Beban Finansial Menggunung! 6 Kontrak Terburuk Manchester United yang Jadi Masalah Serius
Aga Deta | 27 Maret 2026 16:07
Bola.net - Manchester United masih merasakan dampak dari kebijakan transfer yang tidak konsisten selama bertahun-tahun. Pergantian pelatih yang terus terjadi membuat komposisi skuad menjadi tidak stabil.
Banyak pemain datang dengan ekspektasi tinggi, namun tidak semuanya mampu memenuhi harapan. Hal ini membuat klub terjebak dalam sejumlah kontrak yang sulit untuk diselesaikan.
Meskipun ada perbaikan dalam manajemen, masalah lama belum sepenuhnya hilang. Beberapa kontrak bahkan masih menjadi beban besar bagi struktur gaji klub.
Situasi ini semakin rumit karena tidak semua pemain mudah dijual. Gaji tinggi dan performa yang tidak sepadan menjadi penghalang utama dalam proses transfer.
Menariknya, meski memiliki kontrak besar, Casemiro justru tidak masuk dalam daftar ini. Ada enam pemain lain yang dinilai memiliki kontrak jauh lebih bermasalah.
6. Kobbie Mainoo

Kontrak buruk tidak selalu berarti pemain dibayar terlalu mahal. Dalam beberapa kasus, justru pemain kunci dibayar terlalu rendah dibanding kontribusinya.
Kobbie Mainoo masih menggunakan kontrak yang ia tandatangani pada 2023. Perjanjian tersebut berlaku hingga 2027 dengan opsi perpanjangan satu tahun.
Situasi ini berpotensi berbahaya bagi klub. Banyak tim top Eropa yang memantau perkembangan sang gelandang muda.
Jika tidak segera diperbarui, Manchester United berisiko kehilangan aset berharganya. Klub harus segera menyesuaikan nilai kontraknya.
5. Harry Maguire

Harry Maguire menerima gaji sekitar 190 ribu pounds per pekan. Nilai tersebut cukup tinggi jika dibandingkan dengan perannya saat ini.
Berbeda dengan pemain lain, Maguire masih berpotensi bertahan di klub. Hal ini membuat kontraknya menjadi isu yang lebih kompleks.
Manchester United tidak mungkin mempertahankan nilai gaji tersebut dalam kontrak baru. Penyesuaian jelas diperlukan.
Meski masih menjadi starter, perannya tidak selalu konsisten. Klub harus mempertimbangkan masa depan dengan lebih realistis.
4. Tyrell Malacia

Tyrell Malacia dinilai tidak lagi memiliki tempat di skuad Manchester United. Kontribusinya dalam beberapa musim terakhir sangat minim.
Sejak musim 2023/2024, ia nyaris tidak memberikan dampak signifikan. Hal ini membuat keberadaannya dipertanyakan.
Klub sempat mencoba menjualnya, namun gagal menemukan peminat. Gaji 75 ribu pounds per pekan menjadi salah satu kendala.
Kabar baiknya, kontraknya akan habis pada Juni mendatang. Kepergiannya akan meringankan beban klub.
3. Mason Mount

Mason Mount datang dengan ekspektasi besar saat direkrut pada 2023. Ia bahkan diberi nomor punggung tujuh yang ikonik.
Namun performanya tidak sebanding dengan gaji yang mencapai 250 ribu pounds per pekan. Cedera menjadi salah satu faktor utama.
Dalam musim ketiganya, ia baru mencatatkan 10 starter di Premier League. Catatan tersebut jauh dari kata ideal.
Jika ingin dijual, gaji tinggi Mount akan menjadi hambatan. Klub harus mencari solusi terbaik untuk situasi ini.
2. Marcus Rashford

Marcus Rashford mendapatkan kontrak besar setelah mencetak 30 gol pada 2023. Ia digaji sekitar 325 ribu pounds per pekan.
Namun performanya menurun drastis setelah perpanjangan kontrak tersebut. Situasi ini menjadi masalah serius bagi klub.
Dalam 18 bulan terakhir, ia lebih sering dipinjamkan. Hal ini menunjukkan penurunan perannya di tim utama.
Gaji tinggi menjadi penghalang untuk transfer permanen. Jika tidak ada solusi, United bisa terjebak hingga 2028.
1. Jadon Sancho

Jadon Sancho dianggap sebagai kontrak terburuk di Manchester United saat ini. Gajinya mencapai 250 ribu pounds per pekan.
Ia bahkan tidak bermain di Premier League sejak Agustus 2023. Situasi ini memperburuk nilai investasinya.
Sancho menolak opsi pindah permanen karena tidak ingin memotong gaji. Hal ini menyulitkan klub untuk melepasnya.
Saat ini ia dipinjamkan dengan klub lain menanggung 80 persen gajinya. Kontraknya akan habis pada Juni 2026, menjadi akhir dari saga panjang tersebut.
Sumber: United in Focus
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bukan Kaleng-Kaleng, Arsenal Incar Mesin Gol PSG untuk Musim Depan
Liga Inggris 27 Maret 2026, 18:04
-
Prediksi Inggris vs Uruguay 28 Maret 2026
Piala Dunia 27 Maret 2026, 18:04
-
Prediksi Belanda vs Norwegia 28 Maret 2026
Piala Dunia 27 Maret 2026, 17:52
LATEST UPDATE
-
Prediksi Argentina vs Mauritania 28 Maret 2026
Piala Dunia 27 Maret 2026, 18:55
-
Prediksi Spanyol vs Serbia 28 Maret 2026
Piala Dunia 27 Maret 2026, 18:42
-
Tuchel Beri Warning Pada Cole Palmer: Posisi di Timnas Inggris Belum Aman!
Piala Dunia 27 Maret 2026, 18:30
-
Bukan Kaleng-Kaleng, Arsenal Incar Mesin Gol PSG untuk Musim Depan
Liga Inggris 27 Maret 2026, 18:04
-
Prediksi Inggris vs Uruguay 28 Maret 2026
Piala Dunia 27 Maret 2026, 18:04
-
Prediksi Belanda vs Norwegia 28 Maret 2026
Piala Dunia 27 Maret 2026, 17:52
-
UFC Fight Night Israel Adesanya vs Joe Pyfer: Kembalinya Sang Raja!
Olahraga Lain-Lain 27 Maret 2026, 17:49
LATEST EDITORIAL
-
5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool
Editorial 27 Maret 2026, 15:50
-
5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi dari Krisis di Bawah Mistar
Editorial 26 Maret 2026, 14:56
-
Cedera Jadi Mimpi Buruk! 6 Bintang Ini Terancam Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 26 Maret 2026, 14:43
-
5 Mega Transfer yang Wajib Dipantau pada Musim Panas 2026
Editorial 25 Maret 2026, 13:37







