Keputusan Penalti Wasit Oliver, Benar Atau Salah?
Serafin Unus Pasi | 12 April 2018 15:58
Bola.net - Bola.net - Oleh: Titis Widyatmoko*
12 tahun lalu wasit Terje Hauge asal Norwegia mengisahkan penyesalannya meniup peluit lebih cepat beberapa detik dari yang seharusnya dia lakukan. Panggungnya final Liga Champions, 17 Mei 2006, Barcelona vs Arsenal, Stade de France, Paris.
“Seharusnya saya menunggu beberapa detik kemudian sebelum mengambil keputusan,” begitu katanya kepada koran Dagbladet.
Momen saat Hauge meniup peluit itu terjadi sekitar menit 18. Samuel Eto’o dilanggar sedikit saja di luar garis kotak penalti oleh . Eto’o sudah berhadapan satu lawan satu dengan Lehmann. Sesaat setelah Eto’o dilanggar, bola meluncur ke hadapan Ludovic Giuly yang dengan gampang memasukkannya ke gawang sudah tak dijaga.
Kalau bicara aturan keuntungan, seharusnya Hauge meniup peluit berarti gol bagi Barcelona. Tetapi karena lebih cepat meniup, dia wajib mengeluarkan kartu merah untuk Lehmann, berarti tendangan bebas bagi Barcelona. “Itu momen yang sangat menentukan,” kata Hauge.
Tapi, Hauge juga tidak menyebut keputusannya mengusir Lehmann sepenuhnya salah. “Di lapangan, semua situasi serba cepat. Saya melihat memang ada kontak fisik,” imbuh Hauge.
Final itu berakhir dengan kemenangan Barcelona. Meski unggul lebih dulu lewat gol Sol Campbell, bermain 10 orang sejak menit 18 membuat Arsenal kesulitan mengimbangi Barcelona. Statistik resmi menyebut persentase penguasaan bola Arsenal sepanjang pertandingan hanya 36% dibanding 64% milik Barcelona.
Keputusan kartu merah Hauge belakangan menjadi kontroversi. Satu peluit yang dinilai mengubah jalannya pertandingan. Ada yang menyebut dia salah. Thierry Henry marah-marah usai laga. Dia menuding Hauge tidak becus.
Tapi ada pula yang nadanya membela Hauge. “Buat (jalannya) pertandingan, sayang memang (kartu merah itu). Tapi semua itu mau tidak mau harus Anda lakoni,” kata Frank Rijkaard, pelatih Barcelona saat itu.
Hauge memang menyesal, tetapi apakah keputusan kartu merah itu sebuah kesalahan? Tidak juga. “Mungkin jika dia menunggu setengah detik saja, jika dia lebih lambat, ceritanya akan lain. Ini lika-liku kehidupan, tetapi secara teknis dia benar,” kata Direktur Komunikasi Uefa saat itu, William Gaillard.
Kisah Hauge ini terefleksi pada wasit Michael Oliver pada perempat final Liga Champions dinihari tadi, Real Madrid vs . Bagi kacamata netral, sama seperti Hauge, Oliver tidak bersalah. Itu memang penalti. Masih dari sudut netral, kalau kepentingannya pertandingan, benar juga jika Oliver tidak meniup peluit penalti di menit perpanjangan itu.
Kenyataannya Oliver meniup penalti.
Mau tidak mau, memang pedih bagi Juventus, tapi itulah lika-liku kehidupan yang harus mereka lakoni.
*Penulis adalah Pimpinan Redaksi Brillio.Net dan Mantan Jurnalis Olahraga Nasional
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Rilis Jersey Tandang 2026-2027, Warna Pink Ikonik Kembali
Liga Italia 21 Juli 2026, 16:48
-
Ini Alasan Bernardo Silva Akan Bersinar di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 15:18
-
Juventus Minta Emiliano Martinez Paksa Pergi dari Aston Villa
Liga Italia 21 Juli 2026, 15:10
-
Chelsea Tikung Rogers, Arsenal Kejar Pemain Timnas Spanyol Ini Lagi
Piala Dunia 21 Juli 2026, 14:21
LATEST UPDATE
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
-
Arda Guler Jadi Pilar Proyek Baru Jose Mourinho di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 23:59
-
FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 22:29
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











