ANALISIS: Spanyol 2-1 Belarusia, Nyaris Terbentur Karang Eropa Timur
Editor Bolanet | 12 Oktober 2013 14:56
Bola.net - dibuat cukup frustasi saat menjamu dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2014 Grup I zona Eropa. La Furia Roja nyaris gagal meraup poin maksimal akibat pertahanan sekuat karang tim lawan. Namun, sang juara bertahan sukses meraih kemenangan 2-1 lewat sebuah perjuangan yang sangat keras.
Meladeni Belarusia di Mallorca, Sabtu (12/10), pelatih Spanyol Vicente del Bosque sepertinya sudah memperkirakan kalau tim Eropa Timur itu akan menumpuk pemain di wilayah pertahanan. Terbukti memang. Bahkan, butuh waktu hingga babak kedua bagi Spanyol untuk meruntuhkan pertahanan Belarusia lewat gol (61') dan pemain pengganti Alvaro Negredo (78'), yang hanya bisa dibalas sekali oleh Belarusia lewat substitute Sergei Kornilenko di menit 89.
Belarusia turun dengan lima bek dalam skema 5-4-1 dan del Bosque melawannya dengan menempatkan satu striker jangkung, yakni , di formasi 4-1-4-1. Spanyol bermain dominan dengan jumlah operan hampir empat kali lipat operan Belarusia, tapi minim ancaman. Hanya 12 shot, 3 on target , dan 2 gol yang mereka bukukan.
Menumpuknya pemain di wilayah pertahananan Belarusia membuat Spanyol kesulitan membangun serangan frontal. Jalan keluarnya adalah dengan mengiris lewat kedua sayap sambil coba mengandalkan keunggulan postur Michu.
Namun, striker Swansea City itu kurang bisa berkutik dan cuma membukukan 2 shot tanpa satu pun yang on target. Secara keseluruhan, serangan Spanyol bisa dibilang kalah efektif dari Belarusia.
Setelah Michu digantikan Negredo dan Xavi membawa Spanyol unggul dengan tembakannya memanfaatkan kemelut di depan gawang Belarusia, serangan sayap La Furia Roja baru menunjukkan hasil. Diawali overlap Sergio Ramos di sayap kanan, saat Belarusia mulai mencoba keluar menyerang, bek Real Madrid itu kemudian mengirim crossing matang yang dituntaskan oleh Negredo untuk skor 2-0.
Di kala Spanyol mulai menemukan jalan dan berusaha mendapatkan gol ketiga, sebuah kesalahan dilakukan oleh . Pemain Atletico Madrid yang masuk menggantikan Cesc Fabregas di 10 menit terakhir itu membuat bola bisa dikuasai oleh Sergei Krivets, yang kemudian mengirim assist kepada Kornilenko untuk menaklukkan Victor Valdes dan menipiskan selisih skor jadi 1-2.
Itu adalah peluang langka bagi Belarusia, dan tidak mereka dapatkan lagi hingga berakhirnya laga.
Lima pemain terbaik dalam laga ini semuanya berasal dari kubu Spanyol, yaitu Ramos (3 clearance, 3 interception, 1 shot, 5 crossing, 1 assist), Alvaro Arbeloa (7 tackle, 2 interception, 2 clearance), Xavi (132 pass, 95% pass accuracy, 5 crossing, 2 shot, 1 gol), Pedro Rodriguez (2 key pass, 5 sucessful drible, 4 crossing), dan David Silva (3 shot, 1 key pass, 100 pass, 91% pass accuracy, terbanyak dilanggar lawan - 4).
Kalau dilihat selama beberapa tahun terakhir, lawan menumpuk pemain bertahan bukanlah hal yang aneh saat berhadapan dengan Spanyol. Yang dibutuhkan Spanyol adalah kreativitas dalam menciptakan peluang serta efektivitas untuk menuntaskan semuanya. Melawan Belarusia, dua hal itu kurang terlihat.
Dalam partai penentuan kontra tanggal 15 Oktober mendatang, kesulitan serupa bisa kembali ditemui La Furia Roja. Namun, mereka seharusnya sudah 'belajar' dari Belarusia. (bola/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Inggris vs Spanyol 27 September 2026
Piala Eropa 25 September 2026, 15:10
-
Luis de la Fuente Perpanjang Kontrak usai Antar Spanyol Sukses di Piala Dunia
Piala Eropa 21 September 2026, 18:56
-
Timnas Spanyol Umumkan Skuad Nations League, Josep Martinez dan Dean Huijsen Kembali
Piala Eropa 18 September 2026, 18:45
-
Rodri Pilih Barcelona, Awal Keputusan Itu Ternyata Terjadi Saat Piala Dunia
Liga Spanyol 7 Agustus 2026, 20:04
-
Ferran Torres Diburu Tottenham dan PSG, Barcelona Pasang Harga Rp1 Triliun
Liga Spanyol 3 Agustus 2026, 21:12
LATEST UPDATE
-
Menang Berkat Dua Gol Bunuh Diri, Cristian Chivu Akui Inter Milan Beruntung
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:45
-
Kalah dari Genoa, Statistik Lini Serang Juventus Kian Mengkhawatirkan
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:23
-
Andoni Iraola Puas Liverpool Singkirkan Chelsea, Soroti Performa Pemain Muda
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 10:23
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 29 Oktober 2026, 10:18
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







