Deretan Pesepakbola yang Meniti Karir Dari Kamp Pengungsian
Editor Bolanet | 7 September 2015 19:41
Bola.net - Bola.net - Isu soal banjir pengungsi dari negara-negara timur tengah sedang menjadi perbincangan hangat secara global belakangan ini. Ribuan pengungsi yang sebagian besar datang dari Suriah, Afghanistan dan Libya secara bergelombang mencoba untuk menggapai kawasan Eropa untuk mencari tempat perlindungan.
Jerman, Spanyol dan Inggris adalah beberapa negara di benua Eropa yang kerap menjadi pelabuhan bagi para pengungsi untuk menyambung hidup mereka. Banyaknya pengungsi yang datang ke negara-negara tersebut, membuat klub-klub sepakbola di sana berniat memberikan bantuan kepada para pengungsi, baik berupa makanan, pelatihan bahasa (bahasa setempat) dan peralatan sepakbola yang ditujukan utamanya bagi anak-anak pengungsi.
Berbicara soal sepakbola, terdapat sejumlah fakta menarik mengenai keterkaitan antara hubungan olahraga nomor satu dunia dengan kelangsungan hidup para pengungsi.
Mungkin sebagian besar dari kita sudah mengetahui bagaimana usaha Xerdhan Shaqiri (Albania), Johan Djourou (Pantai Gading) dan Edin Dzeko (Bosnia dan Herzegovina) dalam meniti karir sepakbola di tengah kondisi mental serta sisi ekonomi yang serba terbatas akibat konflik. Atau jika mau menilik jauh ke belakang, kita akan mendapati sejumlah pemain seperti Emilio Aldecoa (Spanyol), Bela Olah (Hungaria) dan Johnny Haasz (Hungaria).
Dalam sepakbola wanita, kita akan menemukan nama Fatmire Bajramaj (Jerman) yang tidak lain berasal dari kelompok pengungsi Albania yang menetap di Jerman.
Ya, mereka yang telah disebut di atas benar-benar berjuang dari bawah sehingga sukses menjadi pemain profesional yang diperhitungkan dunia. Bahkan, sudah ada yang menjadi legenda klub yang dibelanya.
Lantas, siapa sajakah pesepakbola yang semula adalah bagian dari para pengungsi? Berikut ini Bola.net berikan daftar deretan pesepakbola yang meniti karir dari kamp pengungsian.
Saido Berahino

Ketika ayahnya meninggal pada tahun 1997, Sadio sempat dibawa ke wilayah Tanzania oleh rekan terdekat. Sampai 2003, penggawa tim nasional Inggris U-21 tersebut menghabiskan waktunya di Tanzania.
Ia akhirnya dibawa kembali oleh sang ibu ke Inggris dan tinggal bersama di kota Birmingham. Saido yang hanya bisa berbicara dalam bahasa Prancis itu kemudian dikontrak oleh The Baggies ketika usianya baru berusia 11 tahun.
Dari situlah karirnya terus meroket, ia sempat terpilih membela Inggris U-17 dan membawa The Three Lions menjadi juara Eropa U-17 di tahun 2010. Setelah itu, secara berkala ia mulai menapaki tim nasional di berbagai jenjang, hingga akhirnya sampailah Saido di U-21 dan berkompetisi di ajang Piala Eropa 2015 U-21 yang berakhir beberapa bulan lalu.
Karirnya benar-benar mulai menanjak setelah sukses menampilkan performa apik di sepanjang musim lalu. Dia sukses mencetak total 20 gol di smeua kompetisi bersama West Brom.
Christian Benteke

Kasih sayang sang ayah kepada keluarga tercinta berhasil menyelamatkan Benteke dari ancaman serangan yang diprediksi akan datang. Sang ayah sendiri merupakan bagian dari tentara di daerahnya.
Perjalanan karir sepakbola seorang Benteke terbilang cukup lancar. Ia sempat bermain untuk klub sepakbola tingkat usia muda, JS Pierreuse dan kemudian hijrah ke salah satu klub besar Belgia, Standard Liege.
Tak lama setelah itu, tepat di musim 2012-13, bakatnya tercium oleh manajer Aston Villa kala itu, Paul Lambert.
Setelah menghabiskan waktu di Villa Park selama kurang lebih tiga tahun, ia akhirnya memutuskan untuk bergabung dengan salah satu raksasa Premier League, Liverpool.
Xherdan Shaqiri

Namun siapa yang menyangka jika pemuda berpostur kecil tersebut ternyata memiliki bakat bermain sepakbola. Saat usianya masih menginjak 8 tahun, Shaqiri sudah ditawari untuk bergabung bersama penguasa Liga Swiss, FC Basel.
Akhirnya, Shaqiri diijinkan untuk berprestasi lebih tinggi bersama klub Bundesliga, Bayern Munchen. Ia terbilang cukup sukses bersama raksasa Bundesliga itu dengan menyabet treble di musim pertama. Sayangnya, ia tidak cukup senang di Munchen.
Akhirnya tak lama setelah itu, ia pindah ke klub Serie A, Inter Milan, pada bulan Januari 2015. Tapi tak lama berseragam Nerazzurri, ia melanjutkan petualangannya di Premier League dengan bermain bersama Stoke City.
Edin Dzeko

Pemain yang mengidolakan klub AC Milan tersebut sempat menangis melihat teman-temannya terbunuh kala perpecahan terjadi. Beruntung nasibnya lebih baik dibandingkan beberapa temannya tadi.
Dirinya pun tumbuh dalam kondisi yang bisa dibilang serba kurang. Akhirnya ia hijrah ke Republik Ceko dan sempat malang melintang bersama klub lokal setempat.
Ia kemudian memulai perjalanan hebatnya di Jerman yang melambungkan namanya hingga membuat Manchester City kepincut. Usai petualangannya dengan City berakhir, ia singgah di Italia dan membela klub Serie A, AS Roma.
Emilio Aldecoa

Pada tahun 1937, terjadi peperangan sipil di Spanyol. Aldecoa beserta keluarga pindah ke Inggris akibat kejadian tersebut.
Setelah malang melintang di Inggris, ia akhirnya kembali ke tanah air untuk membela sejumlah klub, di antaranya Athletic Bilbao, Sporting Gijon, Real Valladolid dan Barcelona. Selama tiga tahun bersama Blaugrana (1950-53), ia sukses mempersembahkan dua gelar juara liga bagi klub kebanggaan rakyat Catalan itu.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Pemain yang Berpotensi Pindah Klub di Hari Terakhir Bursa Januari 2026
Editorial 2 Februari 2026, 13:18
-
7 Klub yang Paling Berpeluang Merekrut Raheem Sterling Usai Berpisah dengan Chelsea
Editorial 30 Januari 2026, 13:06
-
7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Champions 2025/26
Editorial 28 Januari 2026, 13:57
LATEST UPDATE
-
Assist dan Titik Awal Kebangkitan Trent Alexander-Arnold di Real Madrid
Liga Spanyol 15 Februari 2026, 09:30
-
Kontroversi Derby D'Italia: Mengapa Wasit tak Melihat VAR pada Kartu Merah Pierre Kalulu?
Liga Italia 15 Februari 2026, 09:27
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48
-
5 Pelatih yang Bisa Gantikan Thomas Frank di Tottenham, Ada Xabi Alonso dan Xavi
Editorial 11 Februari 2026, 19:03
-
3 Calon Pengganti Dani Carvajal di Real Madrid, Termasuk Pemain Man Utd
Editorial 10 Februari 2026, 21:00







