Bagaimana Rasanya Diserang Sekawanan Serigala, Coba Tanya Barcelona
Gia Yuda Pradana | 11 April 2018 10:53
Bola.net - Bola.net - AS Roma menang 3-0 saat menjamu Barcelona di Stadio Olimpico pada leg kedua babak perempat final Liga Champions 2017/18, Rabu (11/4). Roma menghabisi Barcelona dan lolos ke semifinal dengan keunggulan gol tandang dalam agregat 4-4.
Roma menekan dari menit awal dan membuat Barcelona kesulitan. Sesuai julukannya, serigala-serigala Roma menyerang secara berkelompok hingga akhirnya menaklukkan calon mangsa mereka.
Hampir semua ambil bagian dalam upaya untuk melumpuhkan lawan.
Barcelona unggul possession 56%. Namun Roma lebih banyak melepaskan tembakan. Roma mencatatkan 17 shots, sedangkan Barcelona 9.
Torehan 17 shots itu pun tercatat atas nama sembilan pemain berbeda. Edin Dzeko empat kali, Radja Nainggolan dan Patrik Schick masing-masing tiga kali, Daniele De Rossi dua kali, sedangkan Kostas Manolas, Aleksandar Kolarov, Kevin Strootman, Stephan El Shaarawy dan Cengiz Under masing-masing mengancam sekali.
Itu beda dengan Barcelona, yang shots-nya cuma dicatatkan oleh lima pemain, yakni Lionel Messi (5), Sergi Roberto, Andres Iniesta, Luis Suarez dan Ousmane Dembele.
Alisson sebagai benteng terakhir Roma mampu menetralisir semua ancaman yang mengarah ke gawangnya. Sementara itu, Marc-Andre ter Stegen tak mampu berbuat banyak ketika diserang bertubi-tubi oleh pemain-pemain Roma dari semua lini.
Barcelona punya tiga tembakan tepat sasaran, tanpa gol. Roma punya enam, separuhnya bersarang di dalam gawang.
Edin Dzeko membuka skor memanfaatkan assist Daniele De Rossi di menit 6, lalu membuat timnya mendapatkan penalti yang dieksekusi sempurna oleh De Rossi pada menit 58. Di menit 82, meneruskan corner pemain pengganti Cengiz Under, Kostas Manolas menanduk bola masuk dan memastikan kelolosan Roma.
Untuk pertama kalinya sejak April 2017, Barcelona kebobolan dua gol atau lebih dalam satu pertandingan Liga Champions.
Pada leg pertama di Camp Nou, Barcelona menang 4-1 lewat bunuh diri Daniele De Rossi dan Kostas Manolas serta gol-gol Gerard Pique dan Luis Suarez. Roma hanya bisa mencetak satu gol melalui Edin Dzeko.
Menang 3-0 di leg kedua, Roma pun menjadi semifinalis untuk pertama kalinya sejak 1983/84. Musim itu, Roma lolos sampai final namun gagal juara setelah kalah adu penalti melawan Liverpool dalam partai puncak yang digelar di rumah mereka sendiri - Olimpico.
Malam ini kami telah menampilkan performa terbaik, kata Dzeko seperti dilansir situs resmi klub. Namun performa yang sama bisa saja muncul kembali dalam beberapa pekan ke depan.
Kami bisa kalahkan siapa saja jika bermain seperti malam ini.
Kami juga sebenarnya bisa saja mencetak gol lebih banyak. Kami menekan mereka dari awal. Saya tak pernah melihat Barcelona dibuat kesulitan seperti ini sebelumnya.
Roma menjadi tim ketiga dalam sejarah Liga Champions yang mampu lolos dari defisit tiga gol atau lebih di fase knockout. Dua tim lainnya adalah Deportivo La Coruna (lawan AC Milan) musim 2003/04 dan Barcelona (lawan PSG) musim 2016/17 kemarin.
Musim lalu, Barcelona menampilkan salah satu aksi comeback terhebat. Kali ini, mereka yang jadi korban.
Ini sangat menyakitkan, seperti tidak nyata. Ini sangat sulit diterima. Dengan keunggulan yang kami miliki, kami justru tersingkir karena kami benar-benar main buruk. Liga Champions menghukum Anda untuk itu, kata kapten Barcelona Andres Iniesta.
Gelandang Barcelona Sergio Busquets berujar: Mereka bermain total karena butuh gol-gol. Mereka menunjukkan sikap yang kami tak tahu bagaimana harus meresponsnya. Untuk alasan itu, mereka lebih baik di segala aspek malam ini.
Tak perlu ditanya lagi, ini kekalahan yang menyakitkan, tutur pelatih Barcelona Ernesto Valverde. Kami semua punya keinginan untuk menang, tapi hanya satu tim yang berdiri sampai akhir.
Roma, terutama di menit-menit awal, menekan kami. Mereka membuat kami terpaksa bermain dengan bola-bola panjang.
Pressing game Roma benar-benar membuat Barcelona tak berdaya. Mereka kesulitan mengembangkan permainan.
Kami tak mampu mengatasi pressing mereka. Timing gol-gol mereka sangat krusial. Ini hari buruk bagi kami. Jujur saja, mereka sangat bagus dan kami tidak.
Di Olimpico, Barcelona telah merasakan salah satu malam paling buruk di Eropa. Di tempat ini, mereka tahu bagaimana rasanya diserang oleh sekawanan serigala.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Punya Alasan Khusus Pilih Gabriel Jesus Setelah Gagal Datangkan Julian Alvarez
Liga Spanyol 4 September 2026, 19:40
-
Arsenal Daftarkan 22 Pemain di Liga Champions, William Saliba Tetap Dibawa
Liga Champions 4 September 2026, 17:55
-
Chiesa dan Endo Tidak Masuk, Ini Skuad Liverpool untuk Liga Champions
Liga Champions 4 September 2026, 17:20
-
Skuad Manchester United di Liga Champions: Mainoo dan Yoro Tak Masuk Daftar 25 Pemain
Liga Champions 4 September 2026, 16:45
LATEST UPDATE
-
Tantang Australia, Menang Harga Mati untuk Timnas Indonesia U-20
Tim Nasional 6 September 2026, 11:00
-
Jadwal Timnas Indonesia U-20 vs Australia Sore Ini: Laga Hidup dan Mati Garuda Muda!
Liga Inggris 6 September 2026, 10:30
-
Messi Bikin Assist, Inter Miami Dua Kali Kena Comeback Atlanta United
Bola Dunia Lainnya 6 September 2026, 10:08
-
Real Madrid Terpeleset Lawan Real Betis, Bos Barcelona: Bodo Amat!
Liga Spanyol 6 September 2026, 10:00
-
Tantang Valencia, Lamine Yamal Bakal Absen Bela Barcelona?
Liga Spanyol 6 September 2026, 09:30
-
Jamu Chelsea, 3 Pemain Arsenal Berpotensi Comeback
Liga Inggris 6 September 2026, 09:00
-
Arsenal vs Chelsea, Mikel Arteta Siap Kesampingkan Pertemanan dengan Xabi Alonso
Liga Inggris 6 September 2026, 08:30
-
Xabi Alonso Terheran-heran dengan Kegacoran Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 6 September 2026, 08:00
-
Tantang Arsenal, Moises Caicedo Bisa Perkuat Chelsea?
Liga Inggris 6 September 2026, 07:30
-
MU Tandang ke Everton, Benjamin Sesko Sudah Siap Jadi Starter?
Liga Inggris 6 September 2026, 07:00
-
Michael Carrick Prediksi MU Bakal Kerepotan di Kandang Everton
Liga Inggris 6 September 2026, 06:30
-
Bos Inter Milan Sanjung Napoli: Mereka Lawan yang Benar-benar Merepotkan!
Liga Italia 6 September 2026, 06:00
-
Cristiano Ronaldo Tak Berkutik, Al-Nassr Telan Kekalahan Pertama di Musim 2026/2027
Asia 6 September 2026, 05:28
-
Comeback Lawan Napoli, Chivu Sanjung Mental Juara Inter Milan
Liga Inggris 6 September 2026, 05:03
-
Man of the Match Inter vs Napoli: Lautaro Martinez
Liga Italia 6 September 2026, 01:27
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
