9 Pemain Jerman dalam Sejarah Inter Milan Sebelum Yann Aurel Bisseck
Aga Deta | 14 Juli 2023 14:53
Bola.net - Inter Milan belum lama ini meresmikan kepindahan Yann Aurel Bisseck. Bek jangkung asal Jerman tersebut didatangkan dari klub Denmark, Aarhus.
Inter menebus klausul pelepasan Bisseck dari Aarhus sebesar 7 juta euro. Biaya transfernya akan dicicil tiga kali oleh Inter.
Bisseck diikat dengan kontrak jangka panjang. Pemain belakang berusia 22 tahun tersebut menandatangani kontrak sampai tahun 2028.
Kehadiran Bisseck bakal menambah kekuatan lini belakang Nerazzurri. Dia digadang-gadang sebagai pengganti Milan Skriniar yang hengkang ke PSG.
Bisseck sendiri bukanlah pemain Jerman pertama yang pernah bergabung dengan Inter. Sebelumnya, ada cukup banyak pemain dari negara tersebut yang pernah berseragam Nerazzurri.
Berikut ini sembilan pemain Jerman yang membela Inter Milan sebelum Yann Aurel Bisseck.
1. Robin Gosens

Inter Milan berhasil mendatangkan Robin Gosens pada bursa transfer Januari 2022. Bek sayap asal Jerman tersebut direkrut Nerazzurri dari sesama klub Serie A Atalanta.
Gosens awalnya bergabung Inter dengan status pinjaman. Nerazzurri kemudian membelinya secara permanen dari Atalanta pada musim panas 2022.
Sampai sejauh ini, Gosens sudah memainkan 58 pertandingan di semua kompetisi dengan mencetak lima gol dan satu assist. Dia dikontrak sampai tahun 2026 mendatang.
2. Lukas Podolski

Inter Milan mendatangkan Lukas Podolski dari Arsenal dengan status pinjaman pada paruh musim 2014/2015. Kariernya di Giuseppe Meazza tidak berlangsung lama.
Podolski memperkuat Inter selama setengah musim saja. Penyerang asal Jerman tersebut mendapat kesempatan tampil 18 kali di semua ajang dengan menyumbang satu gol.
Karena performanya tidak terlalu istimewa, Inter tidak mempermanekan Podolski pada akhir musim. Mantan pemain Bayern Munchen tersebut meninggalkan Inter tanpa mendapat satu trofi.
3. Matthias Sammer
Matthias Sammer bermain sebagai gelandang bertahan dan sweeper. Dia bergabung dengan Inter Milan pada awal musim 1992/93 setelah bermain dua musim di Stuttgart.
Namun, Sammer kesulitan beradaptasi dengan sepak bola Italia. Dia hanya memainkan 12 pertandingan dengan mencetak empat gol.
Sammer akhirnya kembali ke Jerman setelah hanya setengah musim di Italia. Dia meninggalkan Inter pada Januari 1993 dengan bergabung Borussia Dortmund.
4. Jurgen Klinsmann
Setelah bermain untuk Stuttgart, Jurgen Klismann pindah ke Italia dengan bergabung Inter Milan. Dia tercatat membela Nerazzurri pada tahun 1989 hingga 1992.
Karier Klinsmann di Giuseppe Meazza terbilang sukses. Penyerang asal Jerman tersebut dua trofi bersama Nerazzurri, yaitu Piala Super Italia dan Piala UEFA.
Klinsmann memainkan 123 penampilan di seluruh kompetisi dengan mencetak 40 gol untuk Inter. Dia kemudian hengkang ke AS Monaco setelah membela Nerazzurri selama tiga tahun.
5. Andreas Brehme
Andreas Brehme membela Inter Milan pada tahun 1988 hingga 1992. Ketika itu, Brehme yang berposisi sebagai pemain bertahan itu didatangkan Nerazzurri dari klub raksasa Jerman Bayern Munchen.
Bersama Inter, Brehme tampil dalam 155 pertandingan di semua ajang dan membuat 12 gol. Dia juga turut memenangkan gelar Serie A, Piala Super Italia, dan Piala UEFA.
Setelah empat musim membela Inter, Brehme melanjutkan kariernya di La Liga. Dia bermain bersama Real Zaragoza selama semusim sebelum kembali ke Jerman dengan Kaiserslautern.
6. Lothar Matthaus
Lothar Matthaus datang ke Inter Milan pada 1988 dari Bayern Munchen. Dia dianggap sebagai salah satu pemain Jerman terhebat dalam sejarah Nerazzurri.
Matthaus membela Inter selama empat musim. Gelandang asal Jerman tersebut memainkan 154 pertandingan di seluruh kompetisi dengan mengemas 53 gol.
Matthaus juga berhasil mempersembahkan tiga trofi bagi Nerazzurri, yaitu Piala Super Italia, Serie A dan Piala UEFA. Dia juga memenangi Ballon d'Or saat berseragam biru-hitam.
7. Karl-Heinz Rummenigge
Nama Karl-Heinz Rummenigge besar bersama Bayern Munchen. Pemain yang berposisi sebagai penyerang tersebut kemudian pindah ke Italia bersama Inter pada 1984.
Selama berseragam Nerazzurri, Rummenigge mencatat total 107 pertandingan di seluruh kompetisi. Dia mencetak 42 gol dari penampilannya tersebut.
Sayangnya, Rummenigge tak berhasil membawa Inter meraih trofi. Setelah tiga musim berkarier di Giuseppe Meazza, Rummenigge melanjutkan kariernya di Swiss bersama Servette.
8. Hansi Muller
Hansi Muller mengawali kariernya bersama Stuttgart. Setelah membela Jerman Barat di Piala Dunia 1982, dia pindah ke Italia untuk bermain bersama Inter Milan.
Semasa aktif bermain, Muller berposisi sebagai gelandang serang. Dia menghabiskan dua musim di Giuseppe Meazza atau hingga tahun 1984.
Muller tercatat membela Nerazzurri dalam 67 pertandingan dengan mencetak 13 gol. Setelah dari Inter, Muller melanjutkan kariernya di Como dan Swarovski Tirol.
9. Horst Szymaniak
Horst Szymaniak merupakan pemain Jerman pertama yang bermain di Inter Milan. Dia bergabung dengan Nerazzurri pada 1963 setelah didatangkan dari Catania.
Szymaniak adalah bagian skuat Inter saat memenangi Piala Champions pertama mereka. Ketika itu, Nerazzurri dibesut pelatih legendaris Helenio Herrera.
Szymaniak tercatat hanya satu musim membela Inter. Pemain yang berposisi sebagai gelandang itu membuat 12 penampilan di semua kompetisi sebelum pindah ke Varese.
Baca Juga:
- 6 Pemain yang Bisa Menggantikan Kylian Mbappe di PSG
- 9 Pemain Liverpool yang Pakai Nomor 9 Sebelum Darwin Nunez, Masih Ingat Andy Carroll dan Ricky Lambe
- 12 Pemain yang Direkrut AC Milan dari Chelsea Sebelum Christian Pulisic, Adakah yang Sukses?
- 6 Calon Pengganti Jordan Henderson di Liverpool
- 5 Pemain Spanyol dengan Penampilan Terbanyak di Premier League, De Gea Teratas!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mimpi Besar Eden Hazard: Dari Como, Cesc Fabregas Pindah Melatih ke Chelsea
Liga Inggris 6 Februari 2026, 16:26
LATEST UPDATE
-
Persaingan Memanas, Bandung BJB Tandamata Tak Boleh Tergelincir di Proliga 2026 Seri Malang
Voli 7 Februari 2026, 08:14
-
Ada Man Utd vs Tottenham dan Liverpool vs Man City: Jadwal Premier League Pekan Ini
Liga Inggris 7 Februari 2026, 08:00
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 7-8 Februari 2026
Liga Inggris 7 Februari 2026, 07:20
-
Efek Michael Carrick: Satu Kebijakan Sederhana yang Mengubah Wajah Manchester United
Liga Inggris 7 Februari 2026, 04:14
-
Livin Mandiri Akhirnya Pecah Telur di Putaran Kedua Proliga 2026
Voli 6 Februari 2026, 23:47
-
Alejandro Garnacho, Harga 40 Juta Euro, dan Ujian Kesabaran di Chelsea
Liga Inggris 6 Februari 2026, 21:26
-
Hasil Persib vs Malut United: Menang 2-0, Maung Bandung Masih Sempurna di Kandang
Bola Indonesia 6 Februari 2026, 21:01
-
3 Laga, 3 Kemenangan: Bagaimana Michael Carrick Membalik Nasib Manchester United
Liga Inggris 6 Februari 2026, 20:53
-
TULUS Ramaikan Ramadan di KLBB Festival 2026, Siap Hadirkan Malam Penuh Rasa di GBK
Lain Lain 6 Februari 2026, 20:33
-
Prediksi BRI Super League: Bali United vs Persebaya 7 Februari 2026
Bola Indonesia 6 Februari 2026, 20:27
LATEST EDITORIAL
-
Gelimang Uang Tak Menjamin Bahagia, 4 Bintang Saudi Pro League Ini Katanya Tak Kerasan
Editorial 5 Februari 2026, 11:49
-
8 Kandidat Klub Baru Cristiano Ronaldo Jika Berpisah dengan Al Nassr, Balik ke MU?
Editorial 4 Februari 2026, 15:31
-
10 Pemain Bebas Transfer yang Masih Bisa Direkrut Klub-Klub Top Eropa
Editorial 4 Februari 2026, 14:57
-
Dari Jeremy Jacquet hingga Alisson: 7 Pemain yang Menolak Chelsea untuk Liverpool
Editorial 3 Februari 2026, 14:14
-
10 Transfer Termahal Januari 2026
Editorial 3 Februari 2026, 11:42







