ANALISIS: Italia 2-2 Nigeria, Wajah Anyar Azzurri Menjanjikan
Editor Bolanet | 19 November 2013 08:34
Bola.net - Skuat eksperimental hanya bisa bermain imbang 2-2 kala beruji coba dengan sesama kontestan Piala Dunia 2014, . Namun, terlepas dari hasil tidak maksimal itu, Azzurri punya potensi yang menjanjikan.
Baru 12 menit laga di Craven Cottage markas Fulham berjalan, Selasa (19/11), striker Fiorentina Giuseppe Rossi langsung membawa Italia memimpin. Akan tetapi, anak-anak asuh Stephen Keshi membalikkannya melalui gol forward Toronto FC Bright Dike serta penyerang Newcastle Shola Ameobi pada menit 35 dan 39. Pasukan Cesare Prandelli terhindar dari kekalahan berkat equaliser yang diciptakan gelandang Sunderland Emanuele Giaccherini dua menit setelah jeda.
Prandelli menjajal skema 4-1-2-1-2 dengan delapan perubahan pada starting lineup Italia dari ketika imbang 1-1 melawan Jerman di uji coba sebelumnya. Kiper PSG Salvatore Sirigu menggantikan Gianluigi Buffon di bawah mistar dan Rossi menemani bomber AC Milan Mario Balotelli di barisan depan. Regista Juventus Andrea Pirlo baru bermain di babak kedua. Posisinya sebagi starter diberikan kepada rekan seklub Sirigu, Thiago Motta. Nigeria sendiri hanya menurunkan empat starter dari partai play-off kontra Ethiopia.
Italia menguasai permainan dengan operan-operan pendek dan menyerang jantung pertahanan Nigeria dengan rentetan crossing dari kedua sayapnya, sedangkan Super Eagles mengandalkan bola-bola panjang ke lini depan.
Serangan Italia mengalir deras. Total 28 shot mereka hasilkan. Itu dua kali lipat daripada milik Nigeria. Hanya saja, penyelesaian akhir Nigeria lebih efektif.
Usai membuka keunggulan lewat finishing Rossi hasil assist Balotelli, Italia harus merelakan Nigeria berbalik memimpin setelah Ameobi merancang gol Dike dan menuntaskan crossing bek kiri Francis Benjamin. Italia memaksakan hasil imbang berkat assist gelandang Lazio Antonio Candreva yang sukses dimaksimalkan oleh Giaccherini.
Melihat makin derasnya serangan setelah gelandang Bologna Alessandro Diamanti, pemain tengah Parma Marco Parolo serta Pirlo masuk mengisi tempat Rossi, Motta dan midfielder AC Milan Riccardo Montolivo, seharusnya Italia bisa menaklukkan Nigeria.
Balotelli sendiri tercatat melepaskan 8 shot dan merepotkan Nigeria dengan 4 dribel suksesnya. Namun, 3 shot on target Balotelli serta 4 shot Parolo, 3 dari Diamanti dan 2 oleh Pirlo tak ada yang menemui sasaran. Sebuah peluang emas Diamanti bahkan hanya menerpa mistar.
Gelandang bertahan Nigeria yang merupakan rekan seklub Candreva, Ogenyi Onazi, bermain gemilang di lini tengah, terutama dalam perebutan possession melawan para gelandang Italia. Dipadu form apik Ameobi dan ketangguhan Benjamin di pos bek kiri, Nigeria pun sanggup mengimbangi Italia.
Italia bisa menang andai saja penyelesaian akhir mereka jauh lebih optimal. Namun, itu tak terjadi di laga ini, laga ke-50 Prandelli bersama Azzurri.
*Data serta statistik via WhoScored. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Michael Carrick Patah Hati! Mantan Anak Asunya Ogah Gabung MU!
Liga Inggris 7 Juni 2026, 07:30
-
Hasil Brasil vs Mesir: Endrick Jadi Penentu Kemenangan Selecao
Piala Dunia 7 Juni 2026, 07:26
-
Prediksi Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam U-19 7 Juni 2026
Tim Nasional 7 Juni 2026, 07:00
-
Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
Liga Inggris 7 Juni 2026, 06:00
-
Bintang Everton Ini Tolak Kontrak Baru Demi Gabung MU
Liga Inggris 7 Juni 2026, 05:40
-
Wonderkid MU Ini Kaget Tiba-tiba Diminta Main di Piala Dunia 2026!
Piala Dunia 7 Juni 2026, 05:20
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47














