Djed Spence Segera Gabung Inter Milan, Ini Kelebihan dan Kekurangannya

Djed Spence Segera Gabung Inter Milan, Ini Kelebihan dan Kekurangannya
Aksi Djed Spence pada laga Inggris vs Ghana di Piala Dunia 2026 (c) AP Photo/Petr David Josek

Bola.net - Djed Spence menjadi salah satu pemain Tottenham yang berpeluang meninggalkan klub pada bursa transfer musim panas ini. Inter Milan disebut menjadi tujuan berikutnya setelah bek asal Inggris tersebut kesulitan mendapatkan tempat utama di London Utara.

Spence baru saja tampil cukup baik bersama Timnas Inggris di Piala Dunia 2026. Ia bahkan menjawab kritik Thomas Tuchel dengan performa impresif selama turnamen di Amerika Serikat.

Namun, situasi di Tottenham berubah drastis setelah Roberto De Zerbi melakukan perombakan skuad. Dengan Destiny Udogie, Pedro Porro, dan Andrew Robertson berada di depan Spence dalam persaingan posisi bek sayap, peluang bermainnya semakin terbatas.

Inter Milan melihat kesempatan untuk membawa Spence ke Serie A. Dengan Denzel Dumfries sudah pindah ke Real Madrid, pemain berusia 26 tahun itu berpeluang langsung masuk ke susunan pemain utama Nerazzurri.

Tottenham Berubah di Bawah Roberto De Zerbi

Tottenham memasuki musim 2026/2027 dengan banyak perubahan setelah kedatangan De Zerbi. Pelatih asal Italia tersebut melakukan penyegaran skuad dengan mendatangkan sejumlah pemain baru untuk memperkuat tim.

Sandro Tonali, Mateus Fernandes, Jan Paul van Hecke, Marcos Senesi, Andrew Robertson, dan Martin Dubravka termasuk pemain yang sudah bergabung. Di sisi lain, Tottenham juga melepas Joao Palhinha, Randal Kolo Muani, Manor Solomon, Yves Bissouma, dan beberapa pemain lainnya.

Perubahan tersebut membuat persaingan di posisi bek sayap semakin ketat. Udogie dan Porro diproyeksikan sebagai pilihan utama, sedangkan Robertson menjadi opsi berikutnya untuk mengisi posisi tersebut.

Situasi itu membuat Spence mempertimbangkan jalan keluar dari Tottenham. Inter Milan disebut siap memanfaatkan kondisi tersebut dengan mengajukan tawaran sekitar 30 juta euro atau sekitar Rp593 miliar berdasarkan kurs tengah BI terbaru yang tersedia.

Spence Bisa Langsung Jadi Andalan Inter

Spence Bisa Langsung Jadi Andalan Inter

Aksi Djed Spence dalam laga Inggris vs Selandia Baru, 7 Juni 2026. (c) AP Photo/Chris OMeara

Kepergian Dumfries ke Real Madrid membuat Inter membutuhkan pemain baru di posisi bek sayap. Jika transfer Spence terealisasi, ia berpeluang langsung mendapatkan peran penting dalam skuad asuhan Cristian Chivu.

Konsistensi menjadi salah satu keunggulan Spence selama musim 2025/2026. Ia mencatatkan 43 penampilan di seluruh kompetisi bersama Tottenham, hanya sedikit di bawah sejumlah pemain dengan jumlah pertandingan terbanyak di skuad.

Kemampuan bertahannya juga menjadi alasan kuat bagi Inter untuk mempertimbangkan transfer tersebut. Dari 57 tekel yang dilakukan, Spence berhasil memenangkan 37 di antaranya dengan tingkat keberhasilan mencapai 64,91 persen.

Spence juga memenangkan kembali penguasaan bola sebanyak 150 kali sepanjang musim. Ia terlibat dalam 365 duel satu lawan satu di lapangan, menunjukkan keberanian untuk terlibat dalam berbagai situasi permainan.

Statistik Bertahan Spence Jadi Modal Utama

Spence memiliki sejumlah angka yang menunjukkan kualitasnya sebagai pemain bertahan. Dari sisi tekel, persentase keberhasilannya menjadi salah satu yang terbaik di skuad Tottenham untuk pemain dengan jumlah tekel yang cukup tinggi.

Bek Inggris itu juga mampu memblok 16 umpan silang lawan sepanjang musim. Dalam urusan merebut kembali penguasaan bola, catatan 150 kali menunjukkan bahwa ia aktif membantu tim memutus serangan lawan.

Kemampuan dalam duel juga menjadi bagian penting dari permainan Spence. Ia memenangkan 104 duel satu lawan satu di area permainan dan menunjukkan kemauan untuk bekerja keras ketika menghadapi lawan secara langsung.

Dalam distribusi bola, Spence juga memiliki modal yang cukup baik. Ia menjadi salah satu dari sembilan pemain Tottenham yang melakukan lebih dari 1.000 umpan sepanjang musim, dengan tingkat keberhasilan mencapai 81,59 persen.

Spence Perlu Tingkatkan Kontribusi Menyerang

Masalah utama Spence terletak pada kontribusinya ketika Tottenham menguasai bola. Inter membutuhkan bek sayap yang mampu naik membantu serangan, tetapi statistik Spence di level klub menunjukkan ruang besar untuk berkembang.

Sepanjang musim lalu, Spence tidak mencetak gol dan tidak menghasilkan serangan balik cepat. Ia juga hanya menciptakan sedikit peluang serta mencatatkan 16 percobaan tembakan ke gawang.

Catatan tersebut berbeda dengan penampilannya bersama Inggris di Piala Dunia 2026. Spence mampu menunjukkan energi dan keberanian untuk bergerak maju sehingga Inter tentu berharap performa tersebut dapat dibawa ke level klub.

Jika transfer benar-benar terjadi, Chivu akan memiliki tugas untuk mengembangkan aspek menyerang Spence. Sang pemain sendiri memiliki modal penting berupa kecepatan, tenaga, semangat belajar, dan kemauan memberikan kemampuan terbaik dalam setiap pertandingan.

Inter juga perlu segera menyelesaikan transfer tersebut karena musim Serie A dan Premier League akan segera dimulai. Bagi Spence, kepindahan ke Italia bukan hanya kesempatan mendapatkan tempat utama, tetapi juga peluang untuk kembali memperkuat posisinya di Timnas Inggris di bawah Tuchel.

Sumber: Flashscore