9 Manajer Non-Eropa Yang Menangani Klub Premier League
Aga Deta | 10 April 2018 10:14
Bola.net - Bola.net - Mauricio Pochettino menjadi manajer non-Eropa pertama yang memenangkan 200 pertandingan Premier League pada akhir pekan kemarin. Manajer tersebut menorehkan prestasi gemilang itu setelah menang atas tuan rumah Stoke City.
Pochettino mengawali kiprahnya di Premier League bersama Southampton sebelum mengambil alih Spurs pada tahun 2014. Pria asal Argentina itu kini sudah menjadi salah satu manajer yang cukup dihormati di kasta tertinggi sepakbola Inggris.
Berikut ini sembilan manajer non-Eropa yang menangani klub Premier League seperti dilansir FTB90.
Darren Moore (West Brom)

Darren Moore (West Brom)
Meskipun lahir di Birmingham, pelatih interim West Brom yang baru Darren Moore diakui sebagai orang Jamaika oleh komunitas sepakbola setelah membela negara pulau tersebut di level internasional selama karir bermainnya.Mantan bek tengah ini memimpin pertandingan West Brom pertamanya pada akhir pekan kemarin dan membantu The Baggies mengamankan satu poin melawan Swansea City. Dia kemungkinan akan tetap menangani klub hingga akhir musim, tetapi hanya keajaiban yang akan menyelamatkan klub dari degradasi.
Bob Bradley (Swansea City)

Bob Bradley (Swansea City)
Juru taktik asal Amerika Serikat Bob Bradley mempunyai reputasi sebagai manajer yang solid di Major League Soccer dan di level internasional setelah memimpin tim nasional Amerika Serikat di dua Piala Dunia. Namun, pengangkatannya di Swansea pada Oktober 2016 disambut dengan skeptisisme dan ejekan.Akhirnya, masa jabatan Bradley hanya bertahan 11 pertandingan saat The Swans turun drastis di klasemen setelah timnya hanya bisa mengumpulkan delapan poin dari 24 yang tersedia.
Luiz Felipe Scolari (Chelsea)

Luiz Felipe Scolari (Chelsea)
Chelsea memutuskan menunjuk Luiz Felipe Scolari pada musim panas 2008. Manajer asal Brasil itu memimpin negaranya ke Piala Dunia pada tahun 2002 dan membawa Portugal ke final Euro 2004 dan tempat keempat di Piala Dunia 2006, tetapi ia tidak menangani klub sejak tahun 2001.Terlebih lagi, dia tidak pernah menangani klub di Eropa dan dia kesulitan beradaptasi setelah bertahun-tahun berkiprah di kancah internasional. Akibatnya, Scolari dipecat setelah hanya tujuh bulan di Stamford Bridge.
Mauricio Pellegrino (Southampton)

Mauricio Pellegrino (Southampton)
Murid Rafael Benitez, Mauricio Pellegrino tidak mampu menunjukkan penampilan yang kuat di La Liga, di mana ia tampil mengesankan sebagai pelatih Deportivo Alaves, ke Premier League setelah ditunjuk oleh Southampton untuk menggantikan Claude Puel pada musim panas lalu.Meski ada kemajuan yang kuat di FA Cup, pelatih asal Argentina itu hanya mampu mempersembahkan dua kemenangan untuk The Saints dalam 21 pertandingan di Premier League antara Oktober dan Maret. Hal ini menyebabkan dirinya dipecat.
David Wagner (Huddersfield)

David Wagner (Huddersfield)
Mantan pemain internasional Amerika Serikat David Wagner mendekati akhir musim pertamanya sebagai manajer Premier League dan masih punya peluang bagus untuk mempertahankan Huddersfield di divisi setelah mendapatkan promosi dari Championship di musim 2016/17.Lahir di Jerman, Huddersfield adalah pekerjaan pertama Wagner di level senior setelah sebelumnya bertanggung jawab atas tim cadangan Borussia Dortmund selama masa kepemimpinan Jurgen Klopp.
Osvaldo Ardiles (Tottenham)

Osvaldo Ardiles (Tottenham)
Pemenang Piala Dunia 1978 bersama Argentina, legenda Tottenham Ossie Ardiles kembali ke White Hart Lane sebagai manajer pada 1993 setelah memulai karir kepelatihannya dengan Swindon dan Newcastle.Setelah menikmati kesuksesan dengan Spurs sebagai pemain, Ardiles kurang berhasil sebagai manajer. Klub finis di peringkat 15 di Premier League pada 1993/94 dan Ardiles dipecat pada bulan Oktober di musim berikutnya setelah awal yang buruk meski sudah belanja besar di musim panas.
Gustavo Poyet (Sunderland)

Gustavo Poyet (Sunderland)
Sunderland beralih ke Gus Poyet pada musim gugur 2013 setelah menjalani awal yang buruk di Premier League di bawah Paolo Di Canio. Pria Uruguay itu akhirnya berhasil membawa timnya lolos dari degradasi beberapa bulan kemudian.Poyet sebelumnya mempunyai reputasi yang solid sebagai manajer di Inggris setelah empat tahun menangani Brighton di League One dan Championship. Namun dia dipecat setelah menjalani 29 pertandingan liga di musim keduanya di Wearside dan Sunderland turun kasta lagi.
Manuel Pellegrini (Manchester City)

Manuel Pellegrini (Manchester City)
Pelatih Chili Manuel Pellegrini memulai karinya di Eropa dengan Villarreal, sebelum menangani Real Madrid dan Malaga. Dia kemudian direkrut oleh Manchester City pada 2013 dan menjadi satu-satunya manajer non-Eropa yang memenangkan gelar Premier League.Kesuksesan itu terjadi pada musim debutnya di 2013/14, tetapi Pellgrini tidak bisa memberikan kesuksesan lagi dan digantikan oleh Josep Guardiola di musim panas 2016.
Mauricio Pochettino (Southampton & Tottenham)

Mauricio Pochettino (Southampton & Tottenham)
Mauricio Pochettino memimpin pertandingan ke-200nya sebagai manajer Premier League pada akhir pekan kemarin, lebih dari lima tahun sejak pertama kali tiba di Inggris pada Januari 2013.Pria asal Argentina itu dianggap sebagai pilihan yang kurang populer untuk menyelamatkan Southampton dari degradasi pada musim debut mereka setelah kembali di papan atas, tetapi ia bisa memberikan kesuksesan. Dia kemudian direkrut oleh Tottenham dan sekarang menjadi pelatih yang paling dihormati dan dibicarakan di Eropa.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dirumorkan Bakal Angkut Berlian Arsenal, Begini Sikap Manchester United
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 17:00
-
Marcus Rashford, Kartu AS Manchester United di Musim 2026/2027
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 16:30
-
Absen di Community Shield, Rodri Tes Medis di Barcelona?
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 16:04
-
Here We Go! Juventus Angkut Kiper Baru dari Inggris
Liga Italia 17 Agustus 2026, 15:52
LATEST UPDATE
-
Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
Liga Italia 17 Agustus 2026, 23:59
-
Dewata Challenge Series 2026: Eliano Reijnders Siap Bermain Lawan Bali United
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 23:36
-
Klub Saudi Pro League Bermiant Pada Pedro Neto, Chelsea Tergoda Jual?
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 23:30
-
Real Madrid Siap Lepas Eduardo Camavinga ke MU, Minta Harga Segini
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 23:00
-
Michael Carrick Pelatih Bagus, Tapi Tidak Akan Sanggup Bawa MU Juara!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 22:34
-
Rodri Pilih Nomor Punggung Ini di Barcelona, Ada yang Harus Mengalah!
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 22:12
-
Mariano Peralta Merasa Makin Nyetel di Persib Bandung
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 22:12
-
Barcelona Siapkan Manuver Kejutan: Viktor Gyokeres Masuk Radar Transfer
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 21:23
-
Here We Go! AC Milan Gelontorkan Rp 1 Triliun untuk Boyong Pemain Timnas Belgia Ini
Liga Italia 17 Agustus 2026, 20:57
-
Tidak Ada yang Gratis Bagi Marcus Rashford di MU: Dia Harus Berjuang!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 20:30
-
3 Tahun Deco di Barcelona: Sang Arsitek Era Baru Blaugrana
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 20:16
-
Juventus Incar 2 Pemain AC Milan Sekaligus: Youssouf Fofana dan Fikayo Tomori
Liga Italia 17 Agustus 2026, 19:18
-
Juventus Resmikan Transfer John Lucumi dari Bologna
Liga Italia 17 Agustus 2026, 19:04
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59



