7 Kandidat Pengganti Niko Kovac di Bayern Munchen
Aga Deta | 29 November 2018 13:56
Bola.net - Bola.net - Sudah bukan rahasia lagi kalau Niko Kovac saat ini sedang berada di bawah tekanan untuk mempertahankan pekerjaannya di Bayern Munchen. Sebab Die Roten sedang mengalami periode yang sulit di bawah kepemimpinannya.
Setelah memenangkan Piala Super Jerman melawan mantan klubnya Eintracht Frankfurt pada awal musim, Bayern hanya memenangkan enam dari 12 pertandingan Bundesliga musim ini, lainnya berakhir dengan tiga imbang dan tiga kekalahan.
Setelah meraih hasil imbang 3-3 melawan Fortuna Dusseldorf di pertandingan terakhir, Bayern saat ini tertinggal sembilan poin dari Borussia Dortmund di puncak klasemen. Hal itu menimbulkan spekulasi lebih lanjut seputar masa depan pelatih berusia 47 tahun tersebut.
Pria asal Kroasia itu bisa didepak dari Bayer dalam waktu dekat jika tak kunjung membalikkan keadaan. Namun, tim Jerman tentu tidak akan kekurangan pilihan untuk menggantikan Kovac.
Berikut ini tujuh kandidat pelatih untuk menggantikan Niko Kovac di Bayern Munchen seperti dilansir FTB90.
Arsene Wenger

Arsene Wenger sudah menganggur sejak mengakhiri kebersamaannya dengan Arsenal pada akhir musim 2017/18. Namun, laporan belakangan ini menyebutkan pelatih Prancis itu bisa mengisi posisi di Allianz Arena.
Pria berusia 69 tahun itu punya banyak pengalaman untuk membantu Bayern Munich keluar dari krisis mereka saat ini. Wenger sudah memenangkan tiga gelar Premier League dan tujuh Piala FA selama waktunya di London utara, serta memenangkan gelar Ligue 1 engan AS Monaco pada musim 1987/88.
Meski menangani klub terbesar di Jerman tentu saja merupakan proyek yang tidak mudah, Wenger bisa menjadi orang yang tepat pada waktu yang tepat untuk Die Roten.
Zinedine Zidane

Setelah meraih Liga Champions ketiga berturut-turut pada akhir musim 2017/18, Zinedine Zidane mengumumkan mundur dari Real Madrid dan sejak saat itu masih belum melatih lagi.
Setelah memenangkan gelar La Liga dan Piala Super Spanyol, bersama dengan banyak trofi lainnya selama bertugas di Santiago Bernabeu, Zidane pasti akan mendapat mendapatkan banyak respek di ruang ganti Bayern Munchen.
Banyak yang menyebut kesuksesan Zidane sebagai pelatih karena skuat yang diwariskan di Spanyol. Namun, Bayern bisa menjadi wadah bagi pria berusia 46 tahun itu untuk membuktikan kualitasnya.
Antonio Conte

Manajer lainnya yang tidak punya pekerjaan sejak musim panas, Antonio Conte bisa memberikan solusi cepat di Bayern Munchen setelah meraih kesuksesan di Chelsea.
Musim pertama Conte di Stamford Bridge menghasilkan gelar Premier League, meski musim keduanya jauh dari sempurna. Ia dikabarkan terlibat perseteruan dengan beberapa pemain dan harus meninggalkan klub meski memenangkan FA Cup.
Conte memenangkan tiga gelar Serie A antara 2011-2014 di Juventus. Ia bisa melakukan hal yang sama apabila datang ke Bayern.
Leonardo Jardim

Leonardo Jardim tidak punya klub sejak dipecat AS Monaco pada bulan Oktober menyusul start yang buruk pada musim ini. Penjualan pemain terbaik pada musim panas ditengarai menjadi penyebab terpuruknya Monaco.
Kehebatan pria berusia 44 tahun itu terlihat pada musim 2016/17. Ia mampu mengantarkan Monaco meraih gelar Ligue 1 dengan mengalahkan klub kaya raya PSG dan menembus semifinal Liga Champions, mengalahkan tim-tim seperti Manchester City dan Borussia Dortmund.
Jardim mungkin tidak berada di urutan terdepan jika mereka memutuskan untuk memecat Kovac, namun penunjukannya bisa menjadi sesuatu yang cerdas jika mendapat waktu yang cukup.
Joachim Loew

Jerman mengalami periode yang sulit pada tahun 2018 setelah tersingkir dari Piala Dunia di babak penyisihan grup untuk pertama kalinya sejak 1938 sebelum terdegradasi dari Grup A1 dalam Nations League. Itu artinya posisi Joachim Loew bisa diganti.
Pelatih berusia 58 tahun itu sudah menangani Die Mannschaft sejak 2006. Ia sudah menghabiskan banyak waktu dengan pemain terbaik Jerman dan kebanyakan berasal dari Bayern Munchen sehingga bisa menguntungkan dirinya.
Juara Piala Dunia 2014 belum menangani klub di negara mana pun sejak 2004 setelah memimpin Austria Wina. Namun, pengalamannya di tim nasional bisa membantunya di Allianz Arena.
Marco Rose

Marco Rose saat ini memasuki musim keduanya di RB Salzburg setelah menjalani musim debut yang luar biasa di tim Austria.
Pria berusia 42 tahun itu membantu Salzburg mengamankan gelar liga kelima berturut-turut dengan selisih 13 poin dari Sturm Graz. Namun, performa mereka di Liga Europa yang menarik perhatian.
Salzburg mampu mencapai babak semifinal sebelum dihentikan Marseille. Mereka mampu menyingkirkan Borussia Dortmund dan Lazio di babak sebelumnya sehingga menjadi bahan pembicaraan di Eropa.
Untuk membuktikan bahwa musim lalu bukanlah kebetulan, tim asuhan Rose sudah unggul 12 poin di puncak klasemen liga Austria dan memuncaki grup Liga Europa mereka yang terdiri dari RB Leipzig dan Celtic.
Mark van Bommel

Jika Bayern Munchen ingin kembali menunjuk mantan pemainnya - meski saat ini mereka tidak sukses dengan Niko Kovac - maka satu orang yang bisa pertimbangkan raksasa Jerman itu adalah pelatih PSV Eindhoven, Mark van Bommel.
Pria asal Belanda itu pernah bermain untuk Die Roten antara 2006-2011, memenangkan dua gelar Bundesliga dan dua Piala Jerman di sana. Saat ini mereka menikmati start yang sempurna di Eredivisie bersama PSV dengan memenangkan 13 pertandingan di liga.
Pelatih berusia 41 tahun itu mengambil alih tim Belanda pada musim panas dan itu adalah pekerjaan pertamanya sejak pensiun. Namun, kesempatan untuk menangani Bayern jelas akan terlalu bagus untuk ditolak.
Video Menarik
Manajer tim Persib Bandung, Umuh Muchtar, membagi-bagikan uang kepada Bobotoh setelah konvoi juara Persib U-19.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Drawing Liga Champions: Calon Lawan Wakil-wakil Jerman
Liga Champions 27 Agustus 2026, 11:01
-
Semua yang Perlu Diketahui Fans Real Madrid Tentang Drawing Liga Champions
Liga Champions 27 Agustus 2026, 10:55
-
Calon Lawan Liverpool di Drawing Liga Champions 2026-27
Liga Champions 27 Agustus 2026, 10:25
-
Barcelona Menanti Lawan di Drawing Liga Champions 2026-27
Liga Champions 27 Agustus 2026, 10:07
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Java United vs Garudayaksa FC, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 14:30
-
Tantang Juventus, Ruben Amorim Indikasikan Rekrutan Baru AC Milan Bisa Debut
Liga Italia 6 September 2026, 14:02
-
Juventus Tim Kuat, Tapi AC Milan Siap Bawa Pulang 3 Poin dari Turin!
Liga Italia 6 September 2026, 13:52
-
Hadapi AC Milan, Juventus Nantikan Tuah Nick Woltemade
Liga Italia 6 September 2026, 13:41
-
Juventus Akui AC Milan Sekarang Makin Berbahaya Sejak Dilatih Ruben Amorim
Liga Italia 6 September 2026, 13:32
-
Tantang Australia, Menang Harga Mati untuk Timnas Indonesia U-20
Tim Nasional 6 September 2026, 11:00
-
Jadwal Timnas Indonesia U-20 vs Australia Sore Ini: Laga Hidup dan Mati Garuda Muda!
Liga Inggris 6 September 2026, 10:30
-
Messi Bikin Assist, Inter Miami Dua Kali Kena Comeback Atlanta United
Bola Dunia Lainnya 6 September 2026, 10:08
-
Real Madrid Terpeleset Lawan Real Betis, Bos Barcelona: Bodo Amat!
Liga Spanyol 6 September 2026, 10:00
-
Tantang Valencia, Lamine Yamal Bakal Absen Bela Barcelona?
Liga Spanyol 6 September 2026, 09:30
-
Jamu Chelsea, 3 Pemain Arsenal Berpotensi Comeback
Liga Inggris 6 September 2026, 09:00
-
Arsenal vs Chelsea, Mikel Arteta Siap Kesampingkan Pertemanan dengan Xabi Alonso
Liga Inggris 6 September 2026, 08:30
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51


