Hukuman Luis Suarez: Antara Penegasan Hukum Dan Sebuah Keadilan
Editor Bolanet | 22 Desember 2011 13:21
Bola.net - Selasa, 20 Desember lalu mungkin akan menjadi hari yang akan selalu diingat bagi para pelaku rasis di Liga Inggris. Pada hari tersebut FA akhirnya resmi menjatuhkan hukuman kepada Luis Suarez terkait aksi rasisnya pada bek Manchester United, Patrice Evra pada laga yang berlangsung di Anfield Oktober lalu.
Tidak main-main, hukuman delapan kali larangan tampil dan denda sebesar 40 ribu poundsterling kepada striker Liverpool tersebut diyakini sebagai bukti ketegasan FA yang tidak mentolelir adanya diskriminasi. Hukuman berat tersebut kemungkinan besar ditujukan untuk memberi efek jera bagi setiap pemain yang sering melakukan tindakan rasis di Liga Inggris.
Ketegasan FA itu menuai pujian, salah satunya adalah Kick It Out (organisasi antirasisme). Hal tersebut membuktikan FA tidak mentolelir adanya diskriminasi. FIFA dan UEFA harus mengambil pelajaran dari kejadian ini, ujar organisasi tersebut.
Liverpool Murka
Walaupun FA masih akan menunggu banding dari striker tim nasional Uruguay ini hingga 14 hari ke depan namun gelombang protes sudah mulai terlihat dari awal. Liverpool sebagai klub tempat Suarez bernaung dikabarkan sangat murka dengan keputusan FA tersebut. Dengan jelas The Reds memuat pernyataan resmi sebagai protes di laman site mereka, Kami tidak terima Luis sudah dicap seperti itu!
Bukan hanya manajemen, para pemain Liverpool juga ikut membela Suarez. Sebuah pernyataan keras mereka lontarkan sebagai bentuk solidaritas kepada pemain yang baru setahun membela Liverpool itu. Luis Suarez adalah rekan setim dan teman kami, dan sebagai satu grup pemain kami terkejut dan marah karena ia dinyatakan bersalah oleh FA, demikian pernyataan tersebut.
Para pemain Liverpool juga membantah jika Suarez adalah seorang rasis. Kami hidup, berlatih dan bermain bersama Luis selama hampir 12 bulan dan kami tidak melihat apa yang telah digambarkan mengenai dia, jelas mereka.
Manajer Liverpool, Kenny Dalglish juga tidak tinggal diam. Dirinya ikut memberikan support untuk Suarez sebagaimana selama ini ia lakukan sejak insiden itu merebak 18 Oktober silam. Bahkan dirinya mengajak seluruh Liverpudlian bersatu untuk mendukung Suarez.
Dukungan Dari Uruguay
Dukungan terhadap Suarez bukan saja datang dari Liverpool, rekan-rekannya di Timnas Uruguay juga ikut memberi pembelaannya.
Mereka berkata kalau di Uruguay, yang populasi warga kulit hitam dan ras campurannya cukup besar, tidak ada tindakan rasisme dan penggunaan kata-kata seperti 'negro' bukanlah tindakan buruk atau hanya sebagai panggilan akrab saja.
Saya tidak dapat mempercayainya. Mereka membuat kekeliruan besar. Tentu saja di Inggris masalah rasisme merupakan hal yang mereka coba berantas, dan itu hal baik, tetapi hukuman ini tidak memiliki argumen yang solid, kata kapten Uruguay, Diego Lugano.
Luis adalah korban. Saya tidak mengerti mengapa pemain seperti Evra dapat melakukan hal ini. Ia menghancurkan semua kode sepak bola. Kami semua tahu Luis itu orang yang seperti apa dan bagaimana nilai-nilai yang ia miliki, kata bek Paris Saint Germain tersebut dalam situs resminya.
Winger Lazio, Alvaro Gonzalez, yang turut memenangi Copa America bersama Uruguay di Argentina Juli silam, berkata, Kami tahu bahwa jika ia mengeluarkan kata-kata seperti itu, hal itu tidak (dimaksudkan untuk) menghina.
Kami, orang-orang Uruguay, dan banyak lagi di sepak bola, penggunaan kata-kata tersebut dapat salah dipahami oleh orang-orang dari tempat lain...itu bukan alasan untuk menyebut orang-orang Uruguay sebagai rasis, ucapnya seperti dikutip koran Montevideo, El Pais.
Sementara Direktur Olahraga tim nasional Uruguay, Ernesto Irureta pada harian setempat, Ultimas Noticias, mengungkapkan, Sanksi seperti ini sangat tidak masuk akal, sudah keluar jalur dan tentu saja berlebihan.
Apa lagi, dalam cerita ini olahragawan satunya (Evra) mungkin terlihat menghina Luis dengan 'sudaca' (hinaan dalam bahasa Spanyol untuk merendahkan orang America Selatan), tambahnya.
Dugaan FA Sengaja Menghukum Suarez
Liverpool pantas berang atas keputusan Federasi Sepakbola Inggris (FA) yang menghukum Luis Suarez tak boleh tampil di delapan pertandingan. Hukuman larangan tampil sebanyak 8 pertandingan akan menjadi kerugian besar bagi The Reds, sebab jika benar-benar terjadi, maka Suarez akan absen membela Liverpool pada pertandingan-pertandingan berikut:
- 3 Januari 2012 Manchester City vs. Liverpool, Premier League
- 6 Januari 2012 Liverpool vs. Oldham Athletic, FA Cup
- 11 Januari 2012 Manchester City vs. Liverpool, League Cup
- 14 Januari 2012 Liverpool vs. Stoke City, Premier League
- 21 Januari 2012 Bolton Wanderers vs. Liverpool, Premier League
- 25 Januari 2012 Liverpool vs. Manchester City, Carling Cup
- 31 Januari 2012 Wolverhampton Wanderers vs. Liverpool, Premier League
- 6 Februari 2012 Liverpool vs. Tottenham Hotspur, Premier League
“Dalam pandangan kami, FA memang sengaja ingin menjatuhkan hukuman kepada Luis Suarez, bahkan sebelum mendengar keterangan dari dia di awal November,” demikian pernyataan Liverpool dilansir AFP. “Selama ini kami belum pernah mendengar Luis Suarez dianggap tidak bersalah dalam proses hearing.
Kubu Liverpool mengaku tidak menyangka Suarez akan dijatuhkan sanksi selama itu hanya berdasarkan pernyataan Evra.
“Kami tidak menyangka Luis dinyatakan bersalah hanya berdasarkan pernyataan Patrice Evra, dan bukan orang lain yang ada di atas lapangan, termasuk rekan Evra di Manchester United, serta ofisial pertandingan,” tulis Liverpool.
“Luis sendiri datang dari keluarga yang berbeda ras, dan kakeknya keturunan kulit hitam. Sungguh luar biasa seseorang dengan latar belakang seperti itu dituduh, dan dinyatakan bersalah.”
Sulit dan Menyakitkan
Dalam akun Twitter-nya @luis16suarez, penyerang yang pernah berbaju Ajax Amsterdam itu meluapkan perasaannya yang kacau balau, ia merasa terpukul dengan kaget dengan hukuman berat yang harus diterimanya.
“Hari ini sangat sulit dan sangat menyakitkan baik bagi saya maupun bagi keluarga saya. Terima kasih atas semua dukungannya, saya akan terus berusaha!”
“Kita semua sama. Saya turun ke lapangan dengan ilusi maksimal seorang anak kecil yang menikmati apa yang dia lakukan, bukan untuk menciptakan konflik,” tutup Si Uruguay.
Banding
Luis Suarez dipastikan akan melakukan banding terhadap sanksi delapan pertandingan yang dijatuhkan Asosiasi Sepakbola Inggris (FA). Agen Suarez, Alejandro Balbi, menegaskan pihaknya akan mengajukan banding terhadap sanksi FA. Jika banding ditolak, maka banding akan dilanjutkan ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).
Suarez sangat terpukul dengan sanksi tersebut. Tapi, dia tenang karena mendapat dukungan dari klub, pelatih, rekan setim dan kapten. Tuduhan rasis yang dilakukannya tidak benar, ujar Balbi seperti dikutip dari The Irish Times. (kpl/bola)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Arsenal dan Rekam Jejak Mereka Setelah Menjuarai Community Shield
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 11:16
-
Rodri Usung Target Juara Liga Champions di Barcelona, tapi Bisakah Ini Diwujudkan?
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 10:09
-
FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
Piala Dunia 18 Agustus 2026, 09:27
-
Rodri Tiba di Barcelona, Langusng Tegaskan Ambisi Juara Liga Champions
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:36
-
Raphinha Diproyeksikan Jadi Kapten Utama Barcelona
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:32
-
3 Pemimpin Real Madrid yang Bisa Jadi Tumpuan Utama di Era Mourinho
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:18
-
Manchester United, Bruno Fernandes, dan Sebuah Tawaran dari Galatasaray
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:33
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
-
Manchester United dan Para Rival yang Bisa Jegal Arsenal di Premier League 2026-27
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:19
-
Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:37
-
Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:32
-
Kylian Mbappe dan Refleksi Level yang Ingin Dilihat Real Madrid Sepanjang Musim
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 06:27
-
Rafael Leao Ditawarkan ke Roma, AC Milan Pasang Harga Anyar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:55
-
RB Leipzig Ingin Pulangkan Nkunku dari AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:49
-
Federico Valverde Bukan Toni Kroos, Mourinho Harus Ubah Perannya di Real Madrid
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 05:43
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
