Bikin Nyesek! 3 Transfer Gagal Liverpool Versi Jamie Carragher, Di Mana Mereka Sekarang?
Aga Deta | 3 Februari 2025 14:12
Bola.net - Pada tahun 2016, Jamie Carragher, legenda Liverpool, membagikan pandangannya tentang tiga transfer terburuk selama masa kariernya di Anfield. Meski kini Liverpool dikenal sebagai raksasa dalam hal transfer, masa lalu mereka tidak selalu mulus.
Dalam sesi tanya jawab dengan Daily Mail, Carragher dengan blak-blakan menyebut tiga pemain yang dinilainya gagal memenuhi harapan. Ketiganya dianggap tidak memberikan dampak signifikan bagi kesuksesan klub.
Lalu, apa yang terjadi dengan ketiga pemain tersebut setelah hengkang dari Liverpool? Apakah mereka menghilang dari panggung sepak bola, atau justru berhasil bangkit di tempat lain? Mari telusuri perjalanan karier mereka pasca-Anfield.
Kisah ketiga pemain ini menjadi pengingat bahwa bahkan klub sebesar Liverpool pun pernah melakukan kesalahan dalam merekrut pemain. Performa yang mengecewakan dan masa jabatan yang singkat membuat mereka terlupakan oleh para pendukung.
Berikut ini tiga pemain yang dinobatkan sebagai transfer terburuk oleh Carragher, serta bagaimana kehidupan mereka berlanjut setelah meninggalkan Liverpool.
1. El Hadji Diouf

El Hadji Diouf, yang didatangkan Liverpool dengan biaya £10 juta setelah tampil cemerlang di Piala Dunia 2002, meninggalkan klub dengan hanya mencetak enam gol dari 79 penampilan. Carragher dan Gerrard sangat membenci sikap dan kinerjanya, dengan Carragher menyebut Diouf sebagai penyerang dengan rasio gol terburuk dalam sejarah Liverpool.
Diouf dikenal karena kontroversinya di luar lapangan, termasuk didenda £60.000 karena meludah pada 2003, dan pernah menyatakan penyesalannya karena tidak bergabung dengan Manchester United. Perseteruan antara Diouf dan Carragher berlanjut hingga bertahun-tahun, dengan keduanya saling sindir satu sama lain.
Setelah pensiun pada 2015, Diouf kembali ke Senegal dan berperan sebagai duta besar pemerintah serta penasihat olahraga. Selain itu, ia mengelola sebuah surat kabar dan gymnasium di tanah kelahirannya.
2. Alberto Aquilani

Alberto Aquilani dibeli Liverpool dengan harapan besar setelah tampil mengesankan di Roma. Namun, cedera menghambat kariernya di Anfield, hanya bermain 28 kali dalam satu musim.
Setelah masa pinjaman di Juventus dan AC Milan, Aquilani bergabung dengan Fiorentina. Ia melanjutkan kariernya dengan bermain di klub-klub seperti Sporting, Pescara, dan Las Palmas.
Setelah pensiun pada 2018, Aquilani beralih menjadi pelatih. Ia sempat melatih SC Pisa di Serie B sebelum meninggalkan posisinya pada 2024.
3. Mario Balotelli

Waktu Mario Balotelli di Liverpool sebagian besar mengecewakan. Digaet dengan harga £16 juta pada 2014, ia kesulitan menunjukkan konsistensi dan gagal mengulang penampilan terbaiknya.
Meskipun debutnya menjanjikan, Balotelli hanya mencetak empat gol dari 28 pertandingan. Tindakannya di luar lapangan dan kurangnya usaha di atas lapangan menjadikannya sosok yang kontroversial.
Setelah meninggalkan Liverpool, ia bermain di beberapa klub, termasuk AC Milan dan Nice. Kini di Genoa, kariernya meredup dengan waktu bermain terbatas dan masa depan yang tak pasti.
Sumber: Planet Football
Baca Juga:
5 Pelatih Terkenal yang Gagal Saat Melatih di Arab Saudi: Steven Gerrard Angkat Kaki!
Di Mana Mereka Sekarang? 7 Pemain Man Utd yang Dikatakan Roy Keane akan Dipertahankan pada Tahun 2023
Di Mana Mereka Sekarang? 10 Rekan Setim Favorit Lionel Messi di Sepanjang Kariernya
Drama Bursa Transfer: 5 Striker yang Masih Berpeluang Datang ke Premier League
6 Pemain yang Langsung Menyesal Pindah ke Arab Saudi: Neymar, Henderson, Siapa Lagi?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Wow! FAM Pecat CEO dan Seluruh Staff Kepelatihan Timnas Malaysia
Tim Nasional 18 Juni 2026, 20:11
-
Diincar MU, Berlian Muda Barcelona Ini Siap Cabut ke Old Trafford?
Liga Inggris 18 Juni 2026, 19:30
-
Gagal Latih MU, Ole Gunnar Solskjaer Bakal Latih Klub EPL Ini?
Liga Inggris 18 Juni 2026, 19:00
LATEST UPDATE
-
5 Prediksi Pra-Piala Dunia 2026 yang Kini Terlihat Kocak
Piala Dunia 19 Juni 2026, 02:05
-
Rahasia Lionel Messi di Balik Awal Gemilang Argentina
Piala Dunia 19 Juni 2026, 01:54
-
Piala Dunia 2026 Jadi Turnamen Terakhir Manuel Neuer Bersama Jerman
Piala Dunia 19 Juni 2026, 01:47
-
Ayah Lionel Messi di Bawah Pengawasan Medis
Piala Dunia 19 Juni 2026, 01:25
-
Man of the Match Ceko vs Afrika Selatan: Ladislav Krejci
Piala Dunia 19 Juni 2026, 01:11
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Timnas Kanada vs Qatar 19 Juni 2026
Piala Dunia 18 Juni 2026, 23:31
-
Piala Dunia 2026: Trio Bayern Unjuk Kualitas Terbaik di Matchday Pertama
Piala Dunia 18 Juni 2026, 23:04
-
Final IBL 2026: Pelita Jaya Bernafsu Rebut Gim Pertama atas Bogor Hornbills
Basket 18 Juni 2026, 22:10
-
Tempat Menonton Ceko vs Afrika Selatan di Piala Dunia 2026, 18 Juni 2026
Piala Dunia 18 Juni 2026, 22:00
-
Bintang Timnas Pantai Gading Ini Masuk Daftar Pantau Manchester United
Liga Inggris 18 Juni 2026, 21:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28








