ANALISIS: Barca 1-1 Atletico, Badai Cedera
Editor Bolanet | 2 April 2014 06:44
Bola.net - Barcelona FC dan Atletico Madrid kembali melanjutkan 'tren' hasil imbang ketika kedua tim bertemu. Dalam leg pertama babak perempat final Liga Champions yang baru digelar, kedua tim hanya bermain imbang 1-1.
Golazo menawan membuka skor pada menit ke-56. Atletico mendapatkan apa yang mereka cari di Camp Nou; gol tandang.
Setelah kebobolan, Barca menjadi semakin dominan dan terus menekan Atleti. Usaha keras Barca berbuah manis ketika pada menit ke-71 menyelesaikan umpan cantik Andres Iniesta menjadi gol yang juga indah.
Berikut kami sajikan analisis singkat jalannya pertandingan laga dua tim La Liga di pentas Eropa ini. (bola/hsw)
1 dari 7 halaman
Statistik Laga

- Penguasaan Bola: 71%
- Shot: 19
- On Target: 6
- Umpan Sukses: 90%
- Pelanggaran: 16
- Sepak Pojok: 8
- Dribble: 19
- Tekel: 26
- Offside: 0
- Kartu Kuning: 2
- Kartu Merah: 0
Atletico Madrid
- Penguasaan Bola: 29%
- Shot: 6
- On Target: 2
- Umpan Sukses: 67%
- Pelanggaran: 24
- Sepak Pojok: 1
- Dribble: 3
- Tekel: 35
- Offside: 3
- Kartu Kuning: 6
- Kartu Merah: 0
2 dari 7 halaman
Penampilan Barcelona

Barca harus menjalani perubahan akibat cedera yang dialami oleh Gerard Pique. Secara mental, kehilangan Pique bisa berarti besar dalam pertandingan karena Barca sudah dipastikan kehilangan Victor Valdes karena cedera.
Lionel Messi berhasil dibendung Atleti lewat usaha berkelompok. Tapi kemudian visi brilian Andres Iniesta dan penyelesaian akhir menawan Neymar bisa membawa Barca lepas dari ketertinggalan.
Yang perlud diperbaiki dari permainan Barca adalah serangan mereka yang cukup mudah dibaca para pemain Atleti. Hal ini sebenarnya cukup wajar karena kedua tim sudah saling mengenal dengan baik. Tapi jika Gerardo Martino ingin keunggulan, mereka harus bisa mencari variasi baru untuk mengkreasi peluang.
3 dari 7 halaman
Penampilan Atletico

Barca kemudian menguasai pertandingan dan Atleti lebih banyak menunggu. Namun kesigapan Atleti membuat Barca tak banyak membahayakan gawang Thibaut Courtois.
Seperti Halnya Barca, Atleti juga harus menjalani perubahan rencana ketika Diego Costa dilanda cedera. Visi hebat Diego Simeone yang memasukkan Diego Ribas terbukti sukses membuat timnya unggul lebih dulu.
Courtois memang dipaksa membuat banyak penyelamatan gemilang, tapi secara umum pertahanan Atleti tampil sangat tangguh.
4 dari 7 halaman
Hasil Akhir Pertandingan

Namun sepakbola bukan cuma soal angka-angka. Sebuah pertandingan ketat bisa saja ditentukan oleh detail-detail kecil yang sekilas terlihat tidak terlalu relevan dengan hasil laga.
Intinya, Barcelona mungkin akan kecewa karena gagal mengantongi keunggulan. Mereka sudah melakukan segalanya untuk bisa mengungguli Atleti namun hal itu tak terjadi.
Meski demikian, Atleti juga pantas mendapatkan hasil positif jika melihat betapa bagusnya pertahanan mereka. Para pemain lini belakang Atleti silih berganti menghalau tembakan-tembakan Barca. Ini adalah pertunjukan karakter yang sebenarnya dari Atleti.
5 dari 7 halaman
Man of the Match

Meski lini penyerangan Barcelona terus berotasi dan berganti posisi, Godin nampak nyaman melayani siapa pun yang harus dihadapinya.Godin sekali lagi menunjukkan bahwa ia merupakan bek modern yang tak hanya tangguh dalam bertahan tapi juga bisa membaca permainan lawan dengan baik.
Momen terbaik Godin adalah ketika ia berhasil menghalau tendangan Iniesta yang mengarah ke gawang kosong. Secara umum, penampilan Godin sangat komplet.
6 dari 7 halaman
Flop of the Match

Bola kemudian dikirim Arda ke kaki David Villa yang sayangnya gagal memasukkan bola. Kesalahan Pinto cukup krusial namun ia beruntung karena Villa tidak bisa memanfaatkan peluang emas.
Pinto sudah dipastikan akan menjadi pilihan utama Barca sepanjang akhir musim ini. Jika ingin Barca sukses di tiga kompetisi, Pinto harus bisa tampil lebih konsisten.
7 dari 7 halaman
Laga Selanjutnya

Sementara itu, Atleti akan menjamu Villarreal di Vicente Calderon, juga dalam ajang La Liga. Ujian Atleti adalah menutupi cedera yang dialami Diego Costa, pencetak gol utama mereka.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Julian Alvarez, Bocah dari Calchin yang Tak Pernah Berhenti Mengejar Bola
Piala Dunia 14 Juli 2026, 07:05
-
Prancis vs Spanyol: Rekor Pertemuan Mbappe vs Yamal
Piala Dunia 13 Juli 2026, 14:43
-
Here We Go! Barcelona Kunci Transfer Karim Adeyemi dari Dortmund!
Liga Spanyol 11 Juli 2026, 07:27
LATEST UPDATE
-
Emi Martinez Pertimbangkan Mundur dari Timnas Argentina
Piala Dunia 22 Juli 2026, 01:18
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
-
Arda Guler Jadi Pilar Proyek Baru Jose Mourinho di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 23:59
-
FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 22:29
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










