EDITORIAL: Bayern-Roma, Beda Power, Beda Kelas
Editor Bolanet | 6 November 2014 09:38
Bola.net - Bola.net - Oleh: Gia Yuda Pradana
Di Liga Champions musim ini, raksasa Jerman Bayern Munich benar-benar menjadi mimpi buruk bagi AS Roma. Dua kali Giallorossi dikalahkan dengan statistik yang sanggup membuat kita geleng-geleng kepala.
Diawali kekalahan telak 1-7 di Olimpico pada matchday 3 Grup E yang dimainkan 22 Oktober 2014, Roma kembali tumbang ketika ganti bertandang ke Allianz Arena pada matchday 4, Kamis (06/11). Kali ini, tanpa kapten Francesco Totti yang hanya duduk di bangku cadangan, pasukan Rudi Garcia menyerah 0-2 lewat gol-gol Franck Ribery dan Mario Gotze.
Dalam dua pertemuan itu, anak-anak asuh Josep Guardiola, yang notabene merupakan mantan pemain Roma, melepas total 45 tembakan. Dari 45 shots tersebut, 18 di antaranya tepat sasaran dan sembilan bersarang di gawang Roma.
Di Olimpico, Bayern unggul shots (22-12) dan shots on target (11-5). The Bavarians bahkan memimpin 5-0 hanya dalam satu babak melalui dua gol serta finishing Gotze, Robert Lewandowski dan penalti Thomas Muller. Sempat mencetak satu gol balasan lewat Gervinho di menit 66, Totti dan kawan-kawan semakin terkapar setelah Ribery dan Xherdan Shaqiri, yang masuk pascagol Gervinho, mencetak angka keenam serta ketujuh Bayern di menit-menit penutupan.
Ganti bertandang ke Jerman, kisah yang nyaris sama kembali terulang. Roma lagi-lagi tak berdaya di hadapan possession football Bayern racikan Guardiola. Kalau pada pertemuan pertama Roma kalah penguasaan bola 35% berbanding 65% dan tersapu habis oleh gempuran tiada henti Bayern, kali ini lini tengah mereka semakin terlihat jauh lebih inferior di hadapan barisan midfield tuan rumah yang dikomandani Xabi Alonso serta Philipp Lahm. Roma kalah possession 29% berbanding 71%.
Dengan possession sebesar itu, Bayern hampir tak menemui kesulitan berarti dalam merancang serangan dari segala penjuru lapangan. Lewandowski tercatat sebagai pemain dengan jumlah shots terbanyak (5) di laga ini, disusul David Alaba (siapa menyangka?) dan Shaqiri yang masing-masing tiga kali melepas tembakan. Ribery dan Gotze cuma punya dua shots dan satu shot on target, tapi shot on target tunggal kedua pemain tersebut semuanya lepas dari penjagaan Lukasz Skorupski di bawah mistar. Sebaliknya, dua shots on target Roma melalui aksi Radja Nainggolan dan Gervinho semuanya mentah oleh Manuel Neuer sang pengawal benteng terakhir The Bavarians.
Empat kemenangan beruntun, Bayern pun memastikan diri lolos ke babak knockout sebagai juara Grup E. Dengan dua matchday tersisa, 12 poin Bayern takkan bisa dikejar lagi oleh Roma (4), CSKA Moscow (4) dan Manchester City (2). Roma, CSKA dan City pun kini harus bersaing memperebutkan satu slot tersisa.
Roma bukan tim medioker. Pelatih hebat dan skuat berkualitas merupakan dua dari sekian modal utama Roma untuk bersaing di pentas elit Eropa setelah sempat absen cukup lama. Mengawali kiprah dengan melumat CSKA 5-1 dan imbang 1-1 di kandang City, harapan pun melambung tinggi di ibu kota Italia. Namun, mimpi indah itu berubah jadi mimpi buruk setelah berhadapan dengan Bayern.
Roma dan Bayern sama-sama tim elit di ranah Eropa. Roma jelas bukan tim medioker, tapi sang pemilik lima gelar Liga Champions lah yang terlalu kuat.
Saat ini, setelah dua kali tumbang tanpa sanggup memberi perlawanan yang cukup berarti, Roma harus mengakui bahwa mereka belum berada di level yang sama dengan The Bavarians.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Donyell Malen dan Paulo Dybala, Formula Mematikan di Lini Depan AS Roma
Liga Italia 1 September 2026, 14:48
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 1 September 2026, 08:10
-
Gabriel Jesus Bisa Menjadi Aubameyang Baru di Barcelona
Liga Spanyol 31 Agustus 2026, 13:16
-
Dear Manchester United, Bayern Munchen Rindu Kalian!
Liga Champions 28 Agustus 2026, 19:00
LATEST UPDATE
-
Tantang Australia, Menang Harga Mati untuk Timnas Indonesia U-20
Tim Nasional 6 September 2026, 11:00
-
Jadwal Timnas Indonesia U-20 vs Australia Sore Ini: Laga Hidup dan Mati Garuda Muda!
Liga Inggris 6 September 2026, 10:30
-
Messi Bikin Assist, Inter Miami Dua Kali Kena Comeback Atlanta United
Bola Dunia Lainnya 6 September 2026, 10:08
-
Real Madrid Terpeleset Lawan Real Betis, Bos Barcelona: Bodo Amat!
Liga Spanyol 6 September 2026, 10:00
-
Tantang Valencia, Lamine Yamal Bakal Absen Bela Barcelona?
Liga Spanyol 6 September 2026, 09:30
-
Jamu Chelsea, 3 Pemain Arsenal Berpotensi Comeback
Liga Inggris 6 September 2026, 09:00
-
Arsenal vs Chelsea, Mikel Arteta Siap Kesampingkan Pertemanan dengan Xabi Alonso
Liga Inggris 6 September 2026, 08:30
-
Xabi Alonso Terheran-heran dengan Kegacoran Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 6 September 2026, 08:00
-
Tantang Arsenal, Moises Caicedo Bisa Perkuat Chelsea?
Liga Inggris 6 September 2026, 07:30
-
MU Tandang ke Everton, Benjamin Sesko Sudah Siap Jadi Starter?
Liga Inggris 6 September 2026, 07:00
-
Michael Carrick Prediksi MU Bakal Kerepotan di Kandang Everton
Liga Inggris 6 September 2026, 06:30
-
Bos Inter Milan Sanjung Napoli: Mereka Lawan yang Benar-benar Merepotkan!
Liga Italia 6 September 2026, 06:00
-
Cristiano Ronaldo Tak Berkutik, Al-Nassr Telan Kekalahan Pertama di Musim 2026/2027
Asia 6 September 2026, 05:28
-
Comeback Lawan Napoli, Chivu Sanjung Mental Juara Inter Milan
Liga Inggris 6 September 2026, 05:03
-
Man of the Match Inter vs Napoli: Lautaro Martinez
Liga Italia 6 September 2026, 01:27
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

