6 Tim Tuan Rumah Yang Pernah Menjadi Juara Piala Dunia
Aga Deta | 4 Juli 2018 10:37
Bola.net - Bola.net - Perjalanan tuan rumah Rusia di ajang Piala Dunia 2018 bisa dibilang cukup bagus. Mereka berhasil mengamankan satu tempat di babak perempat final.
Rusia sebelumnya mampu menyingkirkan Spanyol lewat adu penalti di babak 16 besar. Kemenangan itu tentu saja disambut gembira oleh pendukung tuan rumah.
Rusia selanjutnya akan berhadapan dengan Kroasia di babak perempat final. Kini tim asuhan Stanislav Cherchesov itu punya harapan yang besar untuk menjadi juara.
Berikut ini enam tim tuan rumah yang pernah menjadi juara di Piala Dunia seperti dilansir Sportskeeda.
Uruguay (1930)

Piala dunia yang pertama ini hanya menampilkan 13 tim. Uruguay Argentina, AS dan Yugoslavia berhasil mencapai fase empat besar. Uruguay mengalahkan Yugoslavia di semifinal dengan kemenangan 6-1 sementara Argentina menghancurkan AS dengan skor yang sama.
Final sesama tim Amerika Selatan dimainkan di Estadio Centenario untuk memperebutkan juara dunia yang pertama. Uruguay kemudian berhasil mengalahkan Argentina 4-2 di final dan menjadi juara dunia.
Italia (1934)

Italia berhasil mengulangi kesuksesan ini empat tahun kemudian di Prancis tetapi kemenangan di negara mreka sendiri jauh lebih berkesan dan orang Italia sangat menghargai ini sampai sekarang. Azzurri mengalahkan AS, Spanyol, dan Austria sebelum maju ke final untuk melawan Ceko.
Penyerang legendaris Inter Milan Giuseppe Meazza dinobatkan sebagai pemain terbaik di turnamen tersebut.
Inggris (1966)

Yang membuat kemenangan ini sangat berkesan adalah ini diraih di tanah Inggris. Inggris memulai kampanye mereka dengan biasa-biasa saja setelah meraih hasil imbang melawan Uruguay tetapi kemudian mereka mampu menghancurkan semua lawan yang menghadang.
Mengalahkan tim seperti Argentina di perempat final sebelum menang atas Portugal di semifinal, Inggris melanjutkan perjalanan mereka ke final.
Mereka bertemu dengan Jerman Barat di final. Setelah tidak ada yang menjadi pemenang hingga 90 menit, pertandingan berlanjut ke ke babak tambahan. Geoff Hurst mencetak hattrick di final untuk mengunci kemenangan bagi Inggris. Ini adalah satu-satunya hattrick yang pernah dicetak di final Piala Dunia.
Jerman Barat

Ini adalah gelar dunia kedua untuk Jerman Barat, tetapi menjadi juara di depan publik sendiri tentu sangat berkesan buat mereka. Jerman barat hanya menempati posisi kedua di fase grup awal setelah kalah dari tim rival Jerman Timur 1-0 di Hamburg. Namun, mereka kemudian mampu memenangkan setiap pertandingan untuk bertemu Belanda di final.
Jerman Barat menang atas Belanda setelah Gerd Muller mencetak gol kemenangan untuk memenangkan piala dunia kedua.
Argentina (1978)

Pada tahun 1978, tim muda Argentina yang didominasi oleh pemain River Plate mampu memenangkan Piala Dunia.
Hanya Mario Kempes, pemain yang menjadi aktor kesuksesan Argentina, yang bermain di luar Argentina. Kempes mencetak enam gol dan menjadi pencetak gol terbanyak di turnamen. Dia juga meraih trofi pemain terbaik.
Ini adalah untuk terakhir kalinya Piala Dunia diikuti oleh 16 negara. Argentina berhasil mengalahkan Belanda di final di Estadio Monumental untuk memenangkan gelar dunia pertama mereka sementara Brasil dan Italia meraih tempat ketiga dan keempat.
Prancis (1998)

Prancis yang dikapteni oleh Didier Deschamps tidak terkalahkan sepanjang jalannya turnamen. Prancis memulai fase knockout dengan mengalahkan Paraguay sebelum menang adu penalti melawan Italia. Mereka kemudian menundukkan tim kejutan Kroasia untuk sampai ke final.
Zinedine Zidane menjadi bintang di final dengan mencetak dua gol saat mengalahkan Brasil. Ini merupakan satu-satunya kemenangan Prancis di Piala Dunia hingga saat ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
LATEST UPDATE
-
Musim Gagal Real Madrid: Florentino Perez Akui Salah Pilih Pelatih
Liga Spanyol 22 April 2026, 01:00
-
Inter Milan Cari Pengganti Sommer, Legenda Klub Ajukan 3 Kandidat Kiper
Liga Italia 22 April 2026, 00:37
-
Jose Mourinho Tawarkan Diri ke Real Madrid, Ada Urusan yang Belum Selesai
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:22
-
Barcelona Perlu Buka Ruang Finansial: 5 Pemain Bisa Dilepas
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:13
-
Barcelona Butuh Pemimpin untuk Wujudkan Mimpi Liga Champions Hansi Flick
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:06
-
Tawaran Rp400 Miliar dari Arab untuk Gelandang Muda Barcelona
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:02
-
Samator Kalahkan Garuda Jaya 3-0, Satu Langkah Lagi Menuju Podium ke-3 Proliga 2026
Voli 21 April 2026, 23:57
-
Hansi Flick Tegaskan Komitmen Perpanjang Kontrak di Barcelona
Liga Spanyol 21 April 2026, 23:52
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Alaves: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Spanyol 21 April 2026, 23:34
-
Tempat Menonton Brighton vs Chelsea: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 21 April 2026, 23:18
-
Juventus Sudah Membaik, tapi Kualitas Skuad Masih Belum Cukup untuk Bersaing
Liga Italia 21 April 2026, 22:49
-
Juventus Inginkan Gelandang Atalanta, tapi Harga Tinggi Jadi Rintangan
Liga Italia 21 April 2026, 22:22
-
Prediksi Barcelona vs Celta 23 April 2026
Liga Spanyol 21 April 2026, 21:51
-
Prediksi Burnley vs Man City 23 April 2026
Liga Inggris 21 April 2026, 21:29
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59




