Kisah Chiellini dan Pintu Takdir Yang Membawanya ke Juventus
Gia Yuda Pradana | 21 Januari 2017 18:53
Bola.net - Bola.net - Bek sentral Italia Giorgio Chiellini adalah satu pilar utama lini pertahanan selama beberapa tahun terakhir. Pintu takdir lah yang membawanya ke Bianconeri.
Chiellini sebenarnya bisa saja memperkuat AS Roma, ketika separuh kontraknya dibeli dari pada tahun 2002 silam. Namun, Chiellini tak pernah sempat memakai seragam Roma (dipinjamkan ke Livorno) sebelum akhirnya Livorno membeli kembali separuh hak atasnya di tahun 2004, dan melegonya ke Juventus.
Di tahun 2004, saya hampir gabung Roma. Mereka sudah membeli separuh kontrak saya, tapi terganjal dengan situasi Philippe Mexes. Presiden Livorno telah sepakat dengan Roma, dan pembayarannya via pemain lain di Januari. Saya sangat senang, karena dari Livorno ke Roma adalah sebuah lompatan besar, ungkap Chiellini kepada Corriere dello Sport.
Lalu, pada suatu pagi, Spinelli (presiden Livorno, Aldo Spinelli) menghubungi dan menyuruh saya ke kota Milan, karena ada dua atau tiga klub Italia yang menginginkan saya.
Setibanya di sana, ada Baldini (direktur Roma waktu itu, Franco Baldini), sedang bersitegang dengan para petinggi Livorno. Saya kemudian melihat kalau ada pintu lain di tengah ruang itu. Mereka membukanya dan saya melihat para perwakilan Juventus. Saat itu, saya sadar kalau masa depan saya akan berubah.
Itulah kisah sesungguhnya tentang takdir sepakbola saya. Itu adalah momen yang mengubah nasib saya.
Chiellini dibeli Juventus dari Livorno pada musim panas 2004 senilai €6,5 juta, tapi langsung dijual ke dengan status kepemilikan bersama. Chiellini bermain untuk Fiorentina musim 2004/05, musim pertamanya di Serie A.
Tampil impresif, Juventus memanggil kembali Chiellini untuk musim 2005/06 dan menebus separuh kontraknya seharga €4,3 juta. Dia lalu menjadi pemain reguler Juventus di bawah asuhan Fabio Capello dengan 23 penampilan di semua ajang.
Sejak itu, Chiellini menjadi bagian tak terpisahkan dari Juventus. Meski Juventus dilempar ke Serie B akibat skandal Calciopoli 2006, Chiellini tetap bertahan.
Hingga sekarang, di usia 32, Chiellini masih setia membela Juventus. Perannya di tim ini semakin penting, dan bahkan dia sudah diakui sebagai salah satu bek terbaik di dunia.
Lima Scudetto beruntun Juventus dari musim 2011/12 merupakan salah satu bentuk sumbangsih Chiellini. Kini, Chiellini juga menginginkan rekor enam Scudetto beruntun demi menjadikan Juventus tim legendaris di Italia.
***
Kira-kira apa rencananya setelah pensiun nanti?
Saya ingin melakukan sesuatu untuk Juventus. Ini adalah hidup saya, dan saya ingin terus memberikan segalanya kepada klub ini.
Jika pernah mengalami tahun-tahun seperti yang sudah saya lalui, maka Anda pasti akan fokus total pada hari ini, bukan ke masa depan, pungkas Chiellini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Debut Sempurna Donyell Malen di AS Roma: Gol, 3 Poin, dan Pujian Gasperini
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:57
-
Alexis Saelemaekers: Bikin Assist Mahal untuk Fullkrug, Keluar Lapangan Pincang
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:39
-
Niclas Fullkrug: Gol Debut, Assist Mimpi, dan Pengakuan 100 Persen Bahagia di Milan
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:29
-
Fullkrug Cuma Butuh 3 Menit untuk jadi Pahlawan Milan, Pujian Allegri pun Datang
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:18
-
AC Milan Masih Malu-malu Bicara Scudetto
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:14
LATEST UPDATE
-
Conte Puji Hojlund Setinggi Langit, Tapi Emosi Jiwa Soal Jadwal Liga Champions
Liga Champions 20 Januari 2026, 12:11
-
Daftar Transfer Resmi Premier League Januari 2026
Liga Inggris 20 Januari 2026, 12:09
-
Ingat 2 Trofi UCL! Arbeloa Semprot Fans Madrid yang Hobi Cemooh Vinicius Jr
Liga Champions 20 Januari 2026, 11:17
-
Siulan Suporter di Bernabeu Cuma Bikin Real Madrid Lemah
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 11:03
-
Bersama Michael Carrick, MU Diyakino Sanggup Tembus Liga Champions
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:40
-
Rahasia Carrick Bisa Bawa MU Kalahkan Manchester City: Ubah Pola Latihan Setan Merah
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26









