EDITORIAL: Dua Wajah Berbeda Diego Costa
Editor Bolanet | 14 Oktober 2014 15:30
Bola.net - Oleh: Ronny Wicaksono
Diego Costa menjadi sorotan dalam beberapa pekan terakhir, uniknya untuk dua alasan yang berbeda. Tajam di klub namun melempem di timnas, striker Spanyol itu seolah menampilkan dua wajah yang berlainan dalam penampilannya.
Diseret dengan kebijakan naturalisasi, La Furia Roja berharap banyak pada striker kelahiran Brasil itu, terutama melihat keberingasannya di depan gawang lawan bersama Atletico Madrid musim lalu. Namun asa itu seolah tak bakal berbalas kala Costa gagal tampil buas dan mandul, justru di kampung halamannya sendiri pada Piala Dunia kemarin, dan memaksa Spanyol pulang dengan malu sebagai juara bertahan.
Dan publik Spanyol pantas menyuarakan ketidakpuasan mereka karena Costa sejatinya tak punya masalah performa. Buktinya, ia bermain garang bersama di Premier League dengan melesakkan 9 gol hanya dalam 7 laga awal sejauh ini. Dan sang 'pelayan' yang membantunya di skuad The Blues, Cesc Fabregas pun hadir di timnas Spanyol. Jadi sejatinya tak ada alasan untuk Costa tak bisa tampil sama tajamnya di tim La Furia Roja.
Namun kenyataan di lapangan berkata lain. Setelah Spanyol kembali tersungkur di kaki Slovakia pekan lalu, publik pun kian gerah dengan kontribusi Costa. Statistik pun memberinya 'rekor' anyar sebagai penyerang Spanyol pertama yang gagal melesakkan gol dalam enam laga perdana bersama tim Matador.
Kecemasan publik Spanyol pun merembet saat Spanyol menghadapi tim lemah Luksemburg awal pekan ini. Hingga menit ke-500 dari total penampilannya bersama timnas, Costa belum juga membuka rekening golnya. Bandingkan dengan 500 menit bersama Chelsea di mana ia sudah melesakkan 8 gol. Bahkan sepanjang karirnya, tak pernah striker 26 tahun itu mandul dalam 500 menit pertama seperti saat berseragam Spanyol.
Penantian panjang Costa akhirnya memang berakhir pada menit 69 laga di Stade Josy Barthel. Menyempurnakan assist Sergio Busquets, ia mencetak gol ketiga Spanyol sekaligus gol perdananya dalam kemenangan 4-0 di matchday ketiga babak kualifikasi Euro 2016 tersebut. Meski demikian, rekor sudah kadung melekat di dahi Costa sebagai pemain depan yang butuh waktu paling lama untuk pecah telur di timnas (516 menit).
Publik Spanyol pun pecah opini melihat penampilan Costa. Banyak komentar di media sosial yang menyayangkan keputusan pelatih Vicente Del Bosque 'mengimpor' penyerang, bahkan tak sedikit yang menyebut mereka terkena 'karma' karena mengabaikan segudang talenta asli Spanyol, sebut saja Fernando Llorente, Alvaro Morata, Roberto Soldado, Alvaro Nefredo hingga Fernando Torres. Munculnya talenta lokal yang terbukti jauh lebih moncer ketimbang Costa yakni Paco Alcacer, membuat fans kian terpesona dan yakin mereka tak butuh 'pemain asing'.
Meski banyak teori digaungkan, tak ada yang bisa memastikan mengapa penampilan Costa di level klub dan timnas begitu berseberangan. Banyak faktor mungkin saja memberi pengaruh, namun dengan adaptasi kilat yang sudah ditunjukkan Costa di Stamford Bridge, teori tersebut sekali lagi bisa dibantah - namun dari gambaran statistik sejatinya bisa dilihat jika performa Costa (dalam hal ini tembakan on target) memang jauh lebih baik di level klub, mengindikasikan taktik dan skema yang berbeda menjadi alasan Costa lamban bersinar di timnas Spanyol.
Kini dengan laga internasional akan kembali memasuki jeda panjang, tampilan melempem Costa di level timnas mungkin akan terlupakan sejenak, dan publik akan kembali disuguhi gol demi golnya untuk skuad Jose mourinho. Namun andai nantinya Spanyol kembali merumput, perhatian publik akan kembali tertuju pada Costa - seberapa besar perbedaan wajahnya dengan level klub kembali mengemuka.
Andai masih gagal memberi bukti, bukan tak mungkin publik Spanyol akan mempertanyakan loyalitas di dalam darah Costa, atau bahkan membenarkan opini rakyat Brasil yang menuding 'pengkhianatan' sang pemain adalah bukti bahwa ia tak layak dipuja. (bola/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2026/2027
Liga Inggris 5 September 2026, 07:05
-
Man of the Match Ipswich vs Liverpool: Alexander Isak
Liga Inggris 5 September 2026, 06:51
-
Hasil Ipswich vs Liverpool: 2 Gol Cepat Isak Bawa The Reds Raih Kemenangan Perdana
Liga Inggris 5 September 2026, 06:19
-
Gabriel Martinelli Pergi, Mikel Arteta Tetap Puas dengan Opsi Serangan Arsenal
Liga Inggris 5 September 2026, 00:20
-
Link Live Streaming Ipswich vs Liverpool, 5 September 2026
Liga Inggris 4 September 2026, 23:10
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs PSM Makassar 6 September 2026
Bola Indonesia 5 September 2026, 16:00
-
Perasaan Alexander Isak Usai Liverpool Menang Perdana di Premier League
Liga Inggris 5 September 2026, 16:00
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Garudayaksa 6 September 2026
Bola Indonesia 5 September 2026, 15:33
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs Persijap Jepara 6 September 2026
Bola Indonesia 5 September 2026, 15:25
-
Link Live Streaming PSIM vs Persita di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 5 September 2026, 15:19
-
Link Live Streaming Persik Kediri vs Dewa United di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 5 September 2026, 15:13
-
Link Live Streaming Bhayangkara FC vs Persebaya di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 5 September 2026, 15:07
-
Prediksi Juventus vs Milan 7 September 2026
Liga Italia 5 September 2026, 13:44
-
Prediksi Arsenal vs Chelsea 6 September 2026
Liga Inggris 5 September 2026, 13:13
-
Prediksi Valencia vs Barcelona 6 September 2026
Liga Spanyol 5 September 2026, 13:03
-
Prediksi Everton vs Man Utd 6 September 2026
Liga Inggris 5 September 2026, 11:40
-
Jose Mourinho Kecewa: Betis Mencari Imbang, Malah Dapat Jackpot
Liga Spanyol 5 September 2026, 11:00
-
6 Pemain Real Madrid yang Tampil Buruk saat Kalah dari Betis
Liga Spanyol 5 September 2026, 10:51
-
Real Madrid Kalah dari Betis, Mourinho Bingung
Liga Spanyol 5 September 2026, 08:52
-
5 Hal Menarik dari Kemenangan Pertama Liverpool di Premier League Musim Ini
Liga Inggris 5 September 2026, 08:46
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
