Kelebihan dan Kekurangan Diego Costa di Chelsea
Editor Bolanet | 5 Agustus 2014 12:54
Bola.net - berhasil mendapatkan amunisi baru ketika mengamankan tanda tangan Diego Costa dari Atletico Madrid dengan nilai transfer 32 juta pounds. Kehadiran Costa diharapkan menjadi solusi tumpulnya lini depan Chelsea hingga akhirnya mereka mengakhiri musim lalu tanpa raihan trofi.
Yang menjadi perhatian, Chelsea di beberapa musim terakhir identik dengan transfer gagal di posisi striker. Sederet pemain mahal didatangkan, tetapi belum ada yang berhasil menyamai sukses Didier Drogba sebagai ujung tombak The Blues.
Andriy Shevchenko gagal bersinar meski didatangkan dengan memecahkan rekor transfer club di tahun 2006 dan hanya mencetak 9 gol di EPL dari total 48 penampilan. Setali tiga uang, Fernando Torres yang didatangkan bulan Januari 2011 lalu dengan transfer 50 juta Pounds hanya mencetak 20 gol di 110 penampilannya.
Lalu bagaimana dengan Diego Costa, apa striker Spanyol kelahiran Brasil ini bisa mudah beradaptasi di Stamford Bridge? Berikut Bola.net berikan kelebihan dan kekurangan Diego Costa untuk Chelsea. (epl/mac)
Gaya Bermain

Costa kuat, cepat, bertenaga dan tak kenal lelah menjadikannya striker favorit Jose Mourinho. Costa sering melakukan penetrasi tanpa henti untuk membuat bek lawan kewalahan hingga terkadang membuat kesalahan sendiri.
Dengan Costa yang bagus dalam kontrol bola jarak dekat, dribel yang efektif, Chelsea mempunyai striker potensial yang mampu membawa mereka berjaya. Gaya bermain Costa juga cocok ketika The Blues mengandalkan serangan balik, skema yang sering diterapkan Mourinho di musim lalu.
Konsistensi Permainan

Tetapi saat itu Costa masih berada di bawah bayang-bayang Radamel Falcao. Sebagai pelapis, total Costa mencetak 20 gol di semua kompetisi dan mengoleksi 8 assist.
Musim lalu, tanpa Falcao di Atletico, Costa tampil istimewa. Dengan akurasi tembakan mencapai 57 persen, Costa sudah mencetak 27 gol dan 3 assist melakoni perannya sebagai striker utama Los Rojiblancos.
Fakta menarik lainnya adalah tidak ada striker di 5 kompetisi top Eropa yang melewatkan peluang sebanyak Costa. Total sebanyak 22 peluang gagal dijadikan gol oleh Costa. Sekalipun ini juga berarti buruk, tetapi angka ini juga menunjukkan jika Costa konsisten menciptakan peluang.
Dari perbandingan Costa dengan striker lainnya di EPL menunjukkan jika Costa unggul di duel dengan pemain lawan, serta beda tipis di akurasi tembakan. Dari perbandingan di bawah ini, aspek bertahan Costa unggul jauh di antara mesin gol Premier League lainnya.
Musim lalu, Torres, Demba Ba dan Samuel Eto'o jika digabungkan total hanya mencetak 19 gol di 68 laga Premier League. Sementara Costa mencetak 27 gol di 35 laga La Liga, untuk finis di belakang Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo di daftar top skor La Liga.
Masih di musim lalu, Chelsea tercatat sebagai tim paling ganas menyerang seperti ditunjukkan pada tabel di bawah ini. Namun itu sebelum kehadiran Diego Costa di lini depan. Kedatangan striker berusia 25 tahun itu bakal menambah tajam lini depan The Blues.
Chelsea tercatat sebagai tim yang paling sering melepaskan tembakan dengan ratio 18,2 tembakan per laga. Ratio tinggi Chelsea ini menguntungkan Costa yang dikenal mematikan di dalam kotak penalti.
Dari 27 gol yang dicetak Costa di La Liga musim lalu, hanya ada satu yang dicetak dari luar kotak penalti. Jika mampu mempertahankan konsistensi permainannya, Costa bisa menjadi lebih mematikan di bawah servis gelandang kreatif The Blues seperti Eden Hazard, Willian, Oscar serta rekrutan baru Cesc Fabregas.
Kekurangan Costa

Kelemahan lainnya yang dari Diego Costa adalah umpannya yang terkadang tidak efektif dan mudah ditebak. Tetapi untuk yang satu ini, Jose Mourinho tidak terlalu perlu khawatir. Melepas umpan bukanlah tugas utama seorang striker, selain itu koleksi 4 assist musim lalu juga menunjukkan jika umpan Costa tetaplah berbahaya.
Satu lagi kekurangan yang dimiliki Costa adalah kemampuannya untuk menahan bola tak terlalu bagus. Padahal dengan postur yang dimilikinya, Costa bisa mengambil keuntungan untuk mempertahankan bola sembari menunggu rekan lainnya berada di posisi bagus.
Kesimpulan

Kokoh, berani berduel, serta mematikan di kotak penalti lawan, kehadiran Costa bisa mengancam klub top EPL musim depan. Bahkan Mourinho pun tanpa segan melepas pujian kepada striker barunya itu.
Mereka bilang jika Diego bagus di udara, tetapi setelah 3-4 hari latihan, mereka mengubah pendapatnya. Diego lebih bagus dari yang mereka pikirkan, ucap Mourinho.
Mereka juga menyinggung kemampuan fisiknya, tetapi Diego lebih dari itu. Diego adalah produk komplit, baik dari segi fisik maupun mental, imbuhnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Pelajaran Manchester City vs Coventry City: Debut Enzo Fernandez Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 00:05
-
Erling Haaland Pecahkan Rekor Sergio Aguero di Manchester City
Liga Inggris 5 September 2026, 23:36
-
Rapor Pemain Manchester City vs Coventry City: Cherki Bersinar, Haaland Tetap Berbahaya
Liga Inggris 5 September 2026, 23:25
-
Man of the Match Man City vs Coventry City: Erling Haaland
Liga Inggris 5 September 2026, 23:16
-
Hasil Man City vs Coventry City: Haaland Jadi Penentu, The Citizens Sapu Bersih 3 Laga
Liga Inggris 5 September 2026, 22:54
LATEST UPDATE
-
Tantang Valencia, Lamine Yamal Bakal Absen Bela Barcelona?
Liga Spanyol 6 September 2026, 09:30
-
Jamu Chelsea, 3 Pemain Arsenal Berpotensi Comeback
Liga Inggris 6 September 2026, 09:00
-
Arsenal vs Chelsea, Mikel Arteta Siap Kesampingkan Pertemanan dengan Xabi Alonso
Liga Inggris 6 September 2026, 08:30
-
Xabi Alonso Terheran-heran dengan Kegacoran Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 6 September 2026, 08:00
-
Tantang Arsenal, Moises Caicedo Bisa Perkuat Chelsea?
Liga Inggris 6 September 2026, 07:30
-
MU Tandang ke Everton, Benjamin Sesko Sudah Siap Jadi Starter?
Liga Inggris 6 September 2026, 07:00
-
Michael Carrick Prediksi MU Bakal Kerepotan di Kandang Everton
Liga Inggris 6 September 2026, 06:30
-
Bos Inter Milan Sanjung Napoli: Mereka Lawan yang Benar-benar Merepotkan!
Liga Italia 6 September 2026, 06:00
-
Cristiano Ronaldo Tak Berkutik, Al-Nassr Telan Kekalahan Pertama di Musim 2026/2027
Asia 6 September 2026, 05:28
-
Comeback Lawan Napoli, Chivu Sanjung Mental Juara Inter Milan
Liga Inggris 6 September 2026, 05:03
-
Man of the Match Inter vs Napoli: Lautaro Martinez
Liga Italia 6 September 2026, 01:27
-
5 Pelajaran Manchester City vs Coventry City: Debut Enzo Fernandez Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 00:05
-
Erling Haaland Pecahkan Rekor Sergio Aguero di Manchester City
Liga Inggris 5 September 2026, 23:36
-
Rapor Pemain Manchester City vs Coventry City: Cherki Bersinar, Haaland Tetap Berbahaya
Liga Inggris 5 September 2026, 23:25
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

