Deretan Final Satu Negara di Liga Champions
Aga Deta | 27 Mei 2016 10:05
Bola.net - Bola.net - Real Madrid akan menantang Atletico Madrid dalam partai final Liga Champions 2015/16 di San Siro, Milan, Minggu (29/5). Laga final ini tentu saja terasa istimewa lantaran kedua tim sama-sama berasal dari Spanyol.
Meskipun begitu, laga final Liga Champions yang mempertemukan dua tim dari satu negara sudah pernah terjadi beberapa kali sebelumnya. Kapan saja final semacam itu pernah terjadi? Mari kita simak daftarnya seperti dirangkum UEFA.
Real Madrid vs Valencia

1999/2000
Real Madrid dan Valencia saat itu sama-sama bukan juara Spanyol. Namun sukses menyingkirkan Manchester United dan Bayern Munich, dan Lazio dan Barcelona untuk mewujudkan final Liga Champions pertama antara rival domestik.
Laga tersebut menjadi final ke-11 Madrid, juga yang kedua dalam tiga tahun, dan yang pertama buat Valencia. Los Blancos yang kala itu dipimpin Vicente del Bosque berhasil mengangkat piala lewat gol kemenangan Fernando Morientes, Steve McManaman, dan Raul Gonzalez.
AC Milan vs Juventus

2002/03
Italia meloloskan tiga tim di babak semifinal, namun Inter Milan harus gugur setelah disingkirkan rival sekotanya AC Milan. Rossoneri akhirnya melenggang ke final untuk menantang Juventus.
Kedua tim sudah saling mengenal di pentas domestik sehingga tak ada gol yang tercipta di Old Trafford sehingga pertandingan harus dituntaskan dengan adu penalti. Kegagalan David Trezeguet, Marcelo Zalayeta dan Paolo Montero menjadi eksekutor membuat Milan meraih trofi keenam.
Manchester United vs Chelsea

2007/08
Semifinal musim itu juga menghadirkan tiga wakil Inggris, di mana Liverpool harus meredam impiannya untuk ke final setelah disingkirkan Chelsea. Di partai puncak, The Blues berhadapan dengan Manchester United.
Di Stadion Luzhniki, Setan Merah unggul lebih dulu melalui Cristiano Ronaldo tapi Frank Lampard bisa menyamakan skor sehingga laga harus diselesaikan lewat adu penalti. Insiden terpelesetnya John Terry menjadi malam yang indah bagi Ronaldo dkk.
Bayern Munchen vs Borussia Dortmund

2012/13
Bayern Munchen sudah mengunci gelar Bundesliga dengan keunggulan 25 poin atas Borussia Dortmund. Kedua tim ini kemudian dipertemukan kembali di final Liga Champions.
Mario Mandzukic sempat membuat Bayern unggul sebelum disamakan oleh penalti Ilkay Gundogan. Gelar juara Bayern akhirnya ditentukan oleh gol telat Arjen Robben.
Real Madrid vs Atletico Madrid

2013/14
Satu pekan sebelum final di Lisbon, Atletico Madrid sukses mengungguli Barcelona dan Real Madrid dalam perburuan gelar La Liga. Bahkan pasukan Diego Simeone nyaris saja memenangkan Liga Champions pada musim itu.
Diego Godin sempat membuat Atletico unggul sampai menit-menit akhir tapi gol Sergio Ramos di masa injury time memaksa pertandingan diteruskan lewat extra time. Di babak ini Los Blancos justru berhasil bangkit hingga Gareth Bale, Marcelo, dan penalti Cristiano Ronaldo membuat Madrid meraih gelar La Decima.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Valencia vs Atletico Madrid 2 Mei 2026
Liga Spanyol 2 Mei 2026, 16:19
-
Jadwal Lengkap La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 2 Mei 2026, 05:54
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Sassuolo 2-0 AC Milan: Armand Lauriente
Liga Italia 3 Mei 2026, 22:24
-
Klasemen Pembalap WorldSBK 2026
Otomotif 3 Mei 2026, 21:17
-
RESMI: Semen Padang Degradasi dari BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 3 Mei 2026, 21:05
-
Nonton Live Streaming Liga Italia: Juventus vs Verona
Liga Italia 3 Mei 2026, 20:56
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Persija 4 Mei 2026
Bola Indonesia 3 Mei 2026, 20:38
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Bhayangkara FC 4 Mei 2026
Bola Indonesia 3 Mei 2026, 20:18
-
Link Live Streaming Premier League: MU vs Liverpool
Liga Inggris 3 Mei 2026, 20:15
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs PSIM 4 Mei 2026
Bola Indonesia 3 Mei 2026, 19:52
-
Klasemen Pembalap WorldSSP 2026
Otomotif 3 Mei 2026, 19:44
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Bisa Dilepas Arsenal demi Menangi Perburuan Julian Alvarez
Editorial 30 April 2026, 15:52
-
5 Pemain yang Perlu Dijual Real Madrid Musim Panas Ini
Editorial 29 April 2026, 15:20








