ANALISIS: Portugal 1-0 Swedia, Menang Sayap dan Kreativitas
Editor Bolanet | 16 November 2013 11:25
Bola.net - menjamu dalam partai play-off kualifikasi Piala Dunia 2014 leg pertama di Lisbon, Jumat (15/11). Dengan keunggulan dalam serangan sayap dan kreativitas dalam menciptakan peluang, pasukan Paulo Bento sukses membungkus kemenangan. Namun, lemahnya penyelesaian akhir membuat Selecao das Quinas hanya menutup laga dengan skor tipis 1-0.
Tajuk utama play-off Portugal kontra Swedia adalah Cristiano Ronaldo vs Zlatan Ibrahimovic, yang sama-sama sedang berada dalam form terbaik. Ronde pertama di Estadio da Luz ini dimenangi Cristiano Ronaldo, yang mencetak gol tunggal kemenangan timnya dengan diving header meneruskan crossing Miguel Veloso pada menit 82.
Ronaldo kembali ke starting line-up Portugal setelah bintang Real Madrid itu sebelumnya absen melawan Luksemburg di laga terakhir kualifikasi Grup F zona Eropa. Namun, Bento tak bisa memainkan gelandang serang Danny dan kiper Anthony Lopes yang cedera. Sementara itu, Zlatan Ibrahimovic juga baru kembali dari skorsing. Pelatih Erik Hamren memilih skema yang cukup defensif dengan menempatkan sang mesin gol PSG sendirian di lini depan.
Portugal, yang mengincar kemenangan perdana atas Swedia di kandang sendiri, mendominasi penguasaan bola sepanjang babak pertama. Namun, justru tim tamulah yang punya peluang terbaik lewat shot Sebastian Larsson yang dimentahkan kiper Rui Patricio serta tendangan bebas Kim Kallstrom dari jarak sekitar 22 meter yang masih meleset dari sasaran.
Portugal bermain jauh lebih baik setelah jeda dan menekan Swedia habis-habisan. Dengan operan-operan pendek, sejumlah through pass dan bombardir crossing dari sayap, yang dipadu kreativitas para gelandangnya, Portugal sampai menghasilkan shot tiga kali lipat lebih banyak daripada Swedia.
Namun, finishing yang tidak maksimal membuat Portugal hanya sanggup mencatatkan tiga shot on target atas nama , Nani dan Ronaldo. Satu-satunya shot on target Ronaldo itulah yang berujung pada gol kemenangan Portugal. Dari total tujuh shot, Ronaldo sebenarnya berpeluang mencetak dua, tapi sundulannya yang lain lima menit jelang bubaran menerpa mistar.
Ibrahimovic tak sanggup berbuat banyak. Lebih sering melepas bola-bola panjang, serangan Swedia mudah terbaca oleh para pemain bertahan Portugal. Ibrahimovic tak mendapatkan suplai operan yang memadai sehingga hanya bisa sekali melepas tembakan.
Pepe (9 clearance) dan Bruno Alves (8 clearance) bermain solid di jantung pertahanan untuk meminimalkan potensi ancaman dari Ibrahimovic. Sementara itu, gelandang serang AS Monaco Joao Moutinho dan Veloso (Dynamo Kiev) tampil gemilang di lini tengah. Moutinho membukukan key pass terbanyak (4) dan paling sering melepas umpan silang (20), sedangkan Veloso aktif membantu serangan maupun pertahananan. Ronaldo, meski beberapa kali terbentur penjagaan Sebastian Larsson dan Mikael Lustig, tetap mampu menunjukkan keistimewaannya sebagai pencipta perbedaan.
Ronaldo jadi pemenang ronde pertama dalam pertarungannya melawan Ibrahimovic. Ronaldo 1, Ibrahimovic 0.
Namun, Ronaldo dan Portugal tak boleh lupa bahwa masih ada ronde kedua di Solna 20 November mendatang. Dengan agregat yang ada sekarang, segala kemungkinan tetap terbuka.
Kalau nanti Swedia ternyata bisa membalikkan agregat dan Portugal terpaksa mengubur mimpi tampil di Brasil 2014, Selecao das Quinas pasti akan sangat menyesali lemahnya finishing mereka di leg pertama.
*Data serta statistik via WhoScored. [initial]
Baca Analisis Pertandingan Lainnya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Unai Emery Diidamkan Manchester United dan Real Madrid
Liga Inggris 21 April 2026, 05:45
-
Respon Berkelas Alvaro Arbeloa Soal Isu Jose Mourinho Balik ke Real Madrid
Liga Spanyol 21 April 2026, 05:09
-
Mungkinkah Real Madrid Reuni dengan Jose Mourinho?
Liga Spanyol 21 April 2026, 00:30
LATEST UPDATE
-
Juventus Inginkan Gelandang Atalanta, tapi Harga Tinggi Jadi Rintangan
Liga Italia 21 April 2026, 22:22
-
Prediksi Barcelona vs Celta 23 April 2026
Liga Spanyol 21 April 2026, 21:51
-
Prediksi Burnley vs Man City 23 April 2026
Liga Inggris 21 April 2026, 21:29
-
Prediksi Atalanta vs Lazio 23 April 2026
Liga Italia 21 April 2026, 20:57
-
Bonucci Ingin Guardiola Tangani Timnas Italia
Piala Dunia 21 April 2026, 20:26
-
Prediksi Leverkusen vs Bayern 23 April 2026
Bundesliga 21 April 2026, 20:25
-
AC Milan Kehilangan Ritme, Juventus Lebih Stabil Jelang Duel Krusial Serie A
Liga Italia 21 April 2026, 20:15
-
Arsenal Krisis di Momen Penentuan: Kena Mental dan Habis Napas
Liga Inggris 21 April 2026, 20:15
-
AC Milan dan Filosofi Corto Muso: Menang Tipis, tetapi Konsisten
Liga Italia 21 April 2026, 20:06
-
Prediksi PSG vs Nantes 23 April 2026
Liga Eropa Lain 21 April 2026, 19:59
-
Krisis Lini Depan AC Milan Kian Nyata, Tak Peduli Kombinasi Penyerang
Liga Italia 21 April 2026, 19:58
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Persija 22 April 2026
Bola Indonesia 21 April 2026, 19:52
-
Prediksi BRI Super League: Persis vs Bhayangkara FC 22 April 2026
Bola Indonesia 21 April 2026, 19:47
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59





