Indonesia vs Thailand dan Memori Kelam Sepakbola Gajah
Asad Arifin | 13 Desember 2016 23:36
Bola.net - Bola.net - Duel Indonesia melawan Thailand merupakan laga klasik di pentas sepakbola Asia Tenggara. Kedua negara memiliki riwayat persaingan yang panjang baik itu di pentas Piala AFF [dulunya Piala Tiger] maupun di ajang olahraga multi even seperti Sea Games.
Pada hari Rabu (14/13) di Stadion Pakansari, Indonesia akan berjumpa dengan Thailand pada laga final Piala AFF 2016 leg pertama. Ini merupakan pertarungan kedua tim yang ke-10 di turnamen dua tahunan ini.
Perjumpaan pertama kedua negara terjadi pada Piala AFF 1998. Pertandingan pertama ini akan selalu dikenang dalam sejarah sebagai sebuah catatan kelam. Pasalnya, saat itu kedua tim sama-sama bermain tidak untuk mendapatkan kemenangan.
Loh, kok bisa? Jadi, saat itu Indonesia dan Thailand tidak mau menang karena sang pemenang akan menjadi juara grup dan akan berjumpa dengan Vietnam di babak semifinal. Vietnam sangat ditakuti karena dianggap sebagai salah satu tim kuat di kala itu.
Indonesia unggul lebih dulu pada menit ke-53 lewat gol Miro Baldo Bento. Lalu, Krisada Piandit menyamakan kedudukan sepuluh menit berselang. Skor imbang ini membuat pertandingan berjalan dengan seru.
Apalagi setelah Indonesia unggul lewat Aji Santoso pada menit ke-83. Menit ke-85, Thailand kembali menyamakan kedudukan lewat aksi Therdsak Chaiman. Pada kondisi ini, gelagat aneh mulai ditunjukkan oleh para pemain di lapangan.
Para pemain Thailand menumpuk di kotak penalti Indonesia. Bukan untuk mencetak gol, tapi justru malah berusaha mempertahankan gawang Indonesia agar tidak kebobolan. Mereka tidak ingin gawang Indonesia bobol.
Namun, usaha mereka sia-sia. Mursyid Effendi membobol gawang Indonesia yang dikawal oleh Kurnia Sandi dan skor menjadi 3-2 untuk kemenangan Thailand. Indonesia terhindar dari Vietnam. Berikut cuplikan pertandingannya:
Meski sukses menghindari Vietnam, bukan berarti langkah Indonesia di Piala AFF tahun ini mulus. Singapura, lawan yang dianggap lebih enteng, justru mampu menyingkirkan Indonesia di semifinal dengan skor 2-1. Bahkan, Singapura akhirnya juara usai mengalahkan Vietnam dengan skor 1-0 di laga final.
Nahas untuk Indonesia masih berlanjut. Mursyid Effendi mendapatkan hukuman larangan bermain di pentas internasional seumur hidupnya. Ketua PSSI Azwar Anas langsung mengundurkan diri begitu Piala AFF usai. Sementara Thailand dan Indonesia mendapatkan hukuman denda 40 ribu dolar.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ragnar Oratmangoen Sudah Gabung di Tahap Kedua TC Timnas Indonesia
Bola Indonesia 14 Juli 2026, 19:22
-
Daftar 7 Pemain Timnas Indonesia yang Berlaga di Eredivisie 2026/2027
Bola Indonesia 13 Juli 2026, 17:58
-
Momen Emas Ole Romeny untuk Bangkit Bersama Fortuna Sittard
Piala Dunia 11 Juli 2026, 17:35
-
Herdman Ingin Bawa Timnas Indonesia Angkat Trofi Piala AFF 2026
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 17:37
LATEST UPDATE
-
FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 22:29
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
-
Menanti Daya Ledak Kembalinya Iwan Budianto Tangani Arema FC
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 20:59
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











