EDITORIAL: AC Milan, Kontradiksi Kreativitas dan Ketajaman
Editor Bolanet | 25 November 2013 12:55
Bola.net - Oleh: Gia Yuda Pradana
Serie A 2013/14 sudah sampai pada giornata 13, tapi AC Milan masih terdampar di peringkat 13 dengan koleksi 14 angka hasil tiga kemenangan serta masing-masing lima kali imbang dan kalah. Untuk klub sebesar Milan, dengan pemain-pemainnya yang sangat kreatif dalam menciptakan peluang, prestasi ini terbilang sangat mengecewakan. Ada apa sebenarnya dengan mereka?
Faktor paling utama adalah ketajaman, yang sialnya justru berbanding terbalik dengan kreativitas yang mereka tunjukkan di atas lapangan.
Ya, di kasta tertinggi Italia musim ini, Milan seolah sangat kesulitan menjebol gawang lawan. Padahal, meski kehilangan Giampaolo Pazzini dan Stephan El Shaarawy, Milan masih punya , serta Mario Balotelli plus dukungan Riccardo Montolivo dari lini kedua . Namun, gol demi gol tetap saja susah mereka dapatkan.
Sampai laga ke-13, Milan hanya sanggup melesakkan total 18 gol, kalah dari Torino dan Verona (22), Fiorentina serta Napoli (24), AS Roma (26), Juventus (28), bahkan sang rival sekota Inter Milan (30).
Melihat kualitas skuat, Milan seharusnya bisa lebih mengungguli Torino maupun Verona. Namun, kenyataannya tidak demikian. Apakah kreativitas yang bermasalah? Tidak.
Mari kita flashback ke tanggal 10 Oktober 2013, giornata 8, terakhir kalinya Milan meraih tiga angka di Serie A sebelum membukukan streak lima laga beruntun tanpa kemenangan.
Lawan waktu itu adalah Udinese di San Siro. Milan menang 1-0 lewat gol tunggal Valter Birsa, padahal mereka menciptakan 12 shots ke gawang lawan. Hanya saja, dari jumlah itu, cuma 3 yang tepat sasaran.
Setelah itu, Milan mencatatkan total shots yang lebih banyak di tiap laganya, tapi mereka gagal meraih kemenangan. Mulai dari melawan Parma (kalah 2-3), Lazio (1-1), Fiorentina (kalah 0-2), Chievo (0-0) dan yang terkini menjamu Genoa di rumah sendiri (1-1) akhir pekan kemarin.
Melihat statistik di atas, yang paling mengkhawatirkan adalah tiga laga terakhir, yakni melawan Fiorentina, Chievo dan Genoa. Dalam tiga laga itu, jika diakumulasikan, total shots Milan adalah 78. Namun, yang on target cuma 13 dan Milan hanya mendapatkan satu gol serta dua poin.
Keadaan bertambah buruk bagi Milan karena drop-nya barisan penyerang mereka justru menular ke lini belakang. Contoh paling nyata adalah ketika menghadapi Fiorentina dan Genoa, di mana kedua tim itu sanggup menyamai atau melampaui torehan gol pasukan Massimiliano Allegri meskipun dengan jumlah peluang yang lebih menimal.
Seandainya kreativitas membuka peluang diimbangi dengan penyelesaian akhir yang maksimal, Milan mungkin takkan berada dalam situasi seperti sekarang.
Allegri harus bisa secepatnya membangkitkan insting membunuh para pemain Milan, khususnya Balotelli, sang striker utama yang reputasinya sebagai eksekutor penalti handal mulai memudar. Pasalnya, Milan ditunggu dua lawan berat pada penghujung 2013.
Setelah meladeni Celtic di arena Liga Champions (27/11), lalu bertandang ke markas Catania pada giornata 14 (01/12) dan mengunjungi kandang Livorno di giornata 15 (08/12), Milan akan menjamu Roma (17/12) serta melakoni Derby della Madonnina di Giuseppe Meazza (23/12).
Kalau krisis ketajaman ini tetap tak bisa dihilangkan, begitu juga masalah pada lini belakang mereka, Milan kemungkinan besar bakal terluka parah, bahkan terancam terlempar ke papan bawah.
*Data dan statistik via WhoScored. (bola/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
-
Man of the Match Bologna vs Milan: Samuel Mbangula
Liga Spanyol 29 Oktober 2026, 07:06
LATEST UPDATE
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
-
Michael Carrick Benarkan Sudah Berdamai dengan Bruno Fernandes
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:30
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Roy Keane Senang Michael Carrick Tidak Jadi Dipecat, Tapi....
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:07
-
Setelah Chelsea, Liverpool Bidik Arsenal Sebagai Korban Berikutnya!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 20:58
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Bhayangkara FC 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:02
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






