Head to Head 16 Besar UCL: Porto vs Malaga
Editor Bolanet | 19 Februari 2013 09:52
Bola.net - Duel dua tim kejutan Liga Champions antara dan nampaknya akan memberikan garansi pertarungan seru.
Pasalnya kedua tim tersebut sama-sama mampu menjadi tim tercepat dalam hal mematenkan tiket babak 16 besar Liga Champions musim ini, meskipun mereka harus berada satu tim dengan para raksasa Eropa yang notabene lebih berpengalaman dan kuat.
Porto memang hanya bisa lolos dengan predikat runner up. Akan tetapi, mereka sukses mengandaskan perlawanan tim kuat, PSG, pada pertemuan pertama mereka.
Sedangkan Malaga tampil lebih sensasional. Terbilang sebagai anak baru di gelaran Liga Champions, wakil Spanyol ini sukses mengemas tiga kemenangan beruntung dalam tiga penampilan mereka. Bahkan mereka sukses mencatatkan clean sheet pada tiga lega tersebut.
Bagaimanakah pertemuan kedua tim kejutan tersebut? Berikut ini akan tersaji peta kekuatan kedua tim. (uefa/bgn)
Kisah Sejauh Ini: Porto

Gagal menembus fase knockout pada Liga Champions musim 2011/12, Porto terlihat begitu berniat untuk memperbaiki segalanya saat ini - dan mereka pun berhasil. Bersama dengan Malaga, tim asuhan Vitor Pereira ini menjadi tim pertama yang lolos ke fase knockout, setelah meraih tiga kali kemenangan dan satu kali hasil imbang pada laga keempat melawan Dinamo Kiev. Selain itu, mereka juga mampu menunjukkan performa menawan pada babak penyisihan grup yang berisikan kuat Paris Saint-Germain. Porto pun juga kurang diperhitungkan untuk bisa menembus babak final, meski mampu mengangkat trofi pada sembilan tahun lalu kala mampu mengandaskan perlawanan AS Monaco.
Kisah Sejauh Ini: Malaga

Tak ada yang bisa menghentikan Malaga untuk menjadi tim paling inspirasional dan ekspolif di Liga Champions musim ini. Bukan karena status mereka sebagai debutan, bukan juga masalah finansial, atau penjualan pemain bintang seperti Santi Cazorla dan Jose Rondon, maupun kenyataan bahwa mereka mampu mendatangkan para pemain gratis pada akhir bursa transfer.
Akan tetapi, hal itu lebih dikarenakan, kemenangan 3-0 atas Zenit dan Anderlecht, serta kemenangan 1-0 atas AC Milan. Selain itu, Malaga pun sukses mematri tempat mereka di babak 16 besar usai bermain imbang 1-1 melawan Milan di Stadion San Siro pada matchday 4. Setelah itu, mereka memastikan raihan posisi puncak kala bermain imbang 2-2 melawan Zenit pada laga berikutnya.
Momen Krusial: Porto

Gol James Rodrigez pada menit-menit akhir melawan PSG pada matchday kedua adalah momen di mana mereka mampu membuktikan bahwa mereka layak diperhitungkan pada kompetisi musim ini. Tim asal Portugal ini mampu tampil dominan atas lawan mereka tanpa membuat kesalahan sekecil apa pun, dan kemenangan tersebut adalah hasil dari kegigihan serta kualitas mereka. Sepakan voli luar dari hasil umpan-umpan matang nan akurat merupakan bukti dari perpaduan dari sebuah kesabaran dan ledakan yang luar biasa.
Momen Krusial: Malaga

Akan ada dua pendapat dalam hal ini. Pertama adalah kemenangan 3-0 luar biasa atas Zenit di rumah mereka sendiri pada matchday satu kala mereka mampu menunjukkan keberanian, kebanggaan serta ambisi yang mana membantu mereka untuk mengarungi kompetisi musim ini. Perayaan tersebut berlangsung begitu meriah dan kepercayaan mereka pun semakin berkembang. Namun, para pemain lebih memilih bahwa momen kunci bagi mereka datang sebelum laga play-off melawan Pananthinaikos pada bulan Agustus, ketika pelatih Manuel Pellegrini mengumpulkan skuad mereka dan berkata bahwa dirinya tetap akan berada di klub ini meskipun mereka berada dalam masalah besar di luar lapangan, dan menantang mereka untuk membuat kejutan kepada semua orang baik di kancah domestik maupun Eropa.
Pemain Kunci: Porto

Hanya ada sedikit perubahan pada personel Porto musim ini dan musim lalu, namun ada satu perubahan krusial yang terjadi yaitu kedatangan kembali Lucho Gonzalez. Lucho memang adalah salah satu pemain tengah yang berpengalaman serta sangat paham memainkan perannya di dalam tim.
Sejauh ini, ia telah bermain serta mencetak gol dalam keikutsertaannya di ajang Liga Champions selama delapan musim bersama Porto dan Olympique Marseille. Pria yang dikenal dengan nama Lucho oleh para fans Porto tersebut mampu mencetak gol pada laga perdana melawan Dinamo Zagreb musim ini.
Pemain Kunci: Malaga

Nampaknya akan sangat panjang jika harus menyebutkan para pemain satu-persatu. Akan tetapi, penghormatan akan diberikan kepada Willy yang setia berada di bawah mistar gawang, Joaquin, Eliseu dan putra daerah Jesus Gamez. Serta tidak lupa gelandang berusia 20 tahun, Isco yang menyumbang dua gol, tiga assist dan selalu konsisten mempersembahkan permainan apik serta ide-ide kreatif dalam menit-menit krusial.
Calon Bintang: Porto

Jackson Martinez mungkin masih membutuhkan waktu hingga matchday 3 untuk bisa dikenali, namun sebenarnya ia telah mampu bermain impresif sejak laga pertama di level Eropa musim ini. Terbukti pemain 26 tahun ini mampu mengemas tiga gol selama babak penyisihan grup.
Selain itu, pemain asal Kolombia ini juga mendapatkan penghargaan dari kompatriotnya, Jamez Rodriguez dengan selalu mendapatkan suplai bola pada laga melawan Dinamo Kiev. Bahkan ia pun sukses mencatatkan namanya pada papan skor pada pertemuan kedua Prto dengan PSG.
Memiliki postur tubuh besar, kuat serta ketenangan yang luar biasa saat berada di depan gawang, membuat Jackson mampu bermain apik dan mengikuti jejak langkah rekan senegaranya, Falcao.
Calon Bintang: Malaga

Produk asli serta pemuda kelahiran Andalusia, Francisco Portillo nampaknya adalah bintang masa yang patut diperhatikan. Kecerdasan serta kemampuan teknis yang ia miliki juga sudah diakui oleh publik sepakbola.
Trivia Angka: Porto

Porto sukses mengemas 13 angka pada babak penyisihan grup, dan hanya menderita satu kali kekalahan saat melawan PSG pada matchday 6 dan membuat mereka harus puas lolos dengan predikat runner-up.
Trivia Angka: Malaga

Jawara grup C ini mampu mencetak clean sheet dari tiga pertandingan pertama mereka di babak penyisihan grup.Kemenangan 1-0 atas Milan pada matchday 3 membuat mereka memperpanjang rekor Eropa mereka yang sama sekali tidak kebobolan sebanyak lima kali pertandingan dan 487 menit.
Memorable Quote: Porto

Kami menjalaninya selangkah demi selangkah, jadi kami tidak mau bicara soal final maupun semi final terlebih dulu. Kami masih memiliki banyak pertandingan penting yang harus dijalani, tutur Joao Moutinho.
Memorable Quote: Malaga

Kami memiliki perjalanan bagus di ajang Liga CHampions dan mampu mencetak sejarah untuk klub ini. Kami menikmati setiap menit permainan - dan klub ini pun telah mendapatkan tempat mereka. Kami benar-benar layak mendapatkan hal itu dikarenakan oleh gaya permainan kami dan juga karena kami berusaha keras - untuk itu kami berada di sini sekarang, ucap Roque Santa Cruz.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Susunan Pemain Manchester City vs Galatasaray
Liga Champions 28 Januari 2026, 15:16
-
Prediksi Susunan Pemain Chelsea vs Napoli di Liga Champions
Liga Champions 28 Januari 2026, 15:05
-
Prediksi Susunan Pemain Real Madrid vs Benfica di Liga Champions
Liga Champions 28 Januari 2026, 14:57
-
Prediksi Susunan Pemain Liverpool vs Qarabag di Liga Champions
Liga Champions 28 Januari 2026, 14:45
-
Prediksi Susunan Pemain Arsenal vs Kairat di Liga Champions
Liga Spanyol 28 Januari 2026, 14:35
-
Prediksi Susunan Pemain Barcelona vs Copenhagen di Liga Champions
Liga Champions 28 Januari 2026, 14:28
-
Man City vs Galatasaray: Pulang ke Etihad, Ilkay Gundogan Merasa Aneh
Liga Champions 28 Januari 2026, 12:48
-
Jeremy Doku Sesumbar! Yakin Musim Ini Bakal jadi Tahun Terbaik di Man City
Liga Inggris 28 Januari 2026, 12:41
-
Apa yang Dibutuhkan Real Madrid untuk Finis di Delapan Besar Liga Champions?
Liga Champions 28 Januari 2026, 12:20
-
Daftar Tim Lolos 16 Besar Liga Champions, 4 Klub Dipastikan Tersingkir
Liga Champions 28 Januari 2026, 12:12
-
Liga Champions Memanas, 5 Klub Inggris Masih Kejar Delapan Besar, Arsenal Aman
Liga Champions 28 Januari 2026, 11:40
LATEST EDITORIAL
-
7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Champions 2025/26
Editorial 28 Januari 2026, 13:57
-
Arsenal di Ambang Sejarah Liga Champions, Mampukah Menyapu Bersih Fase Liga?
Editorial 28 Januari 2026, 13:46
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam Borussia Dortmund dan Inter Milan
Editorial 27 Januari 2026, 16:30
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United
Editorial 27 Januari 2026, 10:41
-
5 Bintang Manchester United yang Bisa Bersinar di Bawah Michael Carrick
Editorial 23 Januari 2026, 06:04



