7 Pemain Gagal di Premier League yang Jadi Bintang di Liga Turki
Aga Deta | 19 Februari 2025 16:54
Bola.net - Beberapa mantan pemain Tottenham, Liverpool, Manchester United, Chelsea, dan West Ham sempat kesulitan di Premier League. Namun, mereka justru menemukan kesuksesan di Liga Turki dan menjadi idola di sana.
Nama-nama besar seperti Robin van Persie, Didier Drogba, dan Edin Dzeko pernah bermain di Turki di akhir karier mereka. Meski begitu, ada pemain lain yang mungkin tidak bersinar di Inggris, tetapi justru tampil luar biasa di Liga Turki.
Beberapa dari mereka mengalami kesulitan beradaptasi di Premier League. Namun, begitu pindah ke Turki, performa mereka meningkat drastis dan mendapat pengakuan besar.
Liga Turki menjadi tempat bagi pemain yang gagal di liga lain untuk membangun kembali kariernya. Lingkungan yang berbeda dan peran yang lebih besar membuat mereka bisa menunjukkan kualitas terbaik.
Berikut tujuh pemain yang gagal di Premier League tetapi berhasil menjadi bintang di Liga Turki.
1. Davinson Sanchez

Davinson Sanchez memang tidak bisa disebut sebagai pemain gagal di Tottenham. Bek asal Kolombia itu tampil lebih dari 150 kali untuk Spurs, meski tidak berkembang seperti yang diharapkan. Mauricio Pochettino sempat memujinya sebagai calon bek terbaik dunia saat ia tiba pada 2017.
Setelah gagal menjadi pemimpin lini belakang Spurs, ia hengkang ke Galatasaray pada 2023. Di Turki, penampilannya mendapat pujian, bahkan legenda klub Servet Cetin menyebutnya lebih baik dari Virgil van Dijk. Sanchez dinilai memiliki kecepatan, kemampuan bertahan satu lawan satu, dan distribusi bola yang baik.
Musim lalu, ia menjadi pilar utama saat Galatasaray menjuarai Super Lig dengan rekor 102 poin. Musim ini, ia kembali tampil solid dalam upaya mempertahankan gelar dan bersaing dengan tim asuhan Jose Mourinho, Fenerbahce.
2. Fabio Borini

Fabio Borini punya momen ikonik di Sunderland, terutama saat mencetak gol di derby Tyne-Wear. Tapi di luar itu, kariernya di Inggris tidak terlalu mengesankan.
Setelah gagal bersinar di AC Milan dan Hellas Verona, Borini menemukan kembali ketajamannya di Turki. Bersama Fatih Karagumruk, ia mencetak 20 gol dan 9 assist dalam satu musim.
Kini ia kembali ke Italia dan berjuang menemukan performa terbaiknya di Sampdoria. Catatan golnya di Turki tetap menjadi sorotan dalam perjalanan kariernya.
3. Mame Biram Diouf

Mame Biram Diouf gagal bersinar di Manchester United setelah direkrut dari Molde pada 2009. Masa pinjamannya di Blackburn Rovers juga tidak terlalu impresif.
Di Stoke City, kerja kerasnya dihargai meski catatan golnya kurang memuaskan. Setelah tim terdegradasi, ia pindah ke Hatayspor dan tampil tajam di Turki.
Biram Diouf mencetak 19 gol dalam satu musim, lebih banyak dari lima musim terakhirnya di Inggris. Ada juga momen ikonik saat ia menjadi kiper dalam adu penalti dan menang.
4. Bafetimbi Gomis

Bafetimbi Gomis dikenal dengan selebrasi khasnya yang ikonik. Momen-momen terbaiknya sering membuat orang lupa akan performanya di Premier League.
Di Swansea City, ia hanya mencetak 13 gol dalam dua musim. Catatan itu jauh dari masa jayanya di Ligue 1 bersama Saint-Etienne, Lyon, dan Marseille.
Setelah hengkang, Gomis menemukan kembali ketajamannya di Galatasaray. Ia memenangkan dua gelar liga dan sempat menjadi top skor dengan 29 gol.
5. Alexander Sorloth

Alexander Sorloth punya karier yang naik turun dengan banyak kejutan. Dari gagal total di Premier League hingga bersinar di Turki, ia terus membuktikan dirinya.
Setelah mencetak 24 gol di Trabzonspor, ia gagal bersinar di RB Leipzig. Namun, di La Liga, ia menemukan kembali ketajamannya bersama Villarreal dan Atletico Madrid.
Musim ini, Sorloth menjadi pemain kunci bagi Diego Simeone. Gol penaltinya di menit akhir melawan Barcelona menjadi salah satu momen terbaiknya.
6. Enner Valencia

Enner Valencia tidak pernah benar-benar bersinar di Premier League. Ia hanya mencetak delapan gol untuk West Ham dan tiga gol saat dipinjamkan ke Everton.
Setelah tiga tahun di Meksiko bersama Tigres, Valencia menemukan performa terbaiknya di Fenerbahce. Dalam 116 pertandingan, ia mencetak 59 gol dan menjadi andalan di lini depan.
Musim terakhirnya di Turki adalah yang paling produktif. Ia mencetak 29 gol dalam 31 laga liga, meskipun Fenerbahce gagal meraih gelar juara.
7. Michy Batshuayi

Michy Batshuayi menjadi pahlawan Fenerbahce di final Turkish Cup 2023. Ia mencetak dua gol dalam kemenangan 2-0 atas Istanbul Basaksehir.
Meski kesulitan di Chelsea dan Crystal Palace, Batshuayi menemukan ketajamannya di Turki. Sejak 2021, ia membela Besiktas, Fenerbahce, dan Galatasaray, selalu mencetak dua digit gol setiap musim.
Ia telah memenangkan Super Cup bersama Besiktas dan Turkish Cup dengan Fenerbahce. Kini, meski pindah ke Eintracht Frankfurt, ia tetap berpeluang meraih medali juara liga bersama Galatasaray.
Sumber: Planet Football
Baca Juga:
6 Pemain Top yang Bisa Ditebus Arsenal, Man United, dan Liverpool Berkat Klausul Murah
6 Penyerang Muda yang Dilepas Arsenal Terlalu Cepat, Termasuk Debutan Man United & Harry Kane
6 Transfer Premier League yang Lebih Mahal dari Antony, Bagaimana Performa Mereka?
Cedera Parah, 9 Pemain Premier League Ini Absen Sampai Musim 2025/2026
9 Pemain dan Pelatih yang Pernah Menentang Roy Keane: Maddison, Haaland, Klopp
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



