
Bola.net - Laga panas antara Inter Milan dan Juventus pada pekan ke-25 Liga Italia 2025/2026 di Giuseppe Meazza, Minggu (15/2) dini hari WIB, menyisakan kontroversi besar. Derby D’Italia itu berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan Inter.
Pertandingan berlangsung sengit dan dramatis. Namun, momentum berubah drastis ketika bek Juventus, Pierre Kalulu, menerima kartu merah di babak pertama.
Keputusan wasit Federico La Penna menjadi sorotan. Tayangan ulang menunjukkan Kalulu tidak melakukan kontak signifikan dengan Alessandro Bastoni, yang terjatuh dalam duel tersebut.
Protes keras dilayangkan para pemain Juventus. Kalulu bahkan meminta peninjauan ulang melalui monitor pinggir lapangan. Namun, VAR tidak digunakan. Mengapa?
Regulasi VAR: Batasan yang Tak Bisa Dilanggar

Secara regulasi, VAR memiliki ruang lingkup intervensi yang terbatas. Teknologi ini hanya dapat digunakan dalam empat situasi: gol, penalti, kartu merah langsung, dan kesalahan identitas pemain.
Kasus Kalulu masuk kategori kartu kuning kedua. Dalam protokol IFAB, VAR tidak berwenang meninjau keputusan kartu kuning, termasuk yang berujung pada kartu merah akibat akumulasi.
Itulah sebabnya Federico La Penna tidak menuju monitor tepi lapangan. Secara prosedural, ia tidak memiliki dasar untuk meminta tinjauan VAR atas kartu kuning kedua tersebut.
Konsekuensinya fatal bagi Juventus. Bermain dengan sepuluh pemain sejak akhir babak pertama membuat mereka kesulitan mengimbangi dominasi Inter di babak kedua.
Dampak Besar dan Reaksi Keras Juventus

Secara taktis, kartu merah Kalulu mengubah dinamika laga. Inter leluasa mengontrol tempo dan memperlebar area permainan, sementara Juventus lebih banyak bertahan dan mengandalkan transisi.
Direktur Juventus, Damien Comolli, melontarkan kritik keras usai pertandingan. Ia menyebut keputusan tersebut mencederai rasa keadilan.
“Apa yang terjadi hari ini memalukan. Ini adalah sesuatu yang telah dilihat di seluruh dunia. Ini tidak boleh terjadi lagi, dan apa yang terjadi malam ini hanyalah yang terbaru dari banyak hal yang telah terjadi musim ini," ucap Comolli.
"Sulit untuk menerima ketidakadilan seperti ini. Kita tidak bisa membicarakan sepak bola hari ini. Pelatih dan para pemain sangat frustrasi setelah apa yang terjadi malam ini," tegas Comolli di situs resmi klub.
Klasemen Serie A 2025/2026
Baca Ini Juga:
- Man of the Match Inter vs Juventus: Piotr Zielinski
- Hasil Inter vs Juventus: Drama 5 Gol & 1 Kartu Merah, Nerrazurri Tekuk Bianconeri
- Prediksi Napoli vs Roma 16 Februari 2026
- Big Match Inter vs Juventus di Giuseppe Meazza, Zambrotta Bongkar Perbedaan Keduanya Musim Ini
- Big Match Inter vs Juventus: Gianluca Zambrotta Minta Bianconeri Matikan Dimarco
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 18 Agustus 2026 07:27Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
-
Liga Italia 18 Agustus 2026 06:37Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
-
Liga Italia 18 Agustus 2026 06:32Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
-
Liga Italia 17 Agustus 2026 23:59Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 18 Agustus 2026 13:10Dilema Xavi Espart bagi Barcelona: Bek Kanan dengan Jiwa Gelandang
-
Liga Spanyol 18 Agustus 2026 12:05Carlos Espi, 2 Gol dari 5 Tembakan
-
Liga Inggris 18 Agustus 2026 11:16Arsenal dan Rekam Jejak Mereka Setelah Menjuarai Community Shield
-
Piala Dunia 18 Agustus 2026 09:27FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
BERITA LAINNYA
-
italia 18 Agustus 2026 06:37Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
-
italia 18 Agustus 2026 06:32Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
-
italia 18 Agustus 2026 05:55Rafael Leao Ditawarkan ke Roma, AC Milan Pasang Harga Anyar
-
italia 18 Agustus 2026 05:49RB Leipzig Ingin Pulangkan Nkunku dari AC Milan
-
italia 17 Agustus 2026 23:59Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
-
italia 17 Agustus 2026 20:57Here We Go! AC Milan Gelontorkan Rp 1 Triliun untuk Boyong Pemain Timnas Belgia Ini
SOROT
-
Liputan6 18 Agustus 2026 08:57BEM UI Demo di Bundaran HI Hari Ini, Bawa 8 Tuntutan
-
Liputan6 18 Agustus 2026 08:40DPR Minta Pemerintah Geser Tolok Ukur Keberhasilan Ekonomi
-
Liputan6 17 Agustus 2026 23:00Momen Kepala BGN Bersimpuh Hadapi Murka Orang Tua Korban Keracunan MBG
-
Liputan6 17 Agustus 2026 22:30Karnaval HUT ke-81 RI di Monas Dimeriahkan Bagi-bagi Hadiah
-
Liputan6 17 Agustus 2026 22:0081 Meter Merah Putih, 8 Dusun, 1 Semangat Kemerdekaan
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326468/original/099669000_1787024744-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-18T104326.425.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4924911/original/042391200_1724308056-f7ca7dbd-cd2f-42cf-b88c-a710ed60ab34.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5553523/original/031366200_1775981055-gabah1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326303/original/059022100_1786977477-IMG_1859.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326309/original/008888500_1786980087-78100.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326288/original/066964800_1786973936-1001566046.jpg)

