ANALISIS: MU 1-0 Arsenal, Menang Dengan Possession Minimal
Editor Bolanet | 11 November 2013 10:53
Bola.net - Manchester United (MU) kalah ball possession maupun jumlah tembakan saat menjamu di pekan ke-11 Premier League 2013/14. Namun, Red Devils menutup laga dengan kemenangan 1-0 atas sang pemimpin klasemen sementara. Gol tunggal pasukan David Moyes diciptakan oleh eks striker The Gunners Robin van Persie di babak pertama.
Gol van Persie di Old Trafford, Minggu (10/11), lahir berkat crossing akurat Wayne Rooney dari titik corner pada menit 27. Kebobolan lewat set-piece untuk kali pertama di liga musim ini membuat Arsenal kehilangan keunggulan lima poinnya di posisi puncak, sedangkan United melesat ke posisi lima.
United mengawali laga dengan empat perubahan pada starting line-up dari partai sebelumnya kontra Real Sociedad. Van Persie diturunkan sejak menit pertama, begitu juga Michael Carrick dan Jonny Evans yang sudah kembali fit. Sementara itu, di kubu Arsenal, kendala kebugaran membuat Arsene Wenger tak dapat memainkan komposisi gelandang seperti ketika mengalahkan Liverpool maupun menjinakkan Borussia Dortmund. Wenger mengganti Per Mertesacker dan Tomas Rosicky dengan Thomas Vermaelen serta Mathieu Flamini.
Laga ini berjalan alot dan tak banyak peluang yang tercipta. Semua itu tak lepas dari pertarungan yang ketat di lini tengah, di mana Arsenal unggul mutlak penguasaan bola mencapai 60%. Lalu, bagaimana United bisa menang dengan possession mereka yang minimal?
Gol van Persie akibat kegagalan zonal-marking Arsenal dalam mengatasi set-piece Rooney adalah kuncinya. Arsenal termasuk tim yang sangat berbahaya dalam merancang serangan balik. Namun, itu tak berlaku saat mereka kebobolan terlebih dahulu.
Di laga ini, Arsenal dibuat jadi pihak yang terpaksa keluar menyerang guna mencari gol balasan. Hanya saja, meski unggul ball possession, para gelandang Arsenal seolah dibuat mati kutu. Serangan mereka, terutama lewat Bacary Sagna di sektor kanan, terbentur sederet interception United. Tuan rumah menangkal nyaris semua potensi ancaman Arsenal sebelum mencapai wilayah rawan.
Mesut Ozil, Aaron Ramsey dan Santi Cazorla dipaksa tampil jauh di bawah standar terbaiknya. Hampir tak ada bola-bola berbahaya yang dilepas oleh trio itu ke belakang back four United. Dua peluang terbaik justru datang dari crossing Sagna, tapi bisa dipatahkan. Olivier Giroud bahkan tak membukukan satu shot on target pun sepanjang laga. Shot on target Arsenal hanya dihasilkan oleh Kieran Gibbs serta Ramsey, dan itu tak cukup untuk menjebol gawang David de Gea.
Patrice Evra (6 tackle, 2 interception, 1 clearance), van Persie (1 shot, 1 on target, 1 gol), Phil Jones (3 dribel sukses, 2 interception, 7 clearance), Rooney (3 dribel sukses, 3 shot, 1 on target, 1 key pass, 1 assist) dan Chris Smalling (6 tackle, 3 interception, 8 clearance) adalah lima pemain dengan kontribusi paling besar dalam kemenangan United ini.
Hasil ini membuat United duduk di posisi lima klasemen sementara dengan selisih satu poin dari Chelsea, dua poin dari Southampton, tiga poin dari Liverpool dan lima angka dari Arsenal.
*Data serta statistik via WhoScored dan Squawka. (bola/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Newcastle Ogah Jual Lewis Hall ke MU, Tapi....
Liga Inggris 5 Juni 2026, 11:45
-
Meski Mahal, Ini Alasan MU Bakal Tetap Kejar Morgan Rogers
Liga Inggris 5 Juni 2026, 11:02
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Timnas Indonesia vs Oman: Emil Audero
Tim Nasional 5 Juni 2026, 22:26
-
Hasil Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026
Bulu Tangkis 5 Juni 2026, 21:36
-
Klasemen Pembalap Moto3 2026
Otomotif 5 Juni 2026, 20:49
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47














