
Bola.net - Kebangkitan Como 1907 pada musim 2025/2026 menjadi salah satu cerita menarik di Serie A. Di bawah arahan Cesc Fabregas, klub promosi ini tampil berani, progresif, dan konsisten bersaing dengan tim papan atas.
Namun, di balik performa menjanjikan tersebut, muncul satu fakta yang mengundang perdebatan. Dalam dua laga terakhir melawan Fiorentina (28/1) dan Atalanta (1/2), Como menurunkan starting XI tanpa satu pun pemain Italia.
Minimnya pemain lokal di lapangan membuat identitas Como dipertanyakan, terutama di tengah wacana regenerasi sepak bola Italia. Data menit bermain di Transfermarkt jadi bukti bahwa pemain Italia memang sangat terbatas di skuad utama.
Situasi ini bukan kebetulan, melainkan hasil dari pendekatan teknis yang diterapkan Fabregas. Meski mengandalkan banyak pemain asing, Como mengklaim tengah menyiapkan fondasi jangka panjang untuk mengubah komposisi tersebut.
Ketimpangan yang Disadari Fabregas

Cesc Fabregas tidak menutup mata terhadap minimnya pemain Italia di timnya. Pelatih asal Spanyol itu secara terbuka mengakui adanya ketimpangan dalam komposisi skuad Como musim ini.
Fabregas menegaskan bahwa preferensinya tetap pada pengembangan pemain lokal. Namun, ia menyebut sulit menemukan talenta Italia yang cocok dengan kebutuhan teknis dan taktis permainan Como saat ini.
“Di Italia, jika Anda memainkan pemain muda dan dia tidak langsung meyakinkan, Anda akan mengeluarkannya,” kata Fabregas baru-baru ini, dikutip dari Football Italia.
“Jika saya percaya pada seorang pemain muda, dia akan bermain setidaknya tujuh atau delapan pertandingan sehingga saya dapat menilainya dengan benar," tegas Fabregas.
Membangun Masa Depan dari Dalam Klub

Meski masih bergantung pada pemain asing, Como tidak sepenuhnya menutup pintu bagi talenta Italia. Fabregas menegaskan bahwa ia dan direktur olahraga Ludi aktif mencoba merekrut pemain muda lokal.
Namun, realitas pasar menjadi tantangan besar. Banyak prospek terbaik Italia sudah terikat kontrak jangka panjang dengan klub-klub elite, membuat Como sulit bersaing dalam perekrutan langsung.
Sebagai solusi, Como mengalihkan fokus ke pengembangan internal. Tim Primavera menjadi fondasi utama proyek jangka panjang klub dalam menciptakan inti skuad berbasis pemain Italia.
Hasilnya mulai terlihat. Tim U-19 Como memimpin klasemen Primavera 2 dengan 37 poin dari 16 laga, mencetak 36 gol dan hanya kebobolan 15 kali.
Sumber: Football Italia
Klasemen Serie A 2025/2026
Baca Ini Juga:
- Lempar Petasan ke Arah Kiper Timnas Indonesia Emil Audero, Suporter Inter Ini Akhirnya Minta Maaf
- Prediksi Genoa vs Napoli 8 Februari 2026
- Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
- Christopher Nkunku Bangkit di Lapangan, Tapi Hubungannya dengan AC Milan Merenggang
- AC Milan Menang Telak 3-0, Ini 5 Pelajaran Dari Duel di Markas Bologna
- Terungkap, Mauro Icardi Nyaris Gabung Juventus di Januari 2026
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 29 Mei 2026 18:26Mantan Pelatih MU Jadi Kandidat Pelatih Baru AC Milan
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
italia 29 Mei 2026 18:26Mantan Pelatih MU Jadi Kandidat Pelatih Baru AC Milan
-
italia 29 Mei 2026 08:11Inter Milan dan Liverpool Semakin Dekat Sepakati Transfer Curtis Jones
-
italia 29 Mei 2026 07:46Dari Conte ke Allegri, Napoli Mengulang Jejak Sejarah Juventus
-
italia 29 Mei 2026 01:00Inter Milan dan Liverpool Sedikit Lagi Sepakati Transfer Curtis Jones
-
italia 28 Mei 2026 23:25Ederson Beres, Manchester United Bakal Beli Gelandang Lagi?
SOROT
-
Liputan6 29 Mei 2026 23:20Prediksi PSG vs Arsenal: Raja Prancis Ditantang Penguasa Inggris
-
Liputan6 29 Mei 2026 21:39Prabowo Kembali ke Jakarta Usai Kunjungan Kenegaraan di Prancis
-
Liputan6 29 Mei 2026 20:45Prabowo Terbitkan Perpres Kereta Cepat, Danantara Masuk Komite
MOST VIEWED
Masterclass Atalanta: Ederson Dibeli Hanya Rp456 Miliar, Dijual ke Manchester United Rp1.09 Trilun
Juventus Fix Bakal Cuci Gudang di Musim Panas, Tapi 2 Pemain Ini Tidak Dijual!
Here We Go! Massimiliano Allegri Jadi Pelatih Baru Napoli Pasca Dipecat Milan!
Kekacauan Besar di AC Milan: Allegri dan Ibrahimovic Dilaporkan Bentrok Fisik usai Rossoneri Gagal ke Liga Champions
HIGHLIGHT
6 Pemain yang Punya Gelar La Liga Lebih Banyak dar...
Xabi Alonso ke Chelsea? Ini 5 Bintang Real Madrid ...
5 Duel El Clasico Paling Gila: Dari Hattrick Bocah...
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid...
Jika Barcelona Mundur: 6 Destinasi Potensial Marcu...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/7283954/original/045334000_1780070049-IMG-20260529-WA0184.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5568950/original/053357800_1777407647-khvicha-kvaratskhelia-psg-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7279720/original/047984000_1780065450-IMG-20260529-WA0182.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7235899/original/026469000_1780020731-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3349413/original/030667000_1610633903-pexels-guilman-5960469.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2830637/original/072724300_1560822535-FOTO_0001.jpg)
