa mendominasi gaya bermain di Liverpool sampai Anda bermain di tim dan liga yang berbeda.
“Saya dibesarkan dengan sepak bola yang sangat menyerang di Ajax. Di akademi, Anda belajar bermain seperti itu. Ketika saya pindah ke Liverpool, itu persis sama. Sudah menjadi DNA klub untuk memainkan sepak bola menyerang.”
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tersingkir dari Carabao Cup, Xabi Alonso Sebut Chelsea Mainnya Gak Jelek-jelek Amat!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 15:41
-
Habis Diobok-obok, Manchester United Ingin Bajak Super Star Como Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 15:32
-
Kabar Baik untuk MU! Satu Pemain Lagi Pulih dari Cedera
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 15:21
-
Duh! MU Tanpa Benjamin Sesko Hingga Tahun 2027
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 15:11
LATEST UPDATE
-
Bruno Fernandes On Fire, Siap Bawa MU Menang di Kandang Chelsea
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 18:00
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
Sir Jim Ratcliffe Pantau Langsung Laga Chelsea vs MU, Tekanan untuk Michael Carrick?
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:34
-
Tangan Dingin Carlos Pena Bikin Persita Tangerang Sulit Ditaklukkan
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:34
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:30
-
3 Pemain Muda Borneo FC yang Mencuri Perhatian di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:27
-
Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:20
-
Terungkap, Roy Keane Nyaris jadi Staff Pelatih Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:17
-
Update Nasib Piala Asia 2027, Erick Thohir Ungkap Jadwal Rapat Exco AFC
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:12
-
Terus Cadangkan Estevao, Ini Penjelasan Xabi Alonso
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 16:15
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






