6 Rekor Kemenangan Terbesar Dalam Sejarah La Liga

Aga Deta | 26 April 2016 08:47
6 Rekor Kemenangan Terbesar Dalam Sejarah La Liga
Real Madrid 10-2 Rayo Vallecano (c) Real Madrid

Bola.net - Bola.net - La Liga adalah kompetisi tertinggi di Spanyol dan sangat didominasi oleh dua klub Real Madrid dan . Namun, dominasi kedua klub tersebut sekarang mulai dirusak oleh Atletico Madrid dengan Diego Simeone-nya.

Sebagai salah satu kompetisi yang terbaik, La Liga tentu saja menjadi panggung dari beberapa striker hebat dan salah satu contohnya adalah Luis Suarez. Bomber Uruguay tersebut mampu mencetak delapan gol dalam dua laga ketika membantu Barcelona menang 8-0 dan 6-0 atas lawan-lawannya.

Advertisement

Dalam dua musim terakhir, skor akhir pertandingan dengan margin yang besar memang kerap terjadi di La Liga. Namun tahukah anda rekor kemenangan terbesar dalam sejarah La Liga? Berikut ini adalah daftarnya.

1 dari 6 halaman

Athletic Bilbao 12-1 Barcelona

Athletic Bilbao 12-1 Barcelona

Kekalahan terbesar yang pernah terjadi dalam sejarah La Liga memang sedikit mengejutkan. Adalah Athletic Bilbao yang mengalahkan Barcelona dengan skor telak 12-1 pada musim 1930-1931. Pada pertandingan tersebut, striker Sevilla Bata tampil hebat dengan mencetak 7 gol ke gawang Barcelona yang hanya mampu mencetak satu gol.

Namun, pada era sekarang ini Athletic Bilbao selalu di berada di bawah raksasa Catalan tersebut. Bilbao selalu mencoba untuk lolos ke Liga Champions sementara Barcelona difavoritkan untuk mengangkat Si Kuping Besar setiap tahun.
2 dari 6 halaman

Sevilla 11-1 Barcelona (1940)

Sevilla 11-1 Barcelona (1940)

Memang sulit untuk membayangkan Barcelona kalah telak pada era sekarang ini, apalagi dengan skor 11-1 dalam satu pertandingan. Namun Sevilla berhasil melakukannya di La Liga pada musim 1940-1941.

Barcelona sempat memimpin terlebih dahulu di menit kesepuluh. Namun gol tersebut seakan membuka rekening gol Sevilla hingga mengunci skor akhir 11-1. Terlepas dari kekalahan besar ini, Barcelona mampu finis di posisi keempat sementara Sevilla menutup musim di tempat kelima.
3 dari 6 halaman

Real Madrid 11-2 Elche (1960)

Real Madrid 11-2 Elche (1960)

Tidak mengejutkan bahwa raksasa Spanyol Real Madrid mampu mengemas skor besar tersebut di La Liga. Tim yang terdiri Ferenc Puskas, dan Francisco Gento mencetak 11 gol ketika melawan Elche yang sama sekali tidak berkutik melawan Madrid. Puskas mencetak 4 gol dan striker Spanyol Pepillo mencetak 5 gol saat menghancurkan Elche.

Los Blancos pada era tersebut mampu memenangkan lima gelar Eropa secara beruntun dari 1956-1960. Meskipun dihuni oleh pemain hebat seperti Alfredo Di Stefano dan Puskas, Real Madrid justru tidak mampu memenangkan liga pada musim tersebut. Mereka kalah dari Barcelona yang saat itu ditangani pelatih legendaris Helenio Herrera.
4 dari 6 halaman

Athletic Bilbao 10-0 Celta Vigo (1942)

Athletic Bilbao 10-0 Celta Vigo (1942)

Athletic Bilbao adalah salah satu klub legendaris dalam sejarah sepakbola Spanyol. Mereka adalah salah satu pendiri La Liga bersama dengan Real Madrid dan Barcelona. Bilbao juga tidak pernah terdegradasi dari papan atas sepakbola Spanyol sejak awal.

Klub yang bermarkas di San Mames ini telah memenangkan delapan gelar La Liga dan 24 trofi Copa Del Rey. Namun mereka juga pernah mencatatkan kemenangan besar dalam sejarah La Liga.

Musim 1941-1942, klub asal Basque itu sukses membungkam Celta Vigo dengan skor telak 10-0. Pada musim yang sama, Sevilla mampu mengalahkan Oviedo dengan skor yang sama. Pada musim 1950-1951, Athletic Bilbao juga pernah mengalahkan Lleida dengan skor besar 10-0. Ini untuk kedua kalinya dalam satu musim Lleida kebobolan sepuluh gol dalam satu pertandingan.
5 dari 6 halaman

Barcelona 10-1 Gimnastic de Tarragona (1949)

Barcelona 10-1 Gimnastic de Tarragona (1949)

Gimnastic de Tarragona terakhir kali bermain di La Liga pada musim 2006-2007. Namun mereka pernah menelan kekalahan telak dengan skor 10-1 dua kali pada musim 1949-1950.

Barcelona adalah tim pertama yang mengalahkan mereka dengan skor besar tersebut setelah unggul 4-0 di babak pertama. Nastic juga menelan dengan serupa dari Celta Vigo pada musim yang sama. Mereka akhirnya menyelesaikan musim kalai itu di peringkat 13. Nastic sekarang sedang bermain di divisi Segunda.

Ada klub lain juga yang mampu meraih hasil dengan skor mencolok 10-1. Real Madrid mengalahkan Las Palmas di musim 1958-1959, Athletic Bilbao mengalahkan Real Zaragoza di musim 1951-1952 dan Deportivo La Coruna mengalahkan Lleida di musim 1950-1951.
6 dari 6 halaman

Real Madrid 10-2 Rayo Vallecano (2015)

Real Madrid 10-2 Rayo Vallecano (2015)

Bos Real Madrid kala itu Rafael Benitez sedang berada di bawah tekanan setelah kalah tiga dari lima pertandingan La Liga. Ketika Rayo Vallecano unggul 2-1 di Santiago Bernabeu, Los Vallecanos pasti berpikir itu adalah hari keberuntungan mereka. Namun situasi berubah drastis ketika Tito diusir wasit.

Setelah Gareth Bale menyamakan kedudukan dengan sundulan, Vallecano justru harus bermain dengan sembilan pemain setelah Raul Baena menerima kartu kuning kedua. Unggul jumlah pemain tak disia-siakan Los Blancos untuk membombardir gawang Vallecano hingga mencapai skor akhir 10-2.

Pada pertandingan tersebut Gareth Bale mencetak empat gol dan Karim Benzema membukukan hattrick. Ini adalah untuk pertama kalinya selama lebih dari lima puluh tahun Real Madrid mampu mencetak 10 gol dalam satu pertandingan.