
Bola.net - Chelsea akan menjamu Wrexham dalam babak kelima FA Cup di Stamford Bridge pada Minggu (8/3/2026) dini hari WIB. Ini adalah pertemuan kompetitif pertama kedua tim sejak terakhir kali bersua pada tahun 1982 silam.
Manajer Chelsea, Liam Rosenior, memberikan pujian setinggi langit bagi perkembangan pesat Wrexham. Wrexham baru saja mencetak sejarah dengan meraih tiga promosi berturut-turut hingga menembus zona play-off Championship.
Klub milik aktor Hollywood ini datang dengan motivasi berlipat untuk menjegal langkah The Blues. Rosenior menyadari betul bahwa energi positif sedang menyelimuti kubu tim tamu saat ini.
Laga ini menjadi tantangan emosional bagi Rosenior yang memburu trofi mayor pertamanya. Namun, ia tidak ingin anak asuhnya terjebak dalam rasa percaya diri yang berlebihan.
Waspada Taktik Sang Pembunuh Raksasa

Rosenior menaruh rasa hormat besar kepada manajer Wrexham, Phil Parkinson, atas kinerjanya di lapangan hijau. Parkinson punya catatan manis saat menyingkirkan Chelsea di kompetisi ini pada tahun 2015 lalu.
Kala itu, Parkinson memimpin tim kasta bawah, Bradford City, untuk membungkam publik Stamford Bridge secara dramatis. Memori kelam tersebut menjadi pengingat bagi Chelsea agar tetap bermain militan sejak awal laga.
"Saya pikir Phil telah melakukan pekerjaan luar biasa dengan cara dia mengelola tim," ujar Liam Rosenior.
"Kami tahu ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit karena ada aura positif di sana," tambahnya.
"Sulit bermain melawan tim yang sedang naik daun, jadi kami akan menganggap serius pertandingan ini," tegasnya.
Fokus Total Demi Ambisi Trofi

Chelsea saat ini mengincar gelar FA Cup kesembilan untuk menambah koleksi lemari trofi mereka. Koleksi delapan trofi milik The Blues hanya kalah dari Arsenal dan Manchester United di Inggris.
Rosenior menegaskan bahwa memenangkan gelar adalah alasan utama dirinya berada di kursi kepelatihan Chelsea. Namun, ia meminta para pemain untuk tidak terlalu jauh memikirkan partai final di bulan Mei.
"Memenangi trofi adalah alasan saya berada di sini dan itu adalah impian semua orang," jelasnya
"Jika Anda hanya fokus pada trofi di akhir musim, Anda mungkin tidak akan menang apa pun," imbuhnya.
"Pemain dalam suasana hati yang baik dan kami punya kepercayaan diri tinggi saat ini," ungkapnya.
Belajar dari Kemenangan Telak Sebelumnya
Performa apik Chelsea saat melumat Charlton dan Hull pada babak sebelumnya menjadi acuan bagi Rosenior. Ia memuji sikap profesional para pemain yang tidak memandang sebelah mata tim dari divisi bawah.
Aplikasi taktik yang disiplin diharapkan kembali muncul dalam duel melawan Si Naga Merah besok. Chelsea harus tampil dominan dan klinis untuk mengamankan tiket menuju babak perempat final.
Kemenangan atas Aston Villa di laga terakhir menjadi modal penting bagi mentalitas bertanding skuad. Rosenior ingin tren positif ini terus berlanjut tanpa ada kesalahan fatal di lini belakang.
"Apa yang menyenangkan bagi saya adalah aplikasi para pemain yang menurut saya sangat luar biasa," tutur Liam Rosenior.
"Kami harus berada di level yang sama, atau bahkan lebih, untuk menang besok," pungkasnya.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 14 Juni 2026 16:30Timnas Inggris Dibangun untuk Harry Kane
-
Otomotif 14 Juni 2026 16:25Klasemen Pembalap WorldSBK 2026
BERITA LAINNYA
-
inggris 12 Juni 2026 08:20Susunan Pemain Korea Selatan vs Ceko di Piala Dunia 2026
-
inggris 11 Juni 2026 17:28MU Fokus ke Pemain Ini Usai Batal Rekut Elliot Anderson
SOROT
-
Liputan6 14 Juni 2026 08:43Brasil Vs Maroko: 3 Pelajaran Berharga untuk Selecao
-
Liputan6 14 Juni 2026 08:33Brasil Vs Maroko: Raphinha Belum Maksimal
-
Liputan6 13 Juni 2026 22:01Daftar Hoaks Bantuan yang Mencatut Prabowo, Ada Hasil Manipulasi AI
-
Liputan6 13 Juni 2026 14:31Prabowo Terima Menhan Jepang, Ini Sejumlah Kerja Sama yang Dibahas
MOST VIEWED
Manchester United Diam-diam Sudah Lakukan Pergerakan Untuk Dekati Fernandes
Bisa Tekel dan Atur Permainan, Ederson Paket Lengkap untuk Manchester United
Tawaran Triliunan Rupiah Manchester City Untuk Bintang Nottingham Forest Ditolak Mentah-mentah
Liverpool Sudah Mengejar Mati-matian, tapi Wonderkid Jerman Berjuluk The Next Toni Kroos Ini Justru Pilih Leverkusen
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258737/original/031550300_1781406712-063_2281462946.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258674/original/099056600_1781400341-Brazil_s_Marquinhos__4__reacts_to_a_tie_at_the_end_of_the_World_Cup_Group_C_soccer_match_between_Brazil_and_Morocco.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258667/original/015531500_1781400113-Brazil_s_Raphinha__left__is_helped_up_by_Morocco_s_Ayoub_Amaimouni.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258254/original/075445200_1781330306-Tugas__34_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258322/original/049274100_1781335745-bb91c9ba-4984-46a9-bfd0-3b4006ce3c1a.jpeg)
